Siapa Malaikat yang Mencabut Nyawanya Sendiri?
Selasa, 01 Oktober 2024 - 11:30 WIB
loading...
Gambaran malaikat maut atau malaikat pencabut nyawa/malaikat Izrail. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Siapa malaikat yang mencabut nyawa- nya sendiri? Pertanyaan ini sangat penting, mengingat ada malaikat yang ditugaskan untuk mencabut nyawa.
Seperti diketahui, dalam Islam ada 10 nama malaikat yang ditugasi Allah Subhanahu wa Ta'ala untuk mengurusi dunia dan seisinya. Salah satunya adalah malaikat yang bertugas mencabut nyawa mahluk, yakni Malaikat Izrail atau malaikat maut.
Lantas siapa yang mencabut nyawa Malaikat Izrail ini? Untuk mengetahuinya, Ulama besar ahli fiqih abad ke-4 Hijriyah kelahiran Uzbekistan, Imam Abu Laits As-Samarqandi (wafat 373 H) menjelaskannya berkaitan dengan hari kiamat (karena seluruh makhluk akan dimatikan), dalam Kitabnya Tanbihul Ghafilin.
Dalam kitabnya, dijelaskan bahwa pada hari kiamat nanti semua makhluk akan dimatikan Allah Subhanahu wa ta'ala. Namun ada yang dikecualikan Allah, yakni roh orang-orang yang mati syahid, Jibril, Mika’il, Israfil dan Hamalatul 'Arsyi serta Malaikat Maut .
Sehingga ketika ditanya oleh Allah: "Siapakah yang masih tinggal dari makhluk-Ku?" (Padahal Allah lebih mengetahui). Jawab Malaikat Maut: "Ya Rabb, Engkau yang Maha hidup yang tidak mati, tinggal Malaikat Jibril, Mikail, Israfil, Hamalatul 'Arsyi dan aku.
" Maka Allah menyuruh Malaikat Maut mencabut nyawa mereka.
Riwayat Muhammad bin Ka'ab dari Abu Hurairah berkata: "Kemudian Allah berfirman: "Jibril, Mika’il, Israfil dan juga Hamalatul arsyi harus mati." Kemudian Allah bertanya: "Hai Malaikat Maut, siapakah yang masih tinggal dari makhluk-Ku?" Jawab Malaikat Maut: "Engkau Dzat yang Hidup yang tidak akan mati, tinggal hamba-Mu yang lemah, Malaikat Maut."
Lalu Allah berfirman: "Hai Malaikat Maut, tidakkah kau mendengar firmanKu: "Kullu Nafsin Dza iqatul Maut(tiap yang bernyawa pasti mati). Aku jadikan engkau untuk tugasmu itu, dan kini matilah engkau."
Maka Malaikat Maut diperintah mencabut nyawanya sendiri. Ketika Malaikat Maut mencabut rohnya, tiba-tiba ia menjerit yang andaikata waktu itu makhluk lain masih hidup niscaya mereka semua akan mati karena jeritan Malaikat Maut itu.
Malaikat Maut berkata: "Andaikan aku mengetahui bahwa pencabutan roh itu seberat ini niscaya aku akan lebih lembut ketika mencabut roh-roh orang mukmin."
Kemudian matilah Malaikat Maut dan tiada satupun dari makhluk Allah yang tinggal. Kemudian Allah berfirman kepada dunia yang rendah ini: "Dimanakah raja-raja dan putra-putra raja, di manakah pembesar-pembesar dan putra-putra pembesar yang makan rezeki-Ku tetapi menyembah selain-Ku."
Kemudian Allah berfirman: "Limanil mulkil yaum? Lillahilwahidil qahhar (siapakah yang mempunyai hak milik pada hari ini)? Pertanyaan ini tidak ada yang dapat menjawab. Maka Allah sendiri yang menjawabnya: "Hanya bagi Allah yang tunggal dan berkuasa atas segala sesuatu."
Nama Izrail tidak pernah disebut dalam Al-Qur’an. Walau begitu ia selalu disebut dengan Malak al Mawt (Arab: ملكالموت) atau Malaikat Maut yang oleh sebagian kalangan diidentikkan sebagai Izrail.
Seperti diketahui, dalam Islam ada 10 nama malaikat yang ditugasi Allah Subhanahu wa Ta'ala untuk mengurusi dunia dan seisinya. Salah satunya adalah malaikat yang bertugas mencabut nyawa mahluk, yakni Malaikat Izrail atau malaikat maut.
Lantas siapa yang mencabut nyawa Malaikat Izrail ini? Untuk mengetahuinya, Ulama besar ahli fiqih abad ke-4 Hijriyah kelahiran Uzbekistan, Imam Abu Laits As-Samarqandi (wafat 373 H) menjelaskannya berkaitan dengan hari kiamat (karena seluruh makhluk akan dimatikan), dalam Kitabnya Tanbihul Ghafilin.
Dalam kitabnya, dijelaskan bahwa pada hari kiamat nanti semua makhluk akan dimatikan Allah Subhanahu wa ta'ala. Namun ada yang dikecualikan Allah, yakni roh orang-orang yang mati syahid, Jibril, Mika’il, Israfil dan Hamalatul 'Arsyi serta Malaikat Maut .
Sehingga ketika ditanya oleh Allah: "Siapakah yang masih tinggal dari makhluk-Ku?" (Padahal Allah lebih mengetahui). Jawab Malaikat Maut: "Ya Rabb, Engkau yang Maha hidup yang tidak mati, tinggal Malaikat Jibril, Mikail, Israfil, Hamalatul 'Arsyi dan aku.
" Maka Allah menyuruh Malaikat Maut mencabut nyawa mereka.
Riwayat Muhammad bin Ka'ab dari Abu Hurairah berkata: "Kemudian Allah berfirman: "Jibril, Mika’il, Israfil dan juga Hamalatul arsyi harus mati." Kemudian Allah bertanya: "Hai Malaikat Maut, siapakah yang masih tinggal dari makhluk-Ku?" Jawab Malaikat Maut: "Engkau Dzat yang Hidup yang tidak akan mati, tinggal hamba-Mu yang lemah, Malaikat Maut."
Lalu Allah berfirman: "Hai Malaikat Maut, tidakkah kau mendengar firmanKu: "Kullu Nafsin Dza iqatul Maut(tiap yang bernyawa pasti mati). Aku jadikan engkau untuk tugasmu itu, dan kini matilah engkau."
Maka Malaikat Maut diperintah mencabut nyawanya sendiri. Ketika Malaikat Maut mencabut rohnya, tiba-tiba ia menjerit yang andaikata waktu itu makhluk lain masih hidup niscaya mereka semua akan mati karena jeritan Malaikat Maut itu.
Malaikat Maut berkata: "Andaikan aku mengetahui bahwa pencabutan roh itu seberat ini niscaya aku akan lebih lembut ketika mencabut roh-roh orang mukmin."
Kemudian matilah Malaikat Maut dan tiada satupun dari makhluk Allah yang tinggal. Kemudian Allah berfirman kepada dunia yang rendah ini: "Dimanakah raja-raja dan putra-putra raja, di manakah pembesar-pembesar dan putra-putra pembesar yang makan rezeki-Ku tetapi menyembah selain-Ku."
Kemudian Allah berfirman: "Limanil mulkil yaum? Lillahilwahidil qahhar (siapakah yang mempunyai hak milik pada hari ini)? Pertanyaan ini tidak ada yang dapat menjawab. Maka Allah sendiri yang menjawabnya: "Hanya bagi Allah yang tunggal dan berkuasa atas segala sesuatu."
Gambaran tentang Malaikat Izrail
Izrail (Arab: عزرائیل, Azrail, Asriel, Azaril dan Azrael) adalah Malaikat pencabut nyawa dan salah satu dari empat malaikat utama selain Jibril, Mikail, dan Israfil dalam ajaran Islam.Nama Izrail tidak pernah disebut dalam Al-Qur’an. Walau begitu ia selalu disebut dengan Malak al Mawt (Arab: ملكالموت) atau Malaikat Maut yang oleh sebagian kalangan diidentikkan sebagai Izrail.
Lihat Juga :