Lebanon Berulang Kali Terbukti Menjadi Kuburan Israel dan Kesombongan Amerika
Sabtu, 05 Oktober 2024 - 18:32 WIB
loading...
A
A
A
"Tujuan akhir Israel adalah perubahan rezim di Iran , dengan asumsi yang keliru bahwa pemerintah Iran yang melepaskan diri dari konflik dengan Israel akan mengubah Palestina, dan orang-orang Arab secara umum, menjadi domba yang tidak berdaya," tambah Mouin Rabbani.
Israel tampaknya yakin bahwa jalan menuju Teheran membentang melalui pinggiran selatan Beirut.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengonfirmasi hal tersebut pada tanggal 30 September ketika ia bersumpah bahwa Iran akan segera memperoleh "kebebasan" dari para pemimpin mereka.
Baca juga: Mengapa Lebanon Menjadi Sasaran Perang Israel Palestina? Simak Penjelasan Lengkapnya
Agenda Israel mengharuskannya untuk merekayasa konfrontasi militer langsung antara Washington dan Teheran, dan dalam diri Presiden AS Joe Biden , Israel mungkin telah menemukan kandidat yang selama ini menghindarinya.
Namun Lebanon telah berulang kali terbukti menjadi kuburan Israel dan kesombongan Amerika.
Baik pada tahun 1982, ketika Operasi Big Pines milik Ariel Sharon menjadi dasar bagi kemunculan Hizbullah, atau pada tahun 2006, ketika "rasa sakit kelahiran Timur Tengah baru" milik Condoleezza Rice ternyata merupakan keguguran.
Beberapa minggu mendatang akan menentukan apakah Israel dapat sekali lagi melanjutkan penyelesaian masalah Palestina secara sepihak dengan caranya sendiri, dan dengannya untuk menentukan nasib rakyat Palestina, atau apakah 7 Oktober akan tercatat dalam sejarah sebagai momen ketika proyek Zionis di Palestina mulai terurai.
Baca juga: MUI: Kesombongan dan Kekejaman Israel Harus Dibalas dengan Perang Total
Israel tampaknya yakin bahwa jalan menuju Teheran membentang melalui pinggiran selatan Beirut.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengonfirmasi hal tersebut pada tanggal 30 September ketika ia bersumpah bahwa Iran akan segera memperoleh "kebebasan" dari para pemimpin mereka.
Baca juga: Mengapa Lebanon Menjadi Sasaran Perang Israel Palestina? Simak Penjelasan Lengkapnya
Agenda Israel mengharuskannya untuk merekayasa konfrontasi militer langsung antara Washington dan Teheran, dan dalam diri Presiden AS Joe Biden , Israel mungkin telah menemukan kandidat yang selama ini menghindarinya.
Namun Lebanon telah berulang kali terbukti menjadi kuburan Israel dan kesombongan Amerika.
Baik pada tahun 1982, ketika Operasi Big Pines milik Ariel Sharon menjadi dasar bagi kemunculan Hizbullah, atau pada tahun 2006, ketika "rasa sakit kelahiran Timur Tengah baru" milik Condoleezza Rice ternyata merupakan keguguran.
Beberapa minggu mendatang akan menentukan apakah Israel dapat sekali lagi melanjutkan penyelesaian masalah Palestina secara sepihak dengan caranya sendiri, dan dengannya untuk menentukan nasib rakyat Palestina, atau apakah 7 Oktober akan tercatat dalam sejarah sebagai momen ketika proyek Zionis di Palestina mulai terurai.
Baca juga: MUI: Kesombongan dan Kekejaman Israel Harus Dibalas dengan Perang Total
(mhy)
Lihat Juga :