Lebanon Berulang Kali Terbukti Menjadi Kuburan Israel dan Kesombongan Amerika

Sabtu, 05 Oktober 2024 - 18:32 WIB
loading...
Lebanon Berulang Kali...
Demonstran pro-Palestina berkumpul di dekat Mahkamah Internasional (ICJ) di Den Haag, Belanda pada 12 Januari 2024. Foto: MEE
A A A
Pada 7 Oktober 2023, Hamas melancarkan serangan ke Israel selatan untuk menghancurkan status quo yang tidak dapat dipertahankan. Meskipun krisis yang telah berlangsung selama setahun penuh itu memang meletus pada hari itu, krisis itu telah terjadi selama beberapa dekade.

Respons awal Israel adalah melancarkan kampanye genosida terhadap warga Palestina di Jalur Gaza . Didorong oleh balas dendam dan haus darah, kampanye itu dirancang tidak hanya untuk membunuh dan menghancurkan dalam skala besar, tetapi juga untuk membuat Jalur Gaza tidak layak huni.

" Genosida adalah harga yang bersedia dibayar oleh sponsor barat Israel agar Israel menjadikan Jalur Gaza sebagai contoh dan, dengan demikian, membangun kembali kekuatan pencegahannya yang hancur," tulis Mouin Rabbani dalam artikelnya berjudul "After one year of genocide, why Israel's belligerence may be its undoing" yang dilansir Middle East Eye atau MEE.

Baca juga: 5 Alasan Amerika Serikat Menjadi Sekutu Terdekat Israel

Mouin Rabbani adalah seorang peneliti dan analis yang mengkhususkan diri dalam urusan Palestina, konflik Arab-Israel, dan Timur Tengah kontemporer. Lulusan Tufts University dan Pusat Studi Arab Kontemporer Universitas Georgetown ini telah menerbitkan, menyajikan, dan mengomentari berbagai isu Timur Tengah, termasuk untuk sebagian besar media cetak, televisi, dan digital terkemuka.

Mouin Rabbani mengatakan untuk memastikan Israel dapat mengamuk di Jalur Gaza tanpa hukuman dan lolos dari segala pertanggungjawaban atas tindakannya, para sponsor dan sekutu Israel dari Barat, yang dipimpin oleh Amerika Serikat, dengan sukarela mencabik-cabik buku aturan hukum internasional dan norma serta nilai yang mendasarinya.

Setiap Israel berturut-turut menghancurkan garis merah lainnya - pemboman dan penghancuran rumah sakit, sekolah, dan pusat pengungsian, mengubah perangkat komunikasi menjadi granat tangan tanpa pandang bulu, dan membunuh serta melukai ratusan orang untuk menyelamatkan empat tawanan - dibenarkan sebagai tindakan pembelaan diri yang sah.

Dalam prosesnya, dunia telah berubah menjadi tempat yang jauh lebih berbahaya bagi kita semua di altar impunitas Israel.

Strategi yang gagal

Selama sebagian besar tahun lalu, Israel tidak hanya gagal mencapai sesuatu yang signifikan secara militer di Jalur Gaza, tetapi juga gagal mengutarakan strategi. Slogan seperti "kemenangan total" dan kompleks Churchill bukanlah pengganti visi politik.

Baca juga: Mitrovica: Amerika Sebenarnya Telah Berubah Menjadi Wakil Israel

Kini, hal ini tampaknya mulai berubah. Pembunuhan Sekretaris Jenderal Hizbullah Hassan Nasrallah oleh Israel, dan bersamanya hampir seluruh komando militer gerakan tersebut, telah memberinya keyakinan bahwa Israel dapat membubarkan koalisi yang dikenal sebagai Poros Perlawanan.

Inisiatif utamanya dalam hal ini adalah invasi ke Lebanon yang saat ini sedang berlangsung, dan di mana semua garis merah yang dilanggar di Gaza dilanggar lagi, sekali lagi tanpa ada suara dari ibu kota yang biasanya berkhotbah kepada para pesaing, musuh, dan makhluk-makhluk yang lebih rendah tentang kesucian aturan hukum, hak asasi manusia, dan prinsip-prinsip serupa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Masjid At-Thohir Los...
Masjid At-Thohir Los Angeles: Simbol Harmoni, Dakwah, dan Kepedulian Diaspora Indonesia di AS
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Tadabur Surat Al Maidah...
Tadabur Surat Al Maidah Ayat 21 : Perintah untuk Membela Palestina
Rekomendasi
Makhluk Mirip Lobster...
Makhluk Mirip Lobster Ditemukan di dalam Es Antartika, Begini Wujudnya
Ibnu Khaldun, Ilmuwan...
Ibnu Khaldun, Ilmuwan Islam yang Seluruh Keluarganya Meninggal karena Wabah
Ilmuwan Jepang Kembangkan...
Ilmuwan Jepang Kembangkan Kapal Pesiar untuk Hasilkan Energi Bersih dari Topan
Artikel Terkini
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Infografis
6 Merek Kurma Israel...
6 Merek Kurma Israel yang Diboikot Umat Muslim di Eropa dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved