Kisah Pertemuan KH Hasyim Muzadi dengan Bos Hizbullah Hassan Nasrallah

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 05:15 WIB
loading...
Kisah Pertemuan KH Hasyim...
Almarhum mantan Ketua PBNU KH Hasyim Muzani Foto dok PBNU
A A A
Pertemuan KH Hasyim Muzadi dengan bos Hizbullah Hassan Nasrallah ini terjadi pada tahun 2009 silam, ketika Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU ) mengadakan kunjungan atau muhibbah ke Timur Tengah.

Hassan Nasrallah diyakini telah meninggal dalam serangan udara Israel yang dilakukan pada 27 September 2024. Serangan Negeri Yahudi itu juga diklaim telah menewaskan calon pemimpin baru Hizbullah, Hashem Safieddine.

Sayyid Hassan Nasrallah dikenal sebagai pemimpin Hizbullah yang cukup misterius dan punya peran besar di Lebanon. Karena itulah Israel menilai jika kematiannya membuat Hizbullah diambang kehancuran.

Menariknya, sosok berpengaruh seperti Hassan Nasrallah ternyata pernah bertemu dengan rombongan PBNU yang kala itu diketuai oleh KH Hasyim Muzadi . Bahkan pertemuan tersebut sempat mengejutkan para rombongan yang ikut.

Kisah Pertemuan KH Hasyim Muzadi dengan Bos Hizbullah

Pada tahun 2009 lalu, PBNU yang dipimpin KH Hasyim Muzadi berkesempatan untuk mengikuti seminar internasional dunia Islam serta bersilaturahmi dengan para ulama baik Sunni maupun Syiah, juga dengan ulama Druz yang ada di Lebanon.

Usai pertemuan dengan para ulama dan tokoh politik, dijadwalkan pertemuan KH Hasyim Muzadi dengan Hassan Nasrallah Komandan Hizbullah. Tentu ini kabar yang mengagetkan dalam rombongan.

Sebab pada saat itu sosok Hassan Nasrallah adalah seorang yang selalu dirahasiakan keberadaannya dan tidak sembarang orang yang bisa bertemu dengannya. Karena jika keberadaannya diketahui, sudah pasti Israel akan langsung mengincar lokasi tersebut.

Sekitar pukul 22.00 Kiai Hasyim yang saat itu berada di hotel di Ibu Kota Beirut dijemput beberapa mobil yang dikawal oleh serombongan laskar berseragam di antaranya ada beberapa ulama yang berjubah, yang merupakan pasukan Hizbullah.

Ketika hendak bertemu dengan Hassan Nasrallah, rombongan PBNU sempat disuruh menunggu di sebuah lobi gedung tua. Pada saat itulah pasukan Hizbullah menginformasikan jika KH Hasyim Muzadi saja yang bisa bertemu dengan pemimpin mereka.

Ketika bertemu dengan Hassan Nasrallah, KH Hasyim Muzadi menjelaskan jika pemimpin Hizbullah itu seketika berdiri dan menyambut sang ketua umum PBNU. Pada saat itu juga KH Hasyim menjelaskan jika di Indonesia juga memiliki gerakan jihad sendiri.

Dari situ Hassan Nasrallah mulai bertanya, kenapa kaum Sunni yang moderat bisa melahirkan pasukan jihad yang militan. Lantas KH Hasyim menjelaskan jika kaum Sunni memaknai jihad secara luas seperti mengembangkan pendidikan, kesejahteraan rakyat, tetapi kalau diperlukan kami juga siap jihad dengan senjata di medan perang.

Hassan Nasrallah juga bertanya tentang bagaimana bisa Indonesia menjadi negara mayoritas Islam terbesar di dunia. KH Hasyim menjelaskan jika hal tersebut disebabkan oleh jihad yang dilakukan oleh para ulama yang tergabung dalam Wali Songo.

Kemudian Sayyid Hasan Nasrallah menceritakan tentang perjuangan bangsa Arab dan umat Islam secara keseluruhan gagal melawan Israel karena dilanda perpecahan, baik karena akidah atau ideologi. Sayyid Hasan Nasrallah berharap Indonesia bisa menjadi mediator untuk menyatukan mereka.

Tidak hanya itu, Hassan juga berpesan pada KH Hasyim supaya tidak menilai Hizbullah sebagai gerakan terorisme, melainkan pejuang murni untuk membela kedaulatan bangsa Arab dari pendudukan Israel.

Itulah kisah dari pertemuan KH Hasyim Muzadi dengan bos Hizbullah Hassan Nasrallah pada tahun 2009 silam di Lebanon.

Baca juga: KH Hasyim Muzadi Dinilai Sosok yang Peduli Nasib Kiai dan Pesantren
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Pesan Iduladha 2026...
Pesan Iduladha 2026 dari Ketum PBNU: Teguhkan Iman, Siap Berkorban demi Masa Depan Lebih Baik
Momentum Ramadan, Sinar...
Momentum Ramadan, Sinar Mas Wakafkan Al-Qur'an ke PBNU dan Majelis Alumni IPNU
Hilal di Titik Pemantaun...
Hilal di Titik Pemantaun Masjid KH Hasyim Asy’ari Tidak Terlihat
Hilal Diperkirakan Tak...
Hilal Diperkirakan Tak Terlihat, PBNU Prediksi Puasa Ramadan Mulai Kamis 19 Februari 2026
Rais ‘Aam PBNU Sebut...
Rais ‘Aam PBNU Sebut Pesantren Pilar Ketahanan dan Kebangkitan Bangsa
Negeri Yaman, Penduduk...
Negeri Yaman, Penduduk yang Dipuji Rasulullah SAW di Berbagai Hadis
Rekomendasi
Mulut Neraka di Siberia...
'Mulut Neraka' di Siberia Mulai Menelan Apapun di Sekitarnya
Lagi-lagi Batu Berbentuk...
Lagi-lagi Batu Berbentuk Ular Raksasa Tiba-tiba Muncul di Sungai
Kekayaan Elon Musk Orang...
Kekayaan Elon Musk Orang Terkaya di Dunia, Cuma Setengah Harta Mansa Musa
Artikel Terkini
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Kisah Bulan Muharram...
Kisah Bulan Muharram : Nabi Yunus AS 40 Hari di Perut Ikan, dan Pelajaran tentang Kesabaran
Amalan Hari Asyura 10...
Amalan Hari Asyura 10 Muharram: Puasa Asyura, Sedekah, dan Meluaskan Rezeki Keluarga
Ingat Besok Jadwal Puasa...
Ingat Besok Jadwal Puasa Tasua, Ini Bacaan Niatnya!
Pahala Puasa Tasua dan...
Pahala Puasa Tasua dan Asyura: Benarkah Setara 10.000 Malaikat? Ini Penjelasannya
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved