Hilal di Titik Pemantaun Masjid KH Hasyim Asy’ari Tidak Terlihat

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:22 WIB
loading...
Hilal di Titik Pemantaun...
Pemantauan hilal (rukyatul hilal) awal Ramadan 1447 Hijriah di Masjid KH Hasyim Asy’ari, Cengkareng Jakarta Barat, Selasa (17/2/2026). Foto/Niko Prayoga
A A A
JAKARTA - Ketua Pengurus Wilayah Nahdhatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta KH. Syamsul Ma’arif mengumumkan tim Lembaga Falakiyah PWNU DKI Jakarta tidak melihat hilal dalam pantauan di Masjid KH Hasyim Asy’ari, Cengkareng Jakarta Barat, pada Selasa (17/2/2026). Hal itu setelah melakukan pemantauan peneropongan dengan pengawasan pengamatan yang seksama.

“Akhirnya kami tim dari Lembaga Falakiyah tidak melihat hilal. Sekali lagi kami tim dari lembaga Falakiyah tidak melihat hilal,” kata Syamsul dalam Konferensi Pers usai pemantauan.

Maka dari itu, pihaknya akan menyampaikan hasil tersebut kepada Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU). Terkait keputusan awal Ramadan, ia menegaskan sekaligus mengimbau kepada masyarakat agar tetap menunggu hasil sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama pada malam ini.

Hilal di Titik Pemantaun Masjid KH Hasyim Asy’ari Tidak Terlihat


Baca juga: Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Besok, Simak Penjelasannya



“Jadi lembaga keagamaan, organisasi kemasyarakatan dan keagamaan hanya sebatas memberikan ikhbar. Adapun isbat adalah bagian daripada pemerintah. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat terutama di Jakarta agar menentukan 1 Ramadan menunggu pengumuman Menteri Agama yang Insya Allah sebentar lagi akan melaksanakan sidang isbat,” ucap dia.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa dengan hasil pemantauan ini, maka diperkirakan awal Ramadhan akan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. “Jika itu tidak bisa dilihat maka Insya Allah kita akan menyempurnakan ya hitungan ini menjadi 30 hari dan puasa akan jatuh pada hari Kamis jika tidak bisa terlihat,” tutur Syamsul.

Syamsul juga menerangkan, tingkat derajat hitungan tahun sebelumnya dengan tahun ini cukup berbeda, sehingga faktor alam dan cuaca menjadi faktor minim dari tidak terlihatnya hilal.

“Untuk hari ini sepertinya jauh tidak dimungkinkan untuk terlihatnya sebuah hilal. Insya Allah secara teori itu tidak memungkinkan karena masih jauh dibawah tiga derajat. Apalagi masih menurut perhitungan itu masih minus derajat,” terang dia.

Hal itu menurutnya akan membuat hilal tidak nampak meski di daerah paling ujung seperti Aceh sekali pun. “Nah, oleh karena itu potensi untuk terlihatnya hilal sekalipun itu di daerah yang paling ujung misalnya di daerah Aceh itu rasa-rasanya secara teori tidak memungkinkan,” pungkas dia.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Pesan Iduladha 2026...
Pesan Iduladha 2026 dari Ketum PBNU: Teguhkan Iman, Siap Berkorban demi Masa Depan Lebih Baik
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Mentadaburi Al Quran...
Mentadaburi Al Quran Lebih Utama dari Berdoa, Begini Penjelasannya
Khotbah Jumat : Ciri-ciri...
Khotbah Jumat : Ciri-ciri Orang Sukses pada Bulan Ramadan
Jadwal Salat dan Imsakiyah...
Jadwal Salat dan Imsakiyah Jakarta Hari Ini, 30 Ramadan 1447 H
Jadwal Salat dan Imsakiyah...
Jadwal Salat dan Imsakiyah Kota Bandung Hari Ini, 30 Ramadan 1447 H
Rekomendasi
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
Awan Berbentuk Tsunami...
Awan Berbentuk Tsunami Gemparkan India
NASA Tangkap Sinyal...
NASA Tangkap Sinyal Aneh dari Antartika, Ilmuwan Sebut Fenomena Alam Tak Biasa
Artikel Terkini
Kisah Qarun dalam Al-Quran:...
Kisah Qarun dalam Al-Qur'an: Dari Orang Saleh Menjadi Binasa karena Harta
7 Ayat Al-Quran tentang...
7 Ayat Al-Quran tentang Kekayaan, Panduan Mencari dan Mengelola Harta Halal
Bahaya Harta : Ketika...
Bahaya Harta : Ketika Kekayaan Membuat Manusia Lalai dan Durhaka
Kapan Harta Menjadi...
Kapan Harta Menjadi Tercela? Ini Sikap yang Menyebabkannya
Pandangan Islam tentang...
Pandangan Islam tentang Harta: Benarkah Kaya Lebih Baik daripada Miskin?
Solusi Pemberantasan...
Solusi Pemberantasan Korupsi Menurut Islam: Dimulai dari Reformasi Individu dan Sosial
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved