Hukum Tajwid Surat Az Zukhruf Ayat 13 Lengkap dengan Penjelasannya
Kamis, 17 Oktober 2024 - 09:13 WIB
loading...
A
A
A
Ada 2 Mad thabi'i, sebab terdapat harakat dhammah yang bertemu wawu mati. Masing-masing ibaca panjang 2 harakat.
Qolqolah sugra, sebab ada huruf qalqalah ba di tengah kalimat. Dibaca memantul dengan tipis.
Mad thabi'i, sebab terdapat harakat kasrah yang bertemu ya mati. Dibaca panjang 2 harakat.
Terdapat 2 hukum tajwid, yang pertama ada Qolqolah sugra, sebab ada huruf qalqalah jim di tengah kalimat dan dibaca memantul dengan tipis. Yang kedua ada Mad aridl lissukun, sebab ada mad thabi'i di akhir menghadapi huruf hidup yang dimatikan di akhir kalimat. Dibaca panjang hingga 6 harakat.
1. Allah SWT telah menundukkan alam semesta sehingga manusia dapat memanfaatkannya. Oleh karena itu, hendaklah manusia mengingat nikmat yang telah dikaruniakan Allah Swt.
2. Allah SWT menciptakan hewan yang dapat dimanfaatkan oleh manusia sebagai bahan makanan ataupun transportasi
3. Perintah untuk memperlakukan hewan dengan baik, seperti senantiasa menyayangi hewan dan melestarikannya
4. Kewajiban manusia untuk menjaga alam dari kerusakan, memanfaatkannya dengan tetap menjaga martabatnya sebagai ciptaan Allah SWT, melestarikannya sebisa mungkin, dan mensyukuri nikmat Allah SWTdalam bentuk perbuatan nyata.
Dan Dialah yang menjadikan kapal sebagai alat transportasi laut untukmu yang dapat mengantar kamu dan kebutuhan kamu ke tempat tujuanmu di laut dengan aman dan atas izin-Nya dan hewan ternak sebagai alat transportasi darat yang kamu tunggangi, agar kamu duduk di atas punggungnya dengan aman dan atas izin-Nya dan menjadikannya sebagai pengangkut barang-barang kebutuhanmu.
Kemudian kamu ingat dengan pikiran dan hatimu nikmat Tuhanmu, yaitu ditundukkannya hewan-hewan itu untuk kamu apabila kamu telah duduk dengan aman dan mantap dan melihat barang-barangmu aman di atasnya; dan agar kamu mengucapkan dengan lidahmu sebagai peng-akuan atas kekuasaan Allah menundukkannya dengan mengatakan, “Mahasuci Allah yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya, yakni sebelum Allah menundukkannya, tidak mampu menguasainya.
سُبۡحٰنَ
Qolqolah sugra, sebab ada huruf qalqalah ba di tengah kalimat. Dibaca memantul dengan tipis.
الَّذِىۡ
Mad thabi'i, sebab terdapat harakat kasrah yang bertemu ya mati. Dibaca panjang 2 harakat.
مُقۡرِنِيۡنَۙ
Terdapat 2 hukum tajwid, yang pertama ada Qolqolah sugra, sebab ada huruf qalqalah jim di tengah kalimat dan dibaca memantul dengan tipis. Yang kedua ada Mad aridl lissukun, sebab ada mad thabi'i di akhir menghadapi huruf hidup yang dimatikan di akhir kalimat. Dibaca panjang hingga 6 harakat.
Isi Kandungan QS. Az-Zukhruf/43 Ayat 13
Dikutip dari tafsir Kementerian Agama RI, berikut tafsir dan isi kandungan surat Az Zukkhruf ayat 13 ini:1. Allah SWT telah menundukkan alam semesta sehingga manusia dapat memanfaatkannya. Oleh karena itu, hendaklah manusia mengingat nikmat yang telah dikaruniakan Allah Swt.
2. Allah SWT menciptakan hewan yang dapat dimanfaatkan oleh manusia sebagai bahan makanan ataupun transportasi
3. Perintah untuk memperlakukan hewan dengan baik, seperti senantiasa menyayangi hewan dan melestarikannya
4. Kewajiban manusia untuk menjaga alam dari kerusakan, memanfaatkannya dengan tetap menjaga martabatnya sebagai ciptaan Allah SWT, melestarikannya sebisa mungkin, dan mensyukuri nikmat Allah SWTdalam bentuk perbuatan nyata.
Tafsir Surat Az-Zukhruf Ayat 13
Dan kekuasaan-Nya yang lain adalah bahwa Dia pulalah yang menciptakan semuanya, yaitu semua makhluk-Nya berpasang-pasangan dan dengan keberpasangannya itu mereka saling menyempurnakan satu sama lain.Dan Dialah yang menjadikan kapal sebagai alat transportasi laut untukmu yang dapat mengantar kamu dan kebutuhan kamu ke tempat tujuanmu di laut dengan aman dan atas izin-Nya dan hewan ternak sebagai alat transportasi darat yang kamu tunggangi, agar kamu duduk di atas punggungnya dengan aman dan atas izin-Nya dan menjadikannya sebagai pengangkut barang-barang kebutuhanmu.
Kemudian kamu ingat dengan pikiran dan hatimu nikmat Tuhanmu, yaitu ditundukkannya hewan-hewan itu untuk kamu apabila kamu telah duduk dengan aman dan mantap dan melihat barang-barangmu aman di atasnya; dan agar kamu mengucapkan dengan lidahmu sebagai peng-akuan atas kekuasaan Allah menundukkannya dengan mengatakan, “Mahasuci Allah yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya, yakni sebelum Allah menundukkannya, tidak mampu menguasainya.
Lihat Juga :