Merangkul Kearifan Lokal, Membumikan Semangat Keislaman

Minggu, 20 Oktober 2024 - 08:46 WIB
loading...
A A A
Bahkan, para Walisongo mengkolaborasikan budaya dan kearifan lokal dalam penyebaran agamanya. Seperti Sunan Kalijaga yang membumikan wayang dengan nilai nilai keislaman dalam kisahnya. Hal ini terbukti ampuh dalam menarik minat masyarakat kala itu yang mayoritas bukan beragama Islam.

Menurut Khairil, salah satu indikator dalam moderasi beragama adalah, akomodatif terhadap kearifan lokal sepanjang tidak bertentangan dengan prinsip agama. Tinggal bagaimana saling toleransi satu sama lain, tanpa harus mengkalim paling baik. Sebaliknya, apabila terdapat nilai nilai yang tidak sejalan dengan syariat, baiknya ditinggalkan tanpa harus mencela.

“Kita jangan menyalahkan tradisi atau kepercayaan orang, karena dalam Pancasila, Undang Undang 45 pasal 29, bahwa negara menjamin kepercayaan masing masing,” tegasnya.

Guru Besar Pemikiran Islam Kontemporer dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya ini mencontohkan Tarian Manasai dari Suku Dayak.

Meskipun pada dasarnya tarian tersebut menggunakan pakaian yang terbuka, memperlihatkan aurat, namun dengan adanya tenggang rasa dan saling menghormati, kini banyak penari yang menggunakan pakaian tertutup.

“Mahasiswa kita (IAIN Palangka Raya) melakukan juga, bisa menari ketika ada tamu kehormatan datang, namun pakaiannya tidak terbuka, tapi sudah pakai jilbab. Jadi saya kira budayanya tetap, tapi nilai Islamnya masuk di situ,” tambahnya.

Khairil menganggap, nilai agama, dan kearifan lokal bisa menjadi menjadi benteng, atau keseimbangan dalam menjawab tantangan masyarakat modern.

Menurutnya, nilai nilai modernisme, kemajuan teknologi, harus diseimbangkan dengan nilai nilai etika dan spiritual untuk mencegah timbulnya individualisme dan egoisme di masyarakat.

“Merangkul kearifan lokal bukan berarti menanggalkan prinsip-prinsip syariat, tetapi justru memperkuat akar Islam di dalam kehidupan bermasyarakat,” tandas Khairil Anwar.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
MUI Ajak Umat Islam...
MUI Ajak Umat Islam Jadikan Iduladha Momentum Perkuat Persatuan dan Tingkatkan Kepedulian
Beda Pandangan soal...
Beda Pandangan soal Dam Haji, DPR Sarankan Kemenhaj dan MUI Cari Titik Temu
KH Cholil Nafis Resmi...
KH Cholil Nafis Resmi Menjadi Ketua Badan Pengurus DSN-MUI
225 Dai Dilepas Laznas...
225 Dai Dilepas Laznas Dewan Dakwah ke Daerah Terpencil
Milad ke-50 MUI, Wamenag...
Milad ke-50 MUI, Wamenag Apresiasi Kiprah Menjaga Kerukunan Bangsa
Konferensi Internasional...
Konferensi Internasional di Makkah Perkuat Persatuan Umat Islam
Rekomendasi
Ibnu Khaldun, Ilmuwan...
Ibnu Khaldun, Ilmuwan Islam yang Seluruh Keluarganya Meninggal karena Wabah
Megastruktur Berusia...
Megastruktur Berusia 11.000 Tahun Ditemukan di Bawah Laut Baltik
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Artikel Terkini
Benarkah Muharram atau...
Benarkah Muharram atau Suro Bulan Keramat? Begini Pandangan Islam
Malam 1 Suro dan Muharram:...
Malam 1 Suro dan Muharram: Sejarah, Tradisi, serta Keutamaannya dalam Islam
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Amalan Sunnah 1 Muharram:...
Amalan Sunnah 1 Muharram: Puasa, Sedekah, Tobat hingga Silaturahim
Infografis
Lakukan Isolasi Lokal,...
Lakukan Isolasi Lokal, Patuhi Protokol Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved