Benarkah Bukhari dan Muslim Menerima Hadis Riwayat sebagian Orang Syiah?

Selasa, 22 Oktober 2024 - 17:00 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Ini Mengapa Ulama Hadis Menerima Riwayat Khawarij, tetapi menolak Rafidah

Namun, perlu diketahui bahwa hadis-hadis sahih itu terbagi dua. Pertama, hadis yang dianggap sahih karena dirinya sendiri (yakni tanpa harus didukung oleh hadis lain). Kriteria ini berkaitan dengan latar belakang dan biografi perawi. Untuk yang ini, Imam Bukhari telah merumuskannya.

Perawi-perawi pada hadis jenis pertama ini adalah orang-orang yang tidak diragukan keadilan dan kekuatan daya ingat mereka. Mereka tidak bercacat sedikit pun.

Kedua, hadis yang sahih karena didukung oleh hadis lain. Perawi hadis seperti ini tidak diragukan kejujurannya, walaupun tingkat kecerdasan dan daya hafalnya beragam. Sebagian dari mereka ada yang mengalami cela. Akan tetapi di antara mereka tidak terdapat seorang pun yang tukang bid'ah, yang menjadi kafir lantaran bid'ahnya, seperti orang Rafidah, yang moderat atau yang ekstrim.

"Tentu saja, sebagian dari mereka ada yang diduga penganut Syiah. Diduga, karena ia tidak menonjolkan ajaran Syiahnya, dan tidak menghalalkan dusta untuk menguatkan pendapat dan mazhabnya. la justru bersifat takwa, jujur, dan memelihara diri dari dusta. Karena itu, riwayat perawi seperti ini tentu saja bisa diterima. Ini demi mendapatkan hadis, menyebarkan sunnah, dan memberantas bid'ah," ujar Mahmud az-Zaby.

Ibnu Hajar mengaku tidak menemukan perawi bid'ah yang kafir dalam kitab Shahih Bukhari . "Tak satu pun hadis dalam Shahih Bukhari yang berasal dari perawi bid'ah."

Baca juga: Hadis Arbain: Allah Mahabaik dan Hanya Menerima yang Baik

Kemudian ibnuHajar menjelaskan tentang perawi bid'ah yang tidak dipandang kafir lantaran bid'ahnya, dengan mengutip pendapat Abul Fath al-Qusyayri, "Bila tidak ditemukan selain perawi bid'ah itu, dan hadis itu hanya diriwayatkan olehnya saja, sedangkan ia memiliki sifat jujur, tidak suka berdusta, dan taat beragama, maka itu bisa diterima. Namun satu hal, hadis yang ia riwayatkan itu tidak ada hubungan dengan ajaran bid'ahnya. Kemashlahatan pengambilan hadis dan penyebarannya harus didahulukan dari memberantas bid'ah perawi tersebut."

Dalam kitab al-Mizan, adz-Dzahabi menulis, "Ada orang bertanya mengapa ketsiqatan pembid'ah dapat diterima, bukankah yang disebut tsiqat itu sifat adil dan kokoh? Bagaimana pembid'ah bisa dipandang adil?"

"Jawabannya, bahwa bid'ah itu terbagi dua. Pertama, bid'ah kecil, seperti Syi'ah ekstrim, atau tasyayyu' yang moderat dan tanpa tahrif (mengubah nash). Ini banyak terjadi di kalangan generasi tabi'in dan tabi'it-tabi'in. jika hadis mereka ditolak, maka sejumlah besar hadis akan hilang dari peredaran. Dan ini merupakan kerusakan yang nyata.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
4 Amalan Hari Jumat...
4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Selain Al Quran, Inilah...
Selain Al Quran, Inilah 5 Hadis Tentang Perintah Haji
Ayat Al Quran dan Hadis...
Ayat Al Quran dan Hadis Tentang Dalil Ibadah Umrah
Dalil Hadis Tentang...
Dalil Hadis Tentang Anjuran Puasa Sunnah di Bulan Zulkaidah
Penjelasan Hadis tentang...
Penjelasan Hadis tentang Kemunculan dan Fitnah Dajjal
Rekomendasi
Fenomena Alam St. Elmos...
Fenomena Alam St. Elmo's Fire Menyelimuti Pesawat Airbus di Udara
Suhu Permukan Laut Samudra...
Suhu Permukan Laut Samudra Atlantik Terdeksi Terendah, Ada Apa?
ASMC Sebut Akibat El...
ASMC Sebut Akibat El Nino Negara ASEAN Akan Diselimuti Asap Tebal
Artikel Terkini
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Bulan Pertama Tahun Hijriah? Ini Sejarah dan Keistimewaannya
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved