Jihad terhadap Hawa Nafsu Harus Didahulukan daripada Jihad terhadap Musuh Islam
Rabu, 06 November 2024 - 17:32 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Adakah Jihad Perempuan di Era Kekinian?
Musuh ini berdiri menghalangi hamba Allah untuk melakukan peperangan terhadap kedua musuh itu. Dia selalu menggoda hamba Allah dan menggambarkan bahwa kedua musuh itu begitu berat baginya, karena dengan memerangi kedua musuh itu manusia akan meninggalkan perkara-perkara yang lezat dan enak.
Sesungguhnya manusia tidak akan dapat memerangi kedua musuh itu kecuali dia telah mengalahkan musuh yang ketiga.
Perang terhadap musuh yang ketiga ini merupakan dasar bagi peperangan terhadap musuh yang pertama dan kedua. Musuh yang ketiga itu adalah setan. Allah SWT berfirman: "Sesungguhnya setan itu adalah musuh bagimu, maka jadikanlah ia sebagai musuhmu ..." ( QS Fathir : 6).
Perintah untuk menjadikan setan sebagai musuh merupakan peringatan bahwa kita harus mempergunakan segala kekuatan kita untuk memeranginya. Seakan-akan dia adalah musuh yang tidak ada hentinya, dan tidak ada seorang hamba pun yang boleh melalaikan perang terhadapnya.
Itulah tiga musuh yang harus diperangi oleh manusia. Kaum Muslimin telah diuji untuk memerangi ketiga musuh itu karena ketiga-tiganya telah menguasai diri mereka sebagai ujian dari Allah SWT... sebagian orang di antara mereka diciptakan sebagai ujian atas sebagian yang lain, untuk menguji siapakah yang betul-betul membela Rasulullah saw dan siapakah yang termasuk dalam kelompok yang membela setan.
Baca juga: Tenggelamnya Jihad Laut di Masa Daulah Abbasiyah
Musuh ini berdiri menghalangi hamba Allah untuk melakukan peperangan terhadap kedua musuh itu. Dia selalu menggoda hamba Allah dan menggambarkan bahwa kedua musuh itu begitu berat baginya, karena dengan memerangi kedua musuh itu manusia akan meninggalkan perkara-perkara yang lezat dan enak.
Sesungguhnya manusia tidak akan dapat memerangi kedua musuh itu kecuali dia telah mengalahkan musuh yang ketiga.
Perang terhadap musuh yang ketiga ini merupakan dasar bagi peperangan terhadap musuh yang pertama dan kedua. Musuh yang ketiga itu adalah setan. Allah SWT berfirman: "Sesungguhnya setan itu adalah musuh bagimu, maka jadikanlah ia sebagai musuhmu ..." ( QS Fathir : 6).
Perintah untuk menjadikan setan sebagai musuh merupakan peringatan bahwa kita harus mempergunakan segala kekuatan kita untuk memeranginya. Seakan-akan dia adalah musuh yang tidak ada hentinya, dan tidak ada seorang hamba pun yang boleh melalaikan perang terhadapnya.
Itulah tiga musuh yang harus diperangi oleh manusia. Kaum Muslimin telah diuji untuk memerangi ketiga musuh itu karena ketiga-tiganya telah menguasai diri mereka sebagai ujian dari Allah SWT... sebagian orang di antara mereka diciptakan sebagai ujian atas sebagian yang lain, untuk menguji siapakah yang betul-betul membela Rasulullah saw dan siapakah yang termasuk dalam kelompok yang membela setan.
Baca juga: Tenggelamnya Jihad Laut di Masa Daulah Abbasiyah
(mhy)
Lihat Juga :