Adakah Jihad Perempuan di Era Kekinian?

Senin, 21 Desember 2020 - 08:52 WIB
loading...
Adakah Jihad Perempuan...
Dari rumahlah, jihad perempuan bisa dilakukan. Mereka menempati posisi strategis untuk menjadi benteng-benteng keluarga dari serangan musuh yang merajalela, terutama yang meracuni pemikiran dan akhlak anak-anak kita. Foto ilustrasi/ist
A A A
Berjihad atau jihad merupakan salah satu perintah Allah Subhanahu wa ta'ala kepada hambanya. Di dalam Al Qur'an, kata jihad ini berkali-kali disebutkan, yakni sebanyak 41 kali. Jihad memiliki makna yang sangat beragam dan tidak bermakna sempit. Pemaknaan jihad melalui perang baru muncul setelah turun ayat mengenai kebolehan berperang jika dizalimi.

Lantas bagaimana dengan kaum perempuan? Benarkah dianjurkan pula untuk berjihad? Jihad seperti apa yang harus dilakukan bagi mereka? Di zaman Rasulullah Shallallau alaihi wa sallam, perempuan tidak berjihad langsung dengan pedang. Meskipun demikian, para perempuan tetap ikut ke medan perang untuk menyiapkan makanan dan mengobati pasukan yang terluka.

(Baca juga: Tiga Amalan Agar Terhindar Dari Penyakit Malas Beribadah )

Rubai’ binti Muawwidz pernah bercerita bahwa para perempuan dahulu ikut berjihad bersama Rasulullah. Mereka memberi minum, mengobati orang yang terluka dan mengurusi jenazah untuk dipulangkan ke Madinah.

Perempuan tidak diwajibkan berjihad dengan makna khusus pada saat itu, yakni berperang. Karena sebagian besar perempuan pada saat itu tidak memiliki keahlian untuk berperang dan menghadapi musuh. Oleh karena itu, pelaksanaan jihad lebih identik dilaksanakan oleh laki-laki.

(Baca juga: Anak pun Harus Dijaga Perasaannya! )

Meskipun demikian, bukan berarti perempuan tidak dapat berjihad. Memerangi musuh Islam dengan jalan perang hanyalah salah satu cara pengertian jihad. Terbukti dengan adanya ayat jihad yang tidak bermakna perang atau pembunuhan, firman Allah menyebutkan:

وَلَوْ شِئْنا لَبَعَثْنا فِي كُلِّ قَرْيَةٍ نَذِيراً فَلا تُطِعِ الْكافِرِينَ وَجاهِدْهُمْ بِهِ جِهاداً كَبِيراً وَما أَرْسَلْناكَ إِلَّا مُبَشِّراً وَنَذِيراً

"Jika mau, kami utus di setiap perkampungan seorang pemberi peringatan. Jangan patuhi orng-orang yang kafir. Dan jihadi mereka dengannya dengan jihad besar. Dan kami tidak mengutusmu kecuali sebagai pemberi kabar bahagia dan peringatan".
(QS Al Furqan :52)

(Baca juga: Ternyata Perempuan Juga Mengalami Mimpi Basah. Bagaimana Hukumnya? )

Berdasarkan ragam tautan tadi, Islam lantas mengartikan jihad sebagai perjuangan dengan mengerahkan segenap potensi dan kemampuan diri untuk sebuah tujuan. Prof Zaitunah Subhan menguraikan tujuan tersebut terdiri dari kebenaran, kebaikan, kemuliaan dan kedamaian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Peluncuran Buku Jihad...
Peluncuran Buku Jihad Santri Merawat Bumi: 10 Kisah Inspiratif Pengelolaan Sampah di Pesantren
Bagaimana Bentuk Jihad...
Bagaimana Bentuk Jihad Wanita Masa Kini? Simak Penjelasannya di Sini!
Fatwa Ulama Internasional:...
Fatwa Ulama Internasional: Wajib Jihad Melawan Israel sebagai Bentuk Dukungan dan Solidaritas
Apa Arti Syuhada dan...
Apa Arti Syuhada dan Bagaimana Dalil tentang Kematian Ini?
Ahmadiyah: Kisah Mirza...
Ahmadiyah: Kisah Mirza Ghulam Ahmad Melarang Muslim Jihad Melawan Penjajah Inggris
Keutamaan Berjihad dengan...
Keutamaan Berjihad dengan Harta, Ini Alasannya!
Rekomendasi
Badai Erin Mendekati...
Badai Erin Mendekati Bahama, Gelombang Ombak Ganas Diperkirakan Terjadi
Data Satelit NASA Selama...
Data Satelit NASA Selama 24 Tahun Ungkap Hal Menakutkan Ini Bakal Terjadi di Bumi
Rumah Sasak Tahan Gempa...
Rumah Sasak Tahan Gempa Bumi, Ternyata Ini Rahasianya?
Artikel Terkini
Asal Usul Nama Surat...
Asal Usul Nama Surat Al-Baqarah: Kisah Sapi Betina yang Mengungkap Misteri Pembunuhan
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved