Kisah Lengkap Nabi Yusuf yang Penuh Keteladanan, Yuk Simak!
Kamis, 07 November 2024 - 17:02 WIB
loading...
A
A
A
Yusuf yang ditinggalkan saudaranya di dalam sumur terselamatkan oleh datanglah para musafir ke sumur itu. Ternyata, mereka ada rombongan pedagang dari Syam yang hendak menuju Mesir.
Saat salah satu dari mereka mengambil air dari sumur dengan mengulurkan tali timba, tiba-tiba Yusuf menggelantungkan diri. Musafir itu kaget, tetapi juga merasa senang karena bisa menjadikannya sebagai barang dagangan.
Benar saja, Yusuf dijual sebagai budak ketika telah sampai di Mesir. Orang yang membeli Yusuf cukup terkenal dan terhormat. Suaminya dikenal dengan sebutan al-Aziz, sementara istrinya dikenal dengan nama Zulaikha.
Setelah dibeli oleh sepasang suami istri itu, Yusuf tinggal di rumah mereka. Beranjak dewasa, ketampanan Yusuf membuat istri tuannya tergoda dan mencoba merayunya.
Pada kondisi ini, Yusuf memohon perlindungan Allah SWT dan coba menghindar. Istri tuannya itu terus mengejarnya sambil menarik baju Yusuf dari belakang hingga robek.
Bersamaan dengan itu, al-Aziz yang merupakan tuannya muncul dan memergoki mereka berdua. Zulaikha lalu menuduh Yusuf telah menggoda dirinya.
Kemudian, al-Aziz dan Zulaikha sepakat untuk memenjarakan Yusuf AS agar muncul opini bahwa Yusuf yang menggoda istri tuannya. Di penjara, Yusuf hanya bisa bersabar dan memohon pertolongan Allah SWT.
Di sana, ia bertemu dengan dua orang mantan pelayan raja. Keduanya kagum dengan kecerdasan ucapan dan perbuatan yang dimiliki Yusuf AS. Suatu ketika, kedua orang itu bermimpi dan meminta Yusuf untuk menakwilkan mimpi mereka.
Lagi, mereka takjub akan tafsiran mimpi yang ditakwilkan Yusuf. Kehabatannya itu diceritakan mantan pelayan raja tentang dirinya kepada tuannya, yakni Raja Mesir.
Suatu hari, Raja Mesir bermimpi dalam tidurnya yang membuat cemas. Ia bermimpi seakan-akan berada di tepi sungai, lalu dari dalam sungai muncul tujuh sapi betina dengan tubuh gemuk.
Saat salah satu dari mereka mengambil air dari sumur dengan mengulurkan tali timba, tiba-tiba Yusuf menggelantungkan diri. Musafir itu kaget, tetapi juga merasa senang karena bisa menjadikannya sebagai barang dagangan.
Benar saja, Yusuf dijual sebagai budak ketika telah sampai di Mesir. Orang yang membeli Yusuf cukup terkenal dan terhormat. Suaminya dikenal dengan sebutan al-Aziz, sementara istrinya dikenal dengan nama Zulaikha.
Setelah dibeli oleh sepasang suami istri itu, Yusuf tinggal di rumah mereka. Beranjak dewasa, ketampanan Yusuf membuat istri tuannya tergoda dan mencoba merayunya.
Pada kondisi ini, Yusuf memohon perlindungan Allah SWT dan coba menghindar. Istri tuannya itu terus mengejarnya sambil menarik baju Yusuf dari belakang hingga robek.
Bersamaan dengan itu, al-Aziz yang merupakan tuannya muncul dan memergoki mereka berdua. Zulaikha lalu menuduh Yusuf telah menggoda dirinya.
Kemudian, al-Aziz dan Zulaikha sepakat untuk memenjarakan Yusuf AS agar muncul opini bahwa Yusuf yang menggoda istri tuannya. Di penjara, Yusuf hanya bisa bersabar dan memohon pertolongan Allah SWT.
Di sana, ia bertemu dengan dua orang mantan pelayan raja. Keduanya kagum dengan kecerdasan ucapan dan perbuatan yang dimiliki Yusuf AS. Suatu ketika, kedua orang itu bermimpi dan meminta Yusuf untuk menakwilkan mimpi mereka.
Lagi, mereka takjub akan tafsiran mimpi yang ditakwilkan Yusuf. Kehabatannya itu diceritakan mantan pelayan raja tentang dirinya kepada tuannya, yakni Raja Mesir.
Suatu hari, Raja Mesir bermimpi dalam tidurnya yang membuat cemas. Ia bermimpi seakan-akan berada di tepi sungai, lalu dari dalam sungai muncul tujuh sapi betina dengan tubuh gemuk.
Lihat Juga :