Donald Trump Menang, Mengapa Muslim Amerika yang Disalahkan?

Jum'at, 08 November 2024 - 13:45 WIB
loading...
A A A
Michigan, negara bagian yang sangat penting di mana pemilihan umum dapat bergantung pada ribuan suara, adalah rumah bagi sekitar 200.000 Muslim Amerika.

Selama tahun lalu, para pemilih ini memperjelas, dengan segala cara yang mereka bisa, bahwa suara mereka dikondisikan pada janji partai untuk mengakhiri dukungan finansial, politik, dan militernya terhadap pembantaian warga Palestina, Lebanon, dan Yaman.

Baca juga: Taliban Berharap Trump Menang Pilpres AS

Kampanye “tanpa komitmen” – yang ingin mengakhiri dukungan Partai Demokrat terhadap genosida Israel – mengamankan lebih dari 100.000 suara dalam pemilihan pendahuluan Demokrat di negara bagian itu.

Partai Demokrat tidak mendengarkan. Harris tidak hanya menolak untuk meninggalkan kebijakan Biden yang sangat pro-Israel tentang Palestina tetapi juga secara pribadi mendukung pertumpahan darah yang terus berlanjut di Gaza dengan secara terbuka menghina para pegiat anti-genosida di negara bagian tersebut.

Ketika pengunjuk rasa pro-Palestina menyela rapat umum Harris di Detroit dengan hanya menyatakan bahwa mereka “tidak akan memilih genosida”, dia membungkam mereka dengan slogannya, “Saya berbicara”.

Dia kemudian mengirim mantan Presiden Bill Clinton ke negara bagian tersebut untuk menyampaikan pidato yang mencoba membenarkan pembunuhan massal warga Palestina.

Liz Cheney, putri Republik dari arsitek perang Irak dan penjahat perang Dick Cheney, juga muncul di negara bagian tersebut untuk berkampanye bagi Harris.

Anggota Kongres Ritchie Torres, yang menghabiskan tahun lalu menuduh siapa pun yang menuntut diakhirinya pertumpahan darah di Gaza sebagai teroris anti-Semit, adalah pengganti lain yang dikirim Harris ke Michigan.

Akibatnya, wajar saja jika umat Islam di Michigan tidak memilih Harris. Mereka tidak memilih Harris, karena mereka tidak berutang suara kepadanya, dan Harris tidak melakukan apa pun untuk mendapatkannya.

Baca juga: Mayoritas Warga Israel Ingin Trump Menang Pilpres AS

Di kota Dearborn, tempat sekitar 55 persen penduduknya merupakan keturunan Timur Tengah, Trump menang dengan 42,48 persen suara atas Wakil Presiden Kamala Harris, yang hanya memperoleh 36,26 persen.

Jill Stein dari Partai Hijau, yang berkampanye gencar untuk mengakhiri serangan Israel di Gaza, memperoleh 18,37 persen. Pada tahun 2020, 74,20 persen pemilih di kota itu telah memberikan suara mereka untuk Biden.

Apa yang kita lihat di Michigan memang merupakan gambaran pengkhianatan. Namun, Partai Demokrat-lah yang mengkhianati para pemilih yang mendukungnya dalam setiap pemilihan, bukan sebaliknya.

Bagaimanapun, angka-angka yang muncul dari Michigan dan negara bagian medan tempur lainnya menunjukkan bahwa kekalahan Demokrat terlalu besar untuk disalahkan hanya pada pemilih Arab dan Muslim.

Senat, misalnya, berubah karena kekalahan Demokrat di tempat-tempat seperti Ohio dan Virginia Barat, di mana hasil tidak dapat dikaitkan dengan dugaan “pengkhianatan” terhadap pemilih Muslim dan Arab.

Perlombaan ini, dan akhirnya Senat dan Gedung Putih, kalah karena DNC menolak untuk mendengarkan tuntutan dan keinginan utama tidak hanya dari Muslim dan Arab tetapi juga sebagian besar calon pemilih Demokrat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
20 Jemaah Haji Dirawat...
20 Jemaah Haji Dirawat di RS Arab Saudi, Penyebabnya Kelelahan
Masjid At-Thohir Los...
Masjid At-Thohir Los Angeles: Simbol Harmoni, Dakwah, dan Kepedulian Diaspora Indonesia di AS
Umrah Bareng Presiden...
Umrah Bareng Presiden Prabowo, Menag Doakan Keberkahan Bagi Bangsa Indonesia
Kematian : Takdir yang...
Kematian : Takdir yang Pasti Datang, Walaupun Bersembunyi dalam Benteng Tinggi dan Kokoh
Ketika 2 Podcaster Amerika...
Ketika 2 Podcaster Amerika Serikat Terkagum-kagum Dengar Suara Azan di Abu Dhabi
5 Perkara yang Menurunkan...
5 Perkara yang Menurunkan Azab Allah SWT di Dunia
Rekomendasi
Pisahkan Arab dan Afrika,...
Pisahkan Arab dan Afrika, Ini Fenomena Alam Paling Ekstrem yang Terjadi Jutaan Tahun Lalu
Daftar Fenemona Alam...
Daftar Fenemona Alam Unik yang Terjadi di Indonesia
Gumpalan Putih Misterius...
Gumpalan Putih Misterius di Pantai Bikin Bingung Para Ilmuwan
Artikel Terkini
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Tasyabbuh dengan...
Jangan Tasyabbuh dengan Tahun Baru Masehi, Ini Adab Menyambut 1 Muharram Menurut Ulama
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam, Baca sebelum Maghrib Nanti!
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Selamat Tahun Baru Islam...
Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, Berikut Keutamaan Muharram
Infografis
Donald Trump Menang...
Donald Trump Menang Pemilihan Presiden Amerika Serikat 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved