Pilih Pemimpin Kaya Apa Miskin? Beda Utsman bin Affan dengan Umar bin Khattab
Jum'at, 29 November 2024 - 10:57 WIB
loading...
Keduanya mencerminkan gambaran tentang pemimpin yang sedari muda miskin dibanding dengan pemimpin yang sudah kaya sejak masa kanak-kanak. Ilustrasi: Ist
A
A
A
KEPEMIMPINAN Umar bin Khattab sungguh berbeda dengan Utsman bin Affan . Keduanya mencerminkan gambaran tentang pemimpin yang sedari muda miskin dibanding dengan pemimpin yang sudah kaya sejak masa kanak-kanak. Utsman adalah orang kaya, sedangkan Umar dikenal miskin.
Padaawal pemerintahannya,Khalifah Usman bin Affan menaikkan tunjangan para pejabat. Nilainyalebih tinggi dibanding yang pernah diberikan di masa Khalifah Umar bin Khattab. Parapemuka Muslimin yang tinggal di Madinah diberi keleluasaan lebih banyak sehingga mereka dapat menikmati hidup yang lebih baik. Hal ini membuat semua orang senang.
Pada masa sebelumnya, Khalifah Umar melarang orang-orang penting di kalangan Muhajirin dari Quraisy keluar daerah kecuali harus dengan izin dan untuk waktu tertentu. Dan banyak permintaan izin demikian itu yang ditolak.
Baca juga: Pidato Pelantikan Umar bin Khattab yang Menggetarkan
Ada orang yang meminta izin ingin ikut berperang - dan dia dari kalangan Muhajirin di Madinah yang dilarang keluar - kata Umar kepadanya: "Sudah cukup banyak Anda berperang bersama Rasulullahsallallahu 'alaihi wasallam. Dalam perang sekarang ini lebih baik Anda tidak melihat dunia dan dunia tidak melihat Anda."
Umar memberlakukan itu terhadap kaum Muhajirin, hal yang tidak dilakukannya terhadap orang Makah yang lain. Alasannya dalam hal ini, ia khawatir kaum Muhajirin itu akan teperdaya oleh kehidupan dunia dan mereka akan mendapat banyak harta di negeri-negeri yang baru dibebaskan itu sampai melampaui batas. Selanjutnya mereka hanya akan menjadi contoh buruk buat yang lain dan akan sangat membahayakan negara yang baru tumbuh ini.
Sesudah Utsman naik, ia tidak memperlakukan kaum Muhajirin seperti pada masa Umar, sebab dia melihat Quraisy sudah bosan dengan sikap yang begitu keras pada akhir masa Umar itu.
Kalifah Utsman membiarkan dan membolehkan kaum Muhajirin bebas berpindah-pindah di segenap imperium yang tadinya dilarang untuk mereka. Akibatnya, banyak mereka yang berangkat pergi ke segenap penjuru. Mereka melihat dunia dan dunia pun melihat mereka.
Mereka mengembara kian ke mari dan menikmati segala macam kesenangan. Hal ini membuat mereka senang sekali dengan pemerintahan Utsman. Mereka dapat memilih hidup yang serba mudah daripada di masa Umar yang dirasakan terpaksa hidup harus menahan diri dan serba sangat sederhana.
Baca juga: Kesaksian Amr bin Maimun Detik-Detik Syahidnya Umar bin Khattab
Langkah Utsman memberikan kebebasan demikian ini tak terlintas dalam pikiran orang bahwa hal ini telah menyalahi kelaziman kedua Khalifah sebelumnya.
Padaawal pemerintahannya,Khalifah Usman bin Affan menaikkan tunjangan para pejabat. Nilainyalebih tinggi dibanding yang pernah diberikan di masa Khalifah Umar bin Khattab. Parapemuka Muslimin yang tinggal di Madinah diberi keleluasaan lebih banyak sehingga mereka dapat menikmati hidup yang lebih baik. Hal ini membuat semua orang senang.
Pada masa sebelumnya, Khalifah Umar melarang orang-orang penting di kalangan Muhajirin dari Quraisy keluar daerah kecuali harus dengan izin dan untuk waktu tertentu. Dan banyak permintaan izin demikian itu yang ditolak.
Baca juga: Pidato Pelantikan Umar bin Khattab yang Menggetarkan
Ada orang yang meminta izin ingin ikut berperang - dan dia dari kalangan Muhajirin di Madinah yang dilarang keluar - kata Umar kepadanya: "Sudah cukup banyak Anda berperang bersama Rasulullahsallallahu 'alaihi wasallam. Dalam perang sekarang ini lebih baik Anda tidak melihat dunia dan dunia tidak melihat Anda."
Umar memberlakukan itu terhadap kaum Muhajirin, hal yang tidak dilakukannya terhadap orang Makah yang lain. Alasannya dalam hal ini, ia khawatir kaum Muhajirin itu akan teperdaya oleh kehidupan dunia dan mereka akan mendapat banyak harta di negeri-negeri yang baru dibebaskan itu sampai melampaui batas. Selanjutnya mereka hanya akan menjadi contoh buruk buat yang lain dan akan sangat membahayakan negara yang baru tumbuh ini.
Sesudah Utsman naik, ia tidak memperlakukan kaum Muhajirin seperti pada masa Umar, sebab dia melihat Quraisy sudah bosan dengan sikap yang begitu keras pada akhir masa Umar itu.
Kalifah Utsman membiarkan dan membolehkan kaum Muhajirin bebas berpindah-pindah di segenap imperium yang tadinya dilarang untuk mereka. Akibatnya, banyak mereka yang berangkat pergi ke segenap penjuru. Mereka melihat dunia dan dunia pun melihat mereka.
Mereka mengembara kian ke mari dan menikmati segala macam kesenangan. Hal ini membuat mereka senang sekali dengan pemerintahan Utsman. Mereka dapat memilih hidup yang serba mudah daripada di masa Umar yang dirasakan terpaksa hidup harus menahan diri dan serba sangat sederhana.
Baca juga: Kesaksian Amr bin Maimun Detik-Detik Syahidnya Umar bin Khattab
Langkah Utsman memberikan kebebasan demikian ini tak terlintas dalam pikiran orang bahwa hal ini telah menyalahi kelaziman kedua Khalifah sebelumnya.
Lihat Juga :