Apakah Nabi Isa Masih Hidup? Begini Penjelasan Al Quran dan Hadis
Jum'at, 20 Desember 2024 - 05:15 WIB
loading...
Umat Islam meyakini bahwa Nabi Isa alaihissalam belum meninggal dan Allah SWT hanya mengangkatnya ke langit pada saat umat Yahudi mengejarnya dan akan kembali ke bumi di akhir zaman nanti. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Apakah Nabi Isa alaihissallam masih hidup? Bila benar masih hidup, adakah dalil yang menjelaskan dan meyakinkan keberadaan utusan Allah SWT ini?
Seperti diketahui, umat Islam meyakini bahwa Nabi Isa alaihissalam belum meninggal dan Allah SWT hanya mengangkatnya ke langit pada saat umat Yahudi mengejarnya. Hal ini tentu saja berbeda dengan keyakinan umat kristiani yang menyebut Isa Almasih telah wafat disalib.
Dalam Al Quran, dijelaskan bahwa Nabi Isa telah diangkat Allah ke langit, sedangkan yang dibunuh adalah orang yang Allah serupakan mukanya dengan Nabi Isa, yakni Yudas Iskariot. Yudas adalah salah satu dari umat Nabi Isa yang telah berkhianat.
Dikutip dari buku Huru-Hara Hari Kiamat oleh Ibnu Katsir, Al Quran menceritakan bagaimana pengangkatan Nabi Isa ke langit dalam Surat An-Nissa ayat 157 dan 158. Berikut terjemahan ayatnya:
“…Dan karena ucapan mereka, 'Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi (penglihatan) mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (perpunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka. Mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana." (QS An-Nisa': 157-158)
Demikian juga dijelaskan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah. Menurutnya, Nabi Isa ‘alaihissalam masih hidup. Terdapat dalam hadis shahih bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengatakan,
“Dan demi jiwaku yang berada di tangan-Nya, sudah dekat saatnya di mana akan turun pada kalian (‘Isa) Ibnu Maryam ‘alaihissallam sebagai hakim yang adil. Dia akan menghancurkan salib, membunuh babi, menghapus jizyah (upeti/pajak), dan akan melimpah ruah harta benda, hingga tidak ada seorang pun yang mau menerimanya.” (HR Bukhari, no. 3448)
Diriwayatkan juga dalam hadis yang shahih, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
Seperti diketahui, umat Islam meyakini bahwa Nabi Isa alaihissalam belum meninggal dan Allah SWT hanya mengangkatnya ke langit pada saat umat Yahudi mengejarnya. Hal ini tentu saja berbeda dengan keyakinan umat kristiani yang menyebut Isa Almasih telah wafat disalib.
Dalam Al Quran, dijelaskan bahwa Nabi Isa telah diangkat Allah ke langit, sedangkan yang dibunuh adalah orang yang Allah serupakan mukanya dengan Nabi Isa, yakni Yudas Iskariot. Yudas adalah salah satu dari umat Nabi Isa yang telah berkhianat.
Dikutip dari buku Huru-Hara Hari Kiamat oleh Ibnu Katsir, Al Quran menceritakan bagaimana pengangkatan Nabi Isa ke langit dalam Surat An-Nissa ayat 157 dan 158. Berikut terjemahan ayatnya:
“…Dan karena ucapan mereka, 'Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi (penglihatan) mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (perpunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka. Mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana." (QS An-Nisa': 157-158)
Demikian juga dijelaskan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah. Menurutnya, Nabi Isa ‘alaihissalam masih hidup. Terdapat dalam hadis shahih bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengatakan,
وَالَّذِيْ نَفْسِيْ بِيَدِهِ، لَيُوْشِكَنَّ أَنْ يَنْزِلَ فِيْكُمُ ابْنُ مَرْيَمَ عَليهِ السَّلام حَكَمًا عَدْلاً، فَيَكْسِرَ الصَّلِيْبَ، وَيَقْتُلَ الْخِنْزِيْرَ، وَيَضَعَ الْجِزْيَةَ، وَيَفِيْضَ الْمَالُ حَتَّى لاَ يَقْبَلَهُ أَحَدٌ
“Dan demi jiwaku yang berada di tangan-Nya, sudah dekat saatnya di mana akan turun pada kalian (‘Isa) Ibnu Maryam ‘alaihissallam sebagai hakim yang adil. Dia akan menghancurkan salib, membunuh babi, menghapus jizyah (upeti/pajak), dan akan melimpah ruah harta benda, hingga tidak ada seorang pun yang mau menerimanya.” (HR Bukhari, no. 3448)
Diriwayatkan juga dalam hadis yang shahih, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
فَيَنْزِلُ عِنْدَ الْمَنَارَةِ الْبَيْضَاءِ شَرْقِي دِمَشْق
Lihat Juga :