5 Hadis tentang Ibu, Mulai dari Mempererat Kasih Sayang hingga Doa Ibu yang Selalu Diijabah Allah SWT
Jum'at, 20 Desember 2024 - 17:26 WIB
loading...
A
A
A
ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لاَ شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْمَظْلُومِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْوَالِدِ عَلَى وَلَدِهِ
"Tiga doa yang dikabulkan, tidak ada keraguan padanya (dikabulkannya): Doa orang yang terzalimi, doa orang yang dalam perjalanan, dan doa orang tua terhadap anaknya." (HR. Tirmidzi, no. 1905; Ahmad, no. 10231)
Maka dari hadis tersebut, penting bagi anak untuk selalu berbakti kepada orang tua terutama ibunya demi mendapatkan doa yang terbaik baginya.
3. Ibu sebagai Jalan Menuju Surga
Hadis tentang ibu ketiga berisi tentang ibu yang dapat menjadi salah satu jalan demi menuju surga. hal ini dikarenakan surga berada di telapak kaki ibu sebagaimana dijelaskan dalam hadis riwayat An-Nasai, no. 3104 dan Ahmad, no. 15577 :Diriwayatkan dari Muawiyah bin Jahimah As-Sulami, bahwa Jahimah datang kepada Nabi (ﷺ) dan berkata:
عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ جَاهِمَةَ السُّلَمِيِّ، أَنَّ جَاهِمَةَ، جَاءَ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَدْتُ أَنْ أَغْزُوَ وَقَدْ جِئْتُ أَسْتَشِيرُكَ . فَقَالَ " هَلْ لَكَ مِنْ أُمٍّ " . قَالَ نَعَمْ . قَالَ " فَالْزَمْهَا فَإِنَّ الْجَنَّةَ تَحْتَ رِجْلَيْهَا "
"Wahai Rasulullah! Aku ingin keluar dan berperang (berjihad) dan aku datang untuk meminta nasihatmu." Beliau bertanya: "Apakah kamu punya ibu?" Dia menjawab: "Ya." Beliau berkata: "Kalau begitu tinggallah bersamanya, karena surga ada di bawah telapak kakinya." (HR. An-Nasai, no. 3104; Ahmad, no. 15577)
4. Berbuat Baik kepada Orang Tua, Terutama Ibu
Seperti pada hadis pertama, hadis tentang ibu keempat menjelaskan bagaimana Allah SWT mencintai kepada manusia yang salah satunya berbakti kepada orang tua, terutama kepada ibunya sebagaimana dijelaskan dalam hadis riwayat Bukhari, no. 527 dan Muslim, no. 85 :Diriwayatkan dari Abdullah:
حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ، هِشَامُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، قَالَ الْوَلِيدُ بْنُ الْعَيْزَارِ أَخْبَرَنِي قَالَ سَمِعْتُ أَبَا عَمْرٍو الشَّيْبَانِيَّ، يَقُولُ حَدَّثَنَا صَاحِبُ، هَذِهِ الدَّارِ وَأَشَارَ إِلَى دَارِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ سَأَلْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم أَىُّ الْعَمَلِ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ قَالَ " الصَّلاَةُ عَلَى وَقْتِهَا ". قَالَ ثُمَّ أَىُّ قَالَ " ثُمَّ بِرُّ الْوَالِدَيْنِ ". قَالَ ثُمَّ أَىُّ قَالَ " الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ". قَالَ حَدَّثَنِي بِهِنَّ وَلَوِ اسْتَزَدْتُهُ لَزَادَنِي.
Aku bertanya kepada Nabi (ﷺ) "Perbuatan apakah yang paling dicintai Allah?" Beliau menjawab, "Menyelenggarakan shalat pada waktu-waktu yang telah ditentukan." Aku bertanya, "Apa yang berikutnya (dalam kebaikan)?" Beliau menjawab, "Berbuat baik dan berbakti kepada kedua orang tua." Aku bertanya lagi, "Apa yang berikutnya (dalam kebaikan)?" Beliau menjawab, "Berperan serta dalam Jihad (perang agama) di jalan Allah." Abdullah menambahkan, "Aku hanya meminta sebanyak itu dan jika aku meminta lebih, Nabi (ﷺ) akan memberitahuku lebih banyak lagi." (HR. Bukhari, no. 527; Muslim, no. 85)
5. Kewajiban Ibu dalam Menanamkan Aqidah yang Bersih
Terakhir dalam hadis tentang ibu, terdapat hadis yang menjelaskan bagaimana seorang ibu harus bisa melaksanakan kewajiban dalam menanamkan aqidah yang bersih bagi anaknya dari kitab dan sunnah yang shahih sebagaimana dalam hadis riwayat Tirmidzi dan berkata hadis hasan shahih :Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya :
Lihat Juga :