Kisah Nabi Isa Mengadu kepada Allah karena Ya'juj dan Ma'juj
Sabtu, 04 Januari 2025 - 17:09 WIB
loading...
A
A
A
Sesuai dengan pesan yang disampaikan Tuhanku kepadaku bahwa apabila hal tersebut terjadi seperti itu maka Kiamat laksana wanita yang hamil tua. Tidak ada seorang pun keluarganya yang mengetahui kapan kelahirannya, malam atau siang.“
Imam Ahmad berkata, “Muhammad bin Basyar menuturkan kepada kami dari Muhammad bin Amru, dari Khalid bin Amru, dari Ibnu Harmalah, dari bibinya, ia berkata: “Rasulullah SAW berkhutbah dalam keadaan jarinya dibalut karena gigitan kalajengking.
Beliau bersabda: “Kalian mengatakan bahwa tidak ada musuh bagi kalian. Sesungguhnya, kalian tetap akan memerangi musuh sampai keluarnya Ya'juj dan Ma'juj yang berwajah lebar, bermata sipit, dan rambut berwarna cokelat muda. Mereka semua datang dengan cepat dari segala arah dengan muka laksana perisai yang saling bertumpuk". (HR Ahmad)
"Aku katakan," ujar Ibnu Katsir, “Ya'juj dan Ma'juj adalah dua golongan bangsa Turki keturunan Adam as sebagaimana disebutkan dalam Ash-Shahih: “Allah Azza wa Jalla berfirman mengenai hari Kiamat:
“Wahai Adam!" Adam menjawab: Aku menyambut seruan Mu." Lantas Allah berseru dengan suara: "Kirimkan utusan neraka.' Adam bertanya: "Berapa?" Allah menjawab: “Dari setiap 999 ke neraka, satu ke surga."
Saat itulah anak kecil beruban, wanita hamil melahirkan, lalu dikatakan: 'Bergembiralah karena sesungguhnya ada tebusan untuk kalian pada Ya'juj dan Ma'juj'.”
Dalam riwayat lain, “Kemudian dikatakan: “Sesungguhnya, di antara kalian ada dua umat yang dapat beranak pinak dengan banyak jika berada di sesuatu, Ya'juj dan Ma'juj'."
Baca juga: 4 Kekuatan Nabi Isa di Akhir Zaman, Mampu Melemahkan Dajjal
Imam Ahmad berkata, “Muhammad bin Basyar menuturkan kepada kami dari Muhammad bin Amru, dari Khalid bin Amru, dari Ibnu Harmalah, dari bibinya, ia berkata: “Rasulullah SAW berkhutbah dalam keadaan jarinya dibalut karena gigitan kalajengking.
Beliau bersabda: “Kalian mengatakan bahwa tidak ada musuh bagi kalian. Sesungguhnya, kalian tetap akan memerangi musuh sampai keluarnya Ya'juj dan Ma'juj yang berwajah lebar, bermata sipit, dan rambut berwarna cokelat muda. Mereka semua datang dengan cepat dari segala arah dengan muka laksana perisai yang saling bertumpuk". (HR Ahmad)
"Aku katakan," ujar Ibnu Katsir, “Ya'juj dan Ma'juj adalah dua golongan bangsa Turki keturunan Adam as sebagaimana disebutkan dalam Ash-Shahih: “Allah Azza wa Jalla berfirman mengenai hari Kiamat:
“Wahai Adam!" Adam menjawab: Aku menyambut seruan Mu." Lantas Allah berseru dengan suara: "Kirimkan utusan neraka.' Adam bertanya: "Berapa?" Allah menjawab: “Dari setiap 999 ke neraka, satu ke surga."
Saat itulah anak kecil beruban, wanita hamil melahirkan, lalu dikatakan: 'Bergembiralah karena sesungguhnya ada tebusan untuk kalian pada Ya'juj dan Ma'juj'.”
Dalam riwayat lain, “Kemudian dikatakan: “Sesungguhnya, di antara kalian ada dua umat yang dapat beranak pinak dengan banyak jika berada di sesuatu, Ya'juj dan Ma'juj'."
Baca juga: 4 Kekuatan Nabi Isa di Akhir Zaman, Mampu Melemahkan Dajjal
(mhy)
Lihat Juga :