Apakah Perjalanan Nabi SAW saat Isra Mikraj dengan Raga atau Roh-nya Saja?
Kamis, 16 Januari 2025 - 05:15 WIB
loading...
A
A
A
Peristiwa ini yang menyebabkan Abu Bakar digelari as-Shiddiq karena beliau membenarkan Nabi Muhamamad tanpa ragu, sedangkan orang lain berat menerimanya.
Ketiga, firman Allah yang menggunakan "bi'abdihi" menunjukkan bahwa Nabi Isra' dengan roh dan jasad karena kata seorang hamba mengacu pada kesatuan jasad dan ruh.
Keempat, perkataan Ibnu 'Abbas bahwa orang-orang Arab menggunakan kata ru'ya dalam arti penglihatan mata, maka kata ru'ya dalam firman Allah berikut ini mesti dipahami sebagai penglihatan dengan mata.
"....Dan Kami tidak menjadikan mimpi yang telah Kami perlihatkan kepadamu, melainkan sebagai ujian bagi manusia.." (QS Al-Isra ayat 60)
Kelima, yang diperlihatkan kepada Nabi waktu Isra' dan Mikraj adalah penglihatan mata yang mungkin terjadi karena kecepatan yang serupa telah dibuktikan oleh manusia dengan teknologi modern.
Beberapa mufassir lain berpendapat bahwa Isra dilakukan Nabi dengan ruhnya saja. Mereka menguatkan pendapat dari perkataan Mu'awiyah bin Abi Sufyan ketika ditanya tentang Isra Nabi Muhammad SAW, beliau menjawab: "Isra Nabi itu adalah mimpi yang benar yang datangnya dari Allah."
Pendapat yang mengatakan bahwa Isra hanya dilakukan dengan roh saja dinilai lemah, karena sanad hadis yang dijadikan hujjah atau pegangan tidak jelas.
Mayoritas ulama lebih memilih bahwa Nabi Muhammad SAW melakukan Isra Miraj dalam keadaan terjaga bersama roh dan jasad beliau. Wallahu A'lam.
Baca juga: Isra Mikraj Mukjizat Terdahsyat Rasulullah SAW, Begini Kisah Lengkapnya
Ketiga, firman Allah yang menggunakan "bi'abdihi" menunjukkan bahwa Nabi Isra' dengan roh dan jasad karena kata seorang hamba mengacu pada kesatuan jasad dan ruh.
Keempat, perkataan Ibnu 'Abbas bahwa orang-orang Arab menggunakan kata ru'ya dalam arti penglihatan mata, maka kata ru'ya dalam firman Allah berikut ini mesti dipahami sebagai penglihatan dengan mata.
...وَمَا جَعَلۡنَا الرُّءۡيَا الَّتِىۡۤ اَرَيۡنٰكَ اِلَّا فِتۡنَةً لِّلنَّاسِ...
"....Dan Kami tidak menjadikan mimpi yang telah Kami perlihatkan kepadamu, melainkan sebagai ujian bagi manusia.." (QS Al-Isra ayat 60)
Kelima, yang diperlihatkan kepada Nabi waktu Isra' dan Mikraj adalah penglihatan mata yang mungkin terjadi karena kecepatan yang serupa telah dibuktikan oleh manusia dengan teknologi modern.
Beberapa mufassir lain berpendapat bahwa Isra dilakukan Nabi dengan ruhnya saja. Mereka menguatkan pendapat dari perkataan Mu'awiyah bin Abi Sufyan ketika ditanya tentang Isra Nabi Muhammad SAW, beliau menjawab: "Isra Nabi itu adalah mimpi yang benar yang datangnya dari Allah."
Pendapat yang mengatakan bahwa Isra hanya dilakukan dengan roh saja dinilai lemah, karena sanad hadis yang dijadikan hujjah atau pegangan tidak jelas.
Mayoritas ulama lebih memilih bahwa Nabi Muhammad SAW melakukan Isra Miraj dalam keadaan terjaga bersama roh dan jasad beliau. Wallahu A'lam.
Baca juga: Isra Mikraj Mukjizat Terdahsyat Rasulullah SAW, Begini Kisah Lengkapnya
(wid)
Lihat Juga :