Fenomena Anak Durhaka, Benarkah Ada Peran Doa Orang Tua?
Selasa, 28 Januari 2025 - 05:15 WIB
loading...
A
A
A
لَا تَدْعُوا عَلَى أَنْفُسِكُمْ، وَلَا تَدْعُوا عَلَى أَوْلَادِكُمْ، وَلَا تَدْعُوا عَلَى أَمْوَالِكُمْ، لَا تُوَافِقُوا مِنَ اللهِ سَاعَةً يُسْأَلُ فِيهَا عَطَاءٌ، فَيَسْتَجِيبَ لَكُمْ
“Janganlah kalian mendoakan kejelekan untuk diri kalian sendiri, dan janganlah kalian mendoakan kejelekan untuk anak-anak kalian, serta mendoakan kejelekan untuk harta kalian, karena bisa jadi bertepatan pada waktu mustajabnya doa. Maka Allah pasti akan mengabulkannya.” (HR. Muslim No. 920)
Hal ini sebagaimana pernah terjadi ketika salah seorang datang mengadu kepada Abdullah bin Mubarak tentang perangai buruk anaknya, lalu beliau bertanya kepada orang tersebut, “Apakah engkau telah mendoakan keburukan atas anakmu?”
Ia menjawab, “Ya.”
Seketika itu Abdullah bin Mubarak menimpali, “Sungguh engkau sendirilah yang telah merusak anakmu.”
Orang tua pun harus berbuat adil terhadap anak-anaknya, khususnya dalam hal pemberian. Karena barang siapa yang hanya memberi atau pilih kasih dalam hal pemberian kepada anaknya, sungguh ia telah menyelisihi perintah Rasul-Nya yang mulia.
Sebagaimana yang Nabi tegaskan dalam hadis berikut:
اعْدِلُوا بَيْنَ أَوْلاَدِكُمْ فِي العَطِيَّةِ
“Berlaku adillah kalian dalam memberi sesuatu kepada anak-anak kalian!” (HR. Al-Bukhari)
Karena itu, ada peringatan untuk orang tua, jika engkau memberikan sesuatu kepada anak yang satu, maka berikanlah sesuatu yang sama kepada anakmu yang lain. Baik laki-laki maupun perempuan. Jangan engkau beda-bedakan. Jangan engkau tanam sendiri benih-benih kedurhakaan dan kebencian di hati anak-anak yang tidak engkau berikan.
Lihat Juga :