Mengapa Rasulullah SAW Menjadikan Syaban sebagai Bulan Berpuasa? Begini Penjelasannya
Senin, 03 Februari 2025 - 05:15 WIB
loading...
A
A
A
Untuk diketahui, Sya'ban berasal dari kata Syi'b yang berarti kelompok. Dinamakan begitu karena ketika masuk bulan Sya'ban, orang-orang Arab kembali ke kelompok (suku) mereka masing-masing. Mereka berkelompok lagi untuk berperang setelah sebelumnya pada bulan Rajab mereka duduk di rumah masing-masing.
Ulama Salaf Abu Bakar Al-Warroq Al-Balkhi rahimahullah pernah berkata: "Bulan Rajab adalah bulan untuk menanam, bulan Sya'ban adalah bulan menyirami tanaman, dan bulan Ramadan adalah bulan memanen tanaman tersebut". Di bulan ini juga terjadi peristiwa penting yaitu, turunnya ayat perintah berselawat (QS Al-Ahzab Ayat 56).
Kemudian terjadinya tahwil Kiblat (peralihan Kiblat dari Baitul Maqdis ke Masjidil Haram). Di bulan ini juga terdapat malam yang sangat diberkahi yaitu Nisfhu Sya'ban (malam 15 Sya'ban).
Demikian keutamaan bulan Sya'ban. Semoga Allah memberkahi kita di bulan Sya'ban dan menyampaikan kita ke bulan suci Ramadan.
Baca juga: Peristiwa di Bulan Syaban yang Penting Diketahui, Salah Satunya Bulan Pelaporan Amal
Ulama Salaf Abu Bakar Al-Warroq Al-Balkhi rahimahullah pernah berkata: "Bulan Rajab adalah bulan untuk menanam, bulan Sya'ban adalah bulan menyirami tanaman, dan bulan Ramadan adalah bulan memanen tanaman tersebut". Di bulan ini juga terjadi peristiwa penting yaitu, turunnya ayat perintah berselawat (QS Al-Ahzab Ayat 56).
Kemudian terjadinya tahwil Kiblat (peralihan Kiblat dari Baitul Maqdis ke Masjidil Haram). Di bulan ini juga terdapat malam yang sangat diberkahi yaitu Nisfhu Sya'ban (malam 15 Sya'ban).
Demikian keutamaan bulan Sya'ban. Semoga Allah memberkahi kita di bulan Sya'ban dan menyampaikan kita ke bulan suci Ramadan.
Baca juga: Peristiwa di Bulan Syaban yang Penting Diketahui, Salah Satunya Bulan Pelaporan Amal
(wid)
Lihat Juga :