Muslim Indonesia Masih Dipandang Sebelah Mata, Apa Sebab?

Kamis, 03 September 2020 - 15:01 WIB
loading...
A A A
Ketika saya jawab bahwa negara Islam terbesar dunia itu ada di Asia Tenggara (Southeast Asia), ada yang nyeletuk: "I think you are from the Phillipine".

Saya terkejut dengan terkaan itu. Belakangan baru saya sadar bahwa ternyata hal itu disebabkan oleh stigma di benak sebagian orang bahwa konflik yang ada di mana-mana disebabkan oleh Islam . Kebetulan saja di negara Phillipina itu ada konflik Moro.

Pengalaman demi pengalaman itu semakin mendorong saya untuk melakukan apapun yang memungkinkan untuk mengenalkan Islam dan Indonesia. Satu di antara usaha itu adalah dengan mendirikan Nusantara Foundation, sekaligus mimpi besar untuk mendirikan Pondok pesantren Nur Inka Nusantara Madani di Amerika.

Dan ini pulalah yang menjadi motivasi utama kenapa di mana-mana saya menggaungkan agar Umat Islam Indonesia, khususnya pada ulamanya, harus "Go Internasional". Masanya mengambil tanggung jawab besar untuk menampilkan Islam yang saya yakin ditunggu-tunggu oleh dunia.

Empat Alasan Utama
Ada 4 alasan utama kenapa Indonesia harus mengambil peranan besar dalam menyampaikan dan menampilkan Islam di dunia gobal. Alasan-alasan ini sebenarnya sudah sering saya sampaikan di mana-mana. Tapi sebagai pengingat saya kembali sampaikan berikut ini.

Pertama, karena memang dunia kita adalah dunia global yang menuntut bahkan memaksa semua pihak untuk memainkan peranannya masing-masing. Artinya di hadapan semua bangsa saat ini hanya ada satu pilihan. Ikut menjadi pemain dalam dunia global dan menentukan arah perjalanannya. Atau menjadi mainan dunia global yang terkadang tidak berprikemanusiaan.

Maka Indonesia dan Muslim Indonesia harus mengambil bagian penting dari hiruk pikuk dunia global itu. Bahkan dengan segala potensi yang dimilikinya harus menjadi bagian yang dapat menentukan wajah pergerakannya.

(Baca Juga: 200 Karyawan PT NOK Indonesia Positif Terpapar COVID-19 )

Kedua, sejarah Muslim Nusantara adalah sejarah besar. Bahwa peranan Muslim Nusantara, bahkan jauh sebelum negara Indonesia terbentuk dan merdeka, begitu sangat besar dan signifikan di dunia luar. Satu antara catatan sejarah keulamaan Nusantara misalnya adalah Syeikh Yusuf Al-Makassary. Beliau bukan sekedar tawanan Belanda yang dibuang ke Srilanka dan Afrika Selatan. Tapi yang terpenting beliau adalah Ulama besar dan dai yang berhasil di kancah global.

Maka Muslim Indonesia tidak seharusnya hanya mampu bernostalgia dengan kebesaran masa lalu. Masanya Umat Islam Indonesia, dan ulama Nusantara khususnya, untuk kembali memainkan peranan tersebut.

Ketiga, ditakdirkannya Indonesia menjadi negara dengan penduduk Muslim terbesar dunia saya yakin bukan karena tanpa hikmah atau makna. Saya justru yakin bahwa kebesaran Indonesia dalam aspek keislaman merupakan amanah Allah untuk diambil secara serius.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
4 Amalan Hari Jumat...
4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
Khotbah Iduladha di...
Khotbah Iduladha di Lapangan Masjid Agung Al Azhar, Din Syamsuddin Tekankan Pentingnya Persatuan Umat Islam
Ulama dan Cendikiawan...
Ulama dan Cendikiawan Iran yang Berjasa untuk Islam dan Dunia
Nuzulul Quran di Istiqlal...
Nuzulul Quran di Istiqlal : Jembatan Harmoni Peradaban
Muslimverse Luncurkan...
Muslimverse Luncurkan Tantangan Harian Ramadhan, Hadiah Umrah Gratis hingga Uang Tunai
KH Cholil Nafis Resmi...
KH Cholil Nafis Resmi Menjadi Ketua Badan Pengurus DSN-MUI
Rekomendasi
Manusia Purba Yunxian...
Manusia Purba Yunxian Diklaim Spesies Paling Mirip dengan Kita
Identik dengan Nabi...
Identik dengan Nabi Musa, Keanehan di Laut Merah Kembali Ditemukan
Ilmuwan Menemukan Dunia...
Ilmuwan Menemukan 'Dunia Sponge Bob' Jauh di Bawah Es Antartika
Artikel Terkini
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Bulan Pertama Tahun Hijriah? Ini Sejarah dan Keistimewaannya
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Infografis
Ilmuwan Ciptakan Teknologi...
Ilmuwan Ciptakan Teknologi Untuk Prediksi Umur Manusia Lewat Mata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved