Bantu Bangun Karakter Anak, PNM Beri Santunan pada Panti Asuhan

Rabu, 26 Maret 2025 - 20:56 WIB
loading...
Bantu Bangun Karakter...
Foto: Doc. Istimewa
A A A
JAKARTA - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap pendidikan, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama insan pers turut berkontribusi melalui penyaluran santunan kepada Masjid Jami Az-Zawiyah dan Panti Asuhan Yatim Piatu Nurul Iman, Jakarta.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PNM dalam mendukung pertumbuhan anak-anak Indonesia melalui pendekatan sosial dan edukatif.

"Santunan ini juga rangkaian dari acara PNM Mercusiar yang digelar pada 18 Maret lalu sebagai ajang media gathering," kata Sekretaris Perusahaan PNM L Dodot Patria Ary, di Jakarta, Rabu (26/3).

Dalam acara tersebut, para insan pers berpartisipasi dalam berbagai aktivitas live experience, seperti melukis celengan, menganyam kulit ketupat, dan meronce aksesoris. Setiap produk yang dihasilkan kemudian dikonversi menjadi rupiah dan didonasikan kepada penerima manfaat.

Dodot berharap penyaluran santunan tersebut dapat membantu pembentukan karakter anak bangsa.

"PNM percaya membangun bangsa harus dimulai sejak dini, dan pendidikan adalah kunci utama. Ini bagian kontribusi PNM dan insan pers untuk terlibat aktif mencoba membangun karakter anak bangsa dari awal," kata Dodot saat memberikan sumbangan kepada perwakilan pengurus panti asuhan.

Ia juga berharap santunan tersebut bisa mendukung operasional Masjid Jami Az-Zawiyah serta memenuhi kebutuhan pendidikan dan kesejahteraan anak-anak di Panti Asuhan Yatim Piatu Nurul Iman.

Dodot menambahkan pihaknya berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial yang berdampak positif bagi masyarakat. "Melalui program-program yang ada, PNM bakal terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk menciptakan perubahan lebih baik kepada generasi mendatang," pungkas Dodot.

Pada kesempatan sama, Ketua Yayasan Panti Asuhan Nur Hasan mengucapkan rasa terima kasih atas perhatian PNM terhadap anak-anak yang memiliki potensi besar bagi masa depan bangsa.

“Semoga ini bukan menjadi pertemuan pertama dan terakhir, tetapi bisa berlanjut agar kesejahteraan anak-anak yatim piatu dan kamu duafa bisa terangkat,” tutupnya.
(tar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Copyright © 2025 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.1900 seconds (0.1#10.24)