Profil dan Biodata Ustadz Felix Siauw Sosok Pendakwah, Penulis, dan Influencer Islam
Sabtu, 19 April 2025 - 08:15 WIB
loading...
Ustaz Felix Siauw Foto instagram
A
A
A
Felix Siauw , seorang ustaz dan influencer Islam yang tengah menjadi sorotan publik, semakin dikenal luas berkat kolaborasinya dengan beberapa YouTuber ternama, seperti Raymond Chin, Dr. Richard Lee, dan Deddy Corbuzier.
Selain dikenal karena dakwahnya yang tegas dan konten-konten edukatif di media sosial, Felix Siauw juga turut berperan dalam membimbing Steven Wongso, seorang tokoh terkenal, dalam proses mualaf. Dengan pengaruhnya yang kian meluas, Felix tidak hanya menjadi seorang penceramah , tetapi juga seorang pembimbing spiritual yang membimbing banyak individu menuju jalan Islam.
Keberadaannya di dunia maya maupun di dunia nyata terus menginspirasi banyak orang untuk lebih memahami ajaran Islam dengan perspektif yang lebih mendalam..
Sebelumnya, Felix sempat meragukan keyakinannya sejak masih remaja. Ia bahkan sempat menganggap agama sebagai sesuatu yang tidak masuk akal, yang kemudian membawanya memilih jalan ateisme sebelum akhirnya kembali menemukan keyakinannya dalam Islam.
Saat itu, Felix Siauw sedang menempuh pendidikan di Institut Pertanian Bogor (IPB), di mana ia bertemu dengan seorang pendakwah yang mengenalkan Al-Qur'an kepadanya. Setelah mempelajari lebih dalam, Felix Siauw merasa bahwa Islam memberikan jawaban atas berbagai pertanyaan yang selama ini ia rasakan. Keputusannya untuk memeluk Islam pun mendapat dukungan dari orang tua, meskipun ia harus menghadapi banyak tantangan, termasuk kesulitan dalam mencari pekerjaan setelah menjadi mualaf.
Felix Siauw juga dikenal sebagai penulis produktif. Buku-bukunya banyak mengangkat tema seputar ajaran Islam dan juga pemikiran-pemikiran yang terinspirasi dari afiliasinya dengan Hizbut Tahrir Indonesia. Beberapa karya terkenal yang telah diterbitkan antara lain:
1. Beyond The Inspiration (2010)
2. Muhammad Al-Fatih 1453 (2013)
3. How To Master Your Habits (2012)
4. Udah Putusin Aja (2013)
5. Yuk Berhijab (2013)
6. Wanita Berkarir Surga (2017)
7. The Chronicles of Ghazi: Rise of The Ottomans
8. Khilafah (2015) - ditarik dari peredaran
9. Khilafah Remake
10. The Guardian of The Earth
Felix Siauw dikenal karena pandangannya yang konservatif dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk kritik terhadap demokrasi, kapitalisme, sosialisme, feminisme, dan sekularisme. Buku-bukunya sering kali menyuarakan pandangan-pandangannya yang berkaitan dengan politik Islam, sosial, dan perjuangan Islam di Indonesia.
Seiring dengan popularitasnya, Felix Siauw tidak lepas dari kontroversi. Salah satu yang paling terkenal adalah pernyataannya tentang swafoto pada tahun 2015, yang ia sebut sebagai gangguan jiwa. Hal ini menimbulkan reaksi keras dari masyarakat dan warganet. Selain itu, pada 2017, Felix juga mengkritik pemerintah Indonesia yang membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), yang menurutnya melemahkan Islam. Kritikan ini membuatnya mendapat perhatian luas, baik dari kalangan Islam konservatif maupun kalangan liberal.
Baru-baru ini, Ustaz Felix Siauw kembali menjadi sorotan setelah mengomentari sebuah podcast yang dibawakan oleh Deddy Corbuzier dengan menghadirkan Buya Arrazy. Dalam podcast tersebut, mereka membahas konflik Israel-Palestina, namun Ustaz Felix Siauw mengkritik bahwa fokus pembahasan lebih banyak terjebak pada masalah internal di Palestina, seperti perseteruan antara Fatah dan Hamas, serta soal donasi, dan bukan pada penjajahan yang dialami Palestina. Ia menyebutkan bahwa pembahasan dalam podcast tersebut tidak memberikan informasi yang berarti tentang isu utama yang seharusnya menjadi fokus, yaitu penjajahan Israel terhadap Palestina.
Selain dikenal karena dakwahnya yang tegas dan konten-konten edukatif di media sosial, Felix Siauw juga turut berperan dalam membimbing Steven Wongso, seorang tokoh terkenal, dalam proses mualaf. Dengan pengaruhnya yang kian meluas, Felix tidak hanya menjadi seorang penceramah , tetapi juga seorang pembimbing spiritual yang membimbing banyak individu menuju jalan Islam.
Keberadaannya di dunia maya maupun di dunia nyata terus menginspirasi banyak orang untuk lebih memahami ajaran Islam dengan perspektif yang lebih mendalam..
Biodata Felix Siauw
Felix Yanwar Siauw , atau yang dikenal dengan nama Felix Siauw, lahir pada 31 Januari 1984 di Palembang, Sumatera Selatan. Ia berasal dari keluarga Katolik Tionghoa-Indonesia. Namun, perjalanan spiritualnya membawa Felix Siauw untuk memeluk Islam pada usia 18 tahun, tepatnya pada tahun 2002. Perjalanan spiritualnya dimulai sejak ia merasakan adanya ketidakpuasan dengan keyakinannya sebagai seorang Katolik, dan ia akhirnya menemukan kedamaian dalam ajaran Islam. Ia memutuskan untuk menjadi mualaf setelah bertemu dengan seorang aktivis Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), yang mengajaknya mengenal lebih jauh ajaran Islam.Sebelumnya, Felix sempat meragukan keyakinannya sejak masih remaja. Ia bahkan sempat menganggap agama sebagai sesuatu yang tidak masuk akal, yang kemudian membawanya memilih jalan ateisme sebelum akhirnya kembali menemukan keyakinannya dalam Islam.
Saat itu, Felix Siauw sedang menempuh pendidikan di Institut Pertanian Bogor (IPB), di mana ia bertemu dengan seorang pendakwah yang mengenalkan Al-Qur'an kepadanya. Setelah mempelajari lebih dalam, Felix Siauw merasa bahwa Islam memberikan jawaban atas berbagai pertanyaan yang selama ini ia rasakan. Keputusannya untuk memeluk Islam pun mendapat dukungan dari orang tua, meskipun ia harus menghadapi banyak tantangan, termasuk kesulitan dalam mencari pekerjaan setelah menjadi mualaf.
Karier dan Karya-Karya Ustadz Felix Siauw
Setelah memutuskan untuk memeluk Islam, Felix Siauw mulai berkarier sebagai seorang pendakwah. Ia sering mengisi kajian-kajian Islam di berbagai tempat, mulai dari masjid, sekolah, hingga perkantoran. Melalui media sosialnya, ia juga aktif membuat konten dakwah yang mendapat perhatian banyak orang. Kini, ia memiliki lebih dari 3 juta pengikut di Instagram dan Twitter, serta dikenal sebagai salah satu influencer Islam di Indonesia.Felix Siauw juga dikenal sebagai penulis produktif. Buku-bukunya banyak mengangkat tema seputar ajaran Islam dan juga pemikiran-pemikiran yang terinspirasi dari afiliasinya dengan Hizbut Tahrir Indonesia. Beberapa karya terkenal yang telah diterbitkan antara lain:
1. Beyond The Inspiration (2010)
2. Muhammad Al-Fatih 1453 (2013)
3. How To Master Your Habits (2012)
4. Udah Putusin Aja (2013)
5. Yuk Berhijab (2013)
6. Wanita Berkarir Surga (2017)
7. The Chronicles of Ghazi: Rise of The Ottomans
8. Khilafah (2015) - ditarik dari peredaran
9. Khilafah Remake
10. The Guardian of The Earth
Felix Siauw dikenal karena pandangannya yang konservatif dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk kritik terhadap demokrasi, kapitalisme, sosialisme, feminisme, dan sekularisme. Buku-bukunya sering kali menyuarakan pandangan-pandangannya yang berkaitan dengan politik Islam, sosial, dan perjuangan Islam di Indonesia.
Seiring dengan popularitasnya, Felix Siauw tidak lepas dari kontroversi. Salah satu yang paling terkenal adalah pernyataannya tentang swafoto pada tahun 2015, yang ia sebut sebagai gangguan jiwa. Hal ini menimbulkan reaksi keras dari masyarakat dan warganet. Selain itu, pada 2017, Felix juga mengkritik pemerintah Indonesia yang membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), yang menurutnya melemahkan Islam. Kritikan ini membuatnya mendapat perhatian luas, baik dari kalangan Islam konservatif maupun kalangan liberal.
Baru-baru ini, Ustaz Felix Siauw kembali menjadi sorotan setelah mengomentari sebuah podcast yang dibawakan oleh Deddy Corbuzier dengan menghadirkan Buya Arrazy. Dalam podcast tersebut, mereka membahas konflik Israel-Palestina, namun Ustaz Felix Siauw mengkritik bahwa fokus pembahasan lebih banyak terjebak pada masalah internal di Palestina, seperti perseteruan antara Fatah dan Hamas, serta soal donasi, dan bukan pada penjajahan yang dialami Palestina. Ia menyebutkan bahwa pembahasan dalam podcast tersebut tidak memberikan informasi yang berarti tentang isu utama yang seharusnya menjadi fokus, yaitu penjajahan Israel terhadap Palestina.
Lihat Juga :