Bersikap Positif dalam Hidup, Itu Sunnah Lho!
Rabu, 25 Juni 2025 - 12:36 WIB
loading...
A
A
A
"Jika ia berprasangka baik kepada-Ku, maka itu adalah untuk kebaikannya, dan jika ia berprasangka buruk kepada-Ku, maka itu adalah untuk kerugiannya".
Harapan yang dimaksud di sini adalah untuk dunia ini dan akhirat. Pikiran yang baik akan menuntun pada tindakan yang baik dan harapan yang baik akan menuntun pada pekerjaan yang produktif.
Ketika kita ingin memegang teguh sebuah ide baru, kita tidak ingin merusaknya dengan terlalu banyak berpikir, membedahnya, dan mengkualifikasinya dengan pengecualian.
Jika kita melakukan itu, ide itu akan hilang dan mati. Begitu ide itu tertanam kuat dalam pikiran, akan lebih mudah untuk memodifikasinya dan memperbaikinya.
Baca juga: Tafsir Surat Al Baqarah Ayat 155-156 yang Membuat dr Richard Lee Mualaf, Isinya tentang Ujian dan Kesabaran
"Ketika Anda memohon kepada Tuhan, Anda harus yakin bahwa Dia akan menjawabnya". (HR At-Tirmidzi)
Artinya adalah bahwa ketika kita memohon kepada Tuhan dalam doa, kita harus tahu dalam hati kita bahwa Dia akan menjawab kita.
Kita seharusnya tidak memohon dengan sikap bereksperimen atau dengan perasaan ragu dan skeptis.
`Umar bin Khattab biasa berkata: "Saya tidak khawatir tentang doa saya yang akan dijawab, tetapi tentang apa yang akan saya doakan, karena jika saya berdoa untuk sesuatu, jawabannya akan menyertainya."
Ini adalah di antara banyak kata-kata `Umar yang penuh inspirasi. Dia tidak hanya mengacu pada keputusan untuk mengatakan apa yang akan dikatakan dalam permohonannya, yang merupakan perhatian yang baik dan diberkati; dia berbicara tentang sesuatu yang lebih mendalam: perlunya hati dan pikiran kita untuk memiliki kepercayaan penuh kepada Tuhan dan janji-Nya.
Allah SWT berfirman:
Wa qoola Rabbukumud 'uuniii astajib lakum; innal laziina yastakbiruuna an 'ibaadatii sa yadkhuluuna jahannama daakhiriin
"Berdoalah kepada-Ku, Aku akan mengabulkanmu....." ( QS Al Ghafir:60)
Dan Allah SWT berfirman:
Harapan yang dimaksud di sini adalah untuk dunia ini dan akhirat. Pikiran yang baik akan menuntun pada tindakan yang baik dan harapan yang baik akan menuntun pada pekerjaan yang produktif.
Ketika kita ingin memegang teguh sebuah ide baru, kita tidak ingin merusaknya dengan terlalu banyak berpikir, membedahnya, dan mengkualifikasinya dengan pengecualian.
Jika kita melakukan itu, ide itu akan hilang dan mati. Begitu ide itu tertanam kuat dalam pikiran, akan lebih mudah untuk memodifikasinya dan memperbaikinya.
Baca juga: Tafsir Surat Al Baqarah Ayat 155-156 yang Membuat dr Richard Lee Mualaf, Isinya tentang Ujian dan Kesabaran
Berpikir Baik tentang Allah SWT
Dalam hadis Nabi Muhammad SAW bersabda:"Ketika Anda memohon kepada Tuhan, Anda harus yakin bahwa Dia akan menjawabnya". (HR At-Tirmidzi)
Artinya adalah bahwa ketika kita memohon kepada Tuhan dalam doa, kita harus tahu dalam hati kita bahwa Dia akan menjawab kita.
Kita seharusnya tidak memohon dengan sikap bereksperimen atau dengan perasaan ragu dan skeptis.
`Umar bin Khattab biasa berkata: "Saya tidak khawatir tentang doa saya yang akan dijawab, tetapi tentang apa yang akan saya doakan, karena jika saya berdoa untuk sesuatu, jawabannya akan menyertainya."
Ini adalah di antara banyak kata-kata `Umar yang penuh inspirasi. Dia tidak hanya mengacu pada keputusan untuk mengatakan apa yang akan dikatakan dalam permohonannya, yang merupakan perhatian yang baik dan diberkati; dia berbicara tentang sesuatu yang lebih mendalam: perlunya hati dan pikiran kita untuk memiliki kepercayaan penuh kepada Tuhan dan janji-Nya.
Allah SWT berfirman:
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادۡعُوۡنِىۡۤ اَسۡتَجِبۡ لَـكُمۡؕ اِنَّ الَّذِيۡنَ يَسۡتَكۡبِرُوۡنَ عَنۡ عِبَادَتِىۡ سَيَدۡخُلُوۡنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيۡنَ
Wa qoola Rabbukumud 'uuniii astajib lakum; innal laziina yastakbiruuna an 'ibaadatii sa yadkhuluuna jahannama daakhiriin
"Berdoalah kepada-Ku, Aku akan mengabulkanmu....." ( QS Al Ghafir:60)
Dan Allah SWT berfirman:
Lihat Juga :