Surat Al-Ashr : Bacaan, Arti, dan Keutamaannya yang Luar Biasa

Sabtu, 31 Mei 2025 - 10:38 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Sehari di Langit, Seribu Tahun di Bumi Ternyata Bukan Mitos Belaka

Meskipun ia berlimpah harta, keturunan dan menjulang tinggi kedudukannya. Kecuali mereka yang mempunyai 4 kriteria yang disebutkan Allah Ta'ala dalam Surat Al-Ashr. Kriteria itu adalah :

1. Iman

Yaitu iman yang tidak dinodai dengan keraguan. Ini mencakup semua hal yang bisa mendekatkan dirinya kepada Allâh Subhanahu wa Ta’ala. Iman yang berupa aqidah yang shahih dan ilmu yang bermanfaat. Iman ini bukan sekadar membenarkan saja. Namun harus disertai dengan sikap menerima dan tunduk.

2. Amal shalih

Yaitu semua ucapan atau perbuatan yang mendekatkannya kepada Allâh Subhanahu wa Ta’ala. Misalnya, shalat, zakat, bakti pada dua orang tua, menyambung silaturahim dan lainnya.

Namun amal shalih harus memenuhi dua syarat, yaitu, ikhlas karena Allâh Subhanahu wa Ta’ala dan ittibâ’ mengikuti tuntunan Nabi Muhammad Shallalahu 'alahi wa sallam. Bila salah satunya tidak terpenuhi, maka amal pun tidak diterima Allâh .

3. Saling berwasiat untuk mengikuti kebenaran

Satu sama lain nasihat-menasihati untuk melakukan kebaikan, dan memotivasi sesama untuk merealisasikannya. Ini artinya ia berupaya untuk keshalihan dirinya dan juga keshalihan orang lain.

4. Saling berwasiat untuk bersabar

Yaitu saling menasihati untuk bersabar dalam melakukan perintah Allâh Subhanahu wa Ta’ala , bersabar dalam meninggalkan larangan-Nya, serta bersabar dalam menanggung ketentuan takdir Allâh Subhanahu wa Ta’ala.

Allâh Subhanahu wa Ta’ala menjelaskan sebab dari hal tersebut dalam firman-Nya:

كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ


Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allâh. (QS Âli Imrân : 110).

Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga telah mengingatkan pentingnya memanfaatkan waktu, sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut ini:

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنْ النَّاسِ الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ


Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu anhuma, dia berkata: Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Dua kenikmatan, kebanyakan manusia tertipu pada keduanya, (yaitu) kesehatan dan waktu luang”. (HR Bukhari).

Hadis yang mulia ini memberitakan bahwa waktu luang adalah nikmat yang besar dari Allâh Ta’ala, tetapi banyak manusia tertipu dan mendapatkan kerugian terhadap nikmat ini. Wallahu'alam

Baca juga: Keistimewaan Surat Al-'Ashr, Isinya Singkat Tapi Fadhilahnya Dahsyat
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Rekomendasi
Lagi-lagi Batu Berbentuk...
Lagi-lagi Batu Berbentuk Ular Raksasa Tiba-tiba Muncul di Sungai
Lebih Dulu Zigot atau...
Lebih Dulu Zigot atau Embrio? Perspektif Al-Quran dan Sains Modern
Bukan Soal Dajjal, Ini...
Bukan Soal Dajjal, Ini Jawaban Ilmiah Terbaru Penyebab Sungai Efrat Mengering
Artikel Terkini
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Kumpulan Doa Menghadapi...
Kumpulan Doa Menghadapi Fitnah Akhir Zaman, Kaum Muslim Wajib Tahu
Pesugihan untuk Cepat...
Pesugihan untuk Cepat Kaya, Benarkah Bisa Mendatangkan Rezeki? Ini Penjelasan Islam
Pejabat yang Menyesal...
Pejabat yang Menyesal di Hari Kiamat, Siapa Saja Mereka?
Bolehkah Mengejar Jabatan...
Bolehkah Mengejar Jabatan dalam Islam? Ini Penjelasan Hadis dan Kisah Nabi Yusuf AS
Fitnah Kekuasaan: Bahaya...
Fitnah Kekuasaan: Bahaya Jabatan, Mengejar Dunia yang Tiada Akhir
Infografis
5 Negara Muslim yang...
5 Negara Muslim yang Memiliki Sistem dan Tradisi Wajib Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved