Urutan Bacaan Salat Iduladha, Lengkap dari Niat sampai Salam

Kamis, 05 Juni 2025 - 05:15 WIB
loading...
Urutan Bacaan Salat...
Urutan bacaan salat Idul Adha penting diketahui, terlebih, besok umat Islam akan merayakan Hari Raya Iduladha. Foto ilustrasi/ist
A A A
Urutan bacaan salat Iduladha penting diketahui. Terlebih, kini sudah memasuki bulan Dzulhijjah dan tak lama lagi akan menyambut hari raya tersebut.

Teknis pelaksanaan salat Iduladha sama seperti salat Idulfitri, yakni terdiri dari 2 rakaat. Adapun rakaat pertama diawali dengan Takbirotul Ihrom ditambah 7 kali takbir. Lalu, di rakaat kedua diikuti lima kali takbir.

Lalu, bacaan apa saja yang nantinya dibaca saat mengerjakan salat Iduladha? Berikut panduannya yang bisa disimak.

Urutan Bacaan Salat Iduladha

1. Membaca Niat

-Bacaan niat salat Iduladha sendiri

اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى


Latin: Ushalli sunnatan li Idil Adha rak'atayni adā'an lillāhi ta'ālā.

Arti: "Aku niat salat sunnah Idul Adha dua rakaat karena Allah Ta'ala."

-Bacaan niat salat Iduladha berjamaah sebagai imam

أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلهِ تَعَــــالَى


Latin: Usholli rak'ataini sunnatan ai'idil Adha imaman lillahi ta'ala.

Arti: "Aku niat salat sunnah Idul Adha dua rakaat menjadi imam karena Allah ta'ala."

-Bacaan niat salat Iduladha berjamaah sebagai makmum

أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَــــالَى


Latin: Usholli rak'ataini sunnatan ai'idil Adha ma'muman lillahi ta'ala

Arti: "Aku niat salat sunnah Idul Adha dua rakaat menjadi makmum karena Allah ta'ala."

2. Takbiratul Ihram

Bacaan takbiratul ihram sebagaimana salat pada umumnya.

اللَّهُ أَكْبَرُ


Latin: Allahu akbar

Artinya: "Allah Mahabesar."

3. Membaca Doa Iftitah

اَللهُ اَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا. اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْاَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلّهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ. لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَلِكَ اُمِرْتُ وَاَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ


Latin: Allaahu akbar kabiraa walhamdulillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukratan wa'ashiilaa. Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifan musliman wa maa anaa minal musyrikiin. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil 'aalamiin. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin.

Artinya: "Allah Maha Besar lagi sempurna kebesaran-Nya, segala puji hanya kepunyaan Allah. Maha Suci Allah pagi dan petang. Sesungguhnya aku hadapkan wajahku (hatiku) kepada Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan menyerahkan diri, dan aku bukanlah dari golongan kaum musyrikin. Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah Tuhan Semesta Alam, yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dengan yang demikian itulah aku diperintahkan untuk tidak menyekutukan-Nya. Dan aku adalah termasuk orang-orang muslim."

Baca juga: Rukun Salat Iduladha dan Tata Cara Pelaksanaannya, Yuk Simak!

4. Takbir 7 Kali di Rakaat Pertama

Saat memasuki rakaat pertama, di antara tujuh takbir itu, kita bisa membaca doa berikut:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ


Latin: Subhanallah, walhamdulillah, walaa ilaaha illallah wallahu akbar

Artinya: "Mahasuci Allah, segala puji bagi-Nya, tiada tuhan selain Allah, Allah Mahabesar."

5. Membaca Surah Al-Fatihah

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ ١ اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ ٢ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ ٣ مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ ٤ اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ ٥ اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَۙ ٦ صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ ࣖ ٧


Latin: Bismillahir-raḥmanir-raḥim al-ḥamdu lillāhi rabbil-'alamin ar-raḥmanir-raḥīm māliki yaumid-dīn iyyāka na'budu wa iyyāka nasta'īn ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm ṣirāṭallażīna an'amta 'alaihim gairil-magḍụbi 'alaihim wa laḍ-ḍāllīn

Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Pemilik hari Pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan. Bimbinglah kami ke jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) orang-orang yang sesat."

6. Membaca Surah Al-Qur'an

Setelah menyelesaikan surat Al-Fatihah, imam membaca salah satu surat lain. Biasanya, ada yang memilih surah Qaf pada rakaat pertama dan surat Al Qamar pada rakaat kedua.

Namun, ada juga yang membaca surah Al A'laa pada raka'at pertama dan surat Al Ghasiyah pada rakaat kedua. Tidak ada ketentuan pasti mengenai nama surat yang harus dibaca.

7. Melanjutkan Gerakan Seperti Salat Biasa

Setelah membaca surat pendek dalam Al-Qur'an, gerakannya dilanjutkan persis seperti sholat biasa. Dari rukuk, itidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, sujud kedua, dan berdiri untuk mengerjakan rakaat kedua.

Nah, memasuki rakaat kedua, takbirnya hanya lima kali. Kemudian, sama seperti di atas, dilanjut membaca Al-Fatihah, surat pendek dalam Al-Qur'an, ruku, itidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, sujud kedua, duduk tasyahud akhir hingga diakhiri salam.

Demikian ulasan mengenai urutan bacaan salat Idul adha yang bisa diketahui. Semoga bermanfaat. Wallahu A’lam.

Baca juga: 5 Amalan Sunnah Bagi Muslimah Menjelang Salat Iduladha
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Menjaga Kemabruran Haji:...
Menjaga Kemabruran Haji: Inilah Amalan setelah Pulang dari Tanah Suci
Siapakah yang Berhak...
Siapakah yang Berhak Mendapat Gelar Haji Mabrur?
Mengenal Tanda Haji...
Mengenal Tanda Haji Mabrur Beserta Dalil Lengkapnya
Hari Tasyrik, Hari untuk...
Hari Tasyrik, Hari untuk Menikmati Makanan dan dan Minuman
Amalan-amalan di Hari...
Amalan-amalan di Hari Tasyrik, Simak Penjelasannya di Sini!
Hari Tasyrik dan Larangan...
Hari Tasyrik dan Larangan Berpuasa, Ini Hikmah yang Jarang Diketahui
Rekomendasi
Struktur Zig-Zag Ditemukan...
Struktur Zig-Zag Ditemukan di Medan Magnet Bumi
Ilmuwan Pastikan Gelombang...
Ilmuwan Pastikan Gelombang Ombak Raksasa Bisa Lebih Sering Terjadi
Kebakaran Hutan di Yunani...
Kebakaran Hutan di Yunani Terus Meluas Akibat Cuaca Panas
Artikel Terkini
Apa Itu Khodam? Begini...
Apa Itu Khodam? Begini Penjelasan Khodam dalam Islam, Benarkah Ada Pendamping Gaib?
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Kumpulan Doa Menghadapi...
Kumpulan Doa Menghadapi Fitnah Akhir Zaman, Kaum Muslim Wajib Tahu
Pesugihan untuk Cepat...
Pesugihan untuk Cepat Kaya, Benarkah Bisa Mendatangkan Rezeki? Ini Penjelasan Islam
Pejabat yang Menyesal...
Pejabat yang Menyesal di Hari Kiamat, Siapa Saja Mereka?
Bolehkah Mengejar Jabatan...
Bolehkah Mengejar Jabatan dalam Islam? Ini Penjelasan Hadis dan Kisah Nabi Yusuf AS
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved