Memaknai Muharram, KH Ali Masykur Musa: Hijrah sebagai Transformasi Hidup
Jum'at, 27 Juni 2025 - 18:57 WIB
loading...
A
A
A
"Kedaulatan energi, khususnya listrik, adalah salah satu fondasi negara kuat. Negara yang memiliki ketahanan energi akan mampu menopang pertumbuhan industri dan kebutuhan rumah tangga," ujarnya.
Bangsa ini perlu memberdayakan potensi lokal, termasuk petani dan masyarakat desa, agar tidak terus bergantung pada impor dan sistem yang rapuh. "Ketahanan pangan itu penting. Kita harus berdayakan petani dan masyarakat desa. Negara yang tidak memiliki ketahanan pangan tidak akan menjadi besar. Itulah hijrahnya Indonesia: menuju kedaulatan energi dan kemandirian pangan," tambahnya.
Generasi Muda Penggerak Hijrah
KH Ali Masykur Musa juga mengajak generasi muda Muslim, khususnya generasi (gen) Z, untuk mengambil peran penting dalam transformasi bangsa. Menurutnya, anak muda perlu menguasai kompetensi digital sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman dan sosial.
"Saya mengajak generasi muda Islam—khususnya Gen Z—untuk berani ambil peran dalam dunia bisnis. Karena dari ekonomi yang kuat, kita bisa berzakat, bersedekah, dan berkontribusi sosial," ucapnya. Baca juga: KH Ali Masykur Musa Umumkan Keabsahan JATMAN 2024-2029 usai Temui Menkum Supratman
Ia mencontohkan sosok Sayyidina Ali RA sebagai figur pemuda Muslim yang unggul secara intelektual dan spiritual, menjadi simbol dari generasi muda yang ideal.
Menutup pesannya, KH Ali Masykur Musa menyampaikan dua harapan utama, yaitu ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama Muslim) dan ukhuwah Wathaniyah (persatuan dalam kebangsaan). Menurutnya, umat Islam harus menjadi pelaku aktif dalam persaingan global dengan bekal ilmu, profesionalitas, dan ketakwaan.
"Umat Islam harus mengambil peran dalam persaingan global, dengan ilmu, profesionalitas, produktivitas, dan tentu keimanan serta spiritualitas yang mendalam," tandasnya.
Bangsa ini perlu memberdayakan potensi lokal, termasuk petani dan masyarakat desa, agar tidak terus bergantung pada impor dan sistem yang rapuh. "Ketahanan pangan itu penting. Kita harus berdayakan petani dan masyarakat desa. Negara yang tidak memiliki ketahanan pangan tidak akan menjadi besar. Itulah hijrahnya Indonesia: menuju kedaulatan energi dan kemandirian pangan," tambahnya.
Generasi Muda Penggerak Hijrah
KH Ali Masykur Musa juga mengajak generasi muda Muslim, khususnya generasi (gen) Z, untuk mengambil peran penting dalam transformasi bangsa. Menurutnya, anak muda perlu menguasai kompetensi digital sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman dan sosial.
"Saya mengajak generasi muda Islam—khususnya Gen Z—untuk berani ambil peran dalam dunia bisnis. Karena dari ekonomi yang kuat, kita bisa berzakat, bersedekah, dan berkontribusi sosial," ucapnya. Baca juga: KH Ali Masykur Musa Umumkan Keabsahan JATMAN 2024-2029 usai Temui Menkum Supratman
Ia mencontohkan sosok Sayyidina Ali RA sebagai figur pemuda Muslim yang unggul secara intelektual dan spiritual, menjadi simbol dari generasi muda yang ideal.
Menutup pesannya, KH Ali Masykur Musa menyampaikan dua harapan utama, yaitu ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama Muslim) dan ukhuwah Wathaniyah (persatuan dalam kebangsaan). Menurutnya, umat Islam harus menjadi pelaku aktif dalam persaingan global dengan bekal ilmu, profesionalitas, dan ketakwaan.
"Umat Islam harus mengambil peran dalam persaingan global, dengan ilmu, profesionalitas, produktivitas, dan tentu keimanan serta spiritualitas yang mendalam," tandasnya.
(poe)
Lihat Juga :