Menag Nasaruddin Umar Ajak Rawat Kerukunan Lewat Pendekatan Humanis

Senin, 30 Juni 2025 - 09:33 WIB
loading...
Menag Nasaruddin Umar...
Menag Nasaruddin Umar Ajak Rawat Kerukunan Lewat Pendekatan Humanis/Kemenag
A A A
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya pendekatan yang ramah dan humanis dalam kehidupan beragama. Menurutnya, masyarakat yang aktif menjalankan ajaran agama lebih baik dibanding masyarakat yang sama sekali tidak menjunjung nilai-nilai spiritual.

“Lebih baik orang itu aktif beragama, daripada kebalikan agama yang dilakukan. Karena kalau kebalikan agama yang dilakukan, ya membohong, garong, dan segala macam. Mana yang lebih baik? Ya lebih baik kita pelihara orang yang aktif pergi beribadah,” ujar Menag Nasaruddin Umar saat memberikan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag Jambi, di Asrama Haji Jambi, Minggu (29/6/2025).

Baca Juga: Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Alasannya

Pada kesempatan tersebut Menag juga melantik pengurus Ittihadul Persaudaraan Imam Masjid (IPIM), melakukan pengukuhan pemuda dan perempuan lintas agama, serta menyaksikan deklarasi kerukunan tokoh lintas agama Provinsi Jambi.

Disampaikan Menag bahwa masyarakat Indonesia tidak boleh saling mencurigai hanya karena berbeda agama atau cara beragama. Menurutnya, pemaksaan tafsir hanya akan melahirkan konflik. “Jangan membenci agama, jangan membenci orang beragama, jangan sentimen terhadap umat beragama,” imbuhnya.

Menag kemudian mencontohkan sikap Rasulullah SAW yang sangat inklusif terhadap pemeluk agama lain. Bahkan, lanjut Nasaruddin, Rasulullah pernah mempersilakan sekelompok tokoh lintas agama, termasuk dari Kristen Ortodoks dan Zoroaster, untuk beribadah di dalam masjid Nabawi. “Karena di Madinah waktu itu tidak ada rumah ibadah lain selain masjid, maka Rasulullah mempersilakan mereka melakukan kebaktian di dalam masjid. Ini menunjukkan kelapangan hati seorang pemimpin agama,” jelasnya.

Toleransi dalam konteks inilah, kata Nasaruddin, yang mesti diwarisi oleh pemuka agama masa kini. Ia mengingatkan bahwa umat beragama justru berperan penting dalam menurunkan angka kejahatan.

“Kalau semua umat beragama menjalankan agamanya dengan taat, maka tidak ada kejahatan. Semua agama melarang pembunuhan, pencurian, penculikan. Tidak ada agama yang membenarkan itu,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Menag juga menyoroti pentingnya imam masjid memahami perannya secara luas. Ia menjelaskan bahwa kata “imam” berasal dari akar kata yang bermakna cinta kasih dan visi ke depan. “Tidak bisa disebut imam kalau tidak punya wibawa. Imam adalah tokoh masyarakat, tidak cukup hanya pintar mengaji, tetapi juga harus konsisten akhlaknya,” terangnya.

Lebih jauh, Menag menjelaskan fungsi masjid yang sejak awal berdirinya telah menjadi pusat pemberdayaan umat. “Masjid Nabi itu bukan hanya tempat salat. Ia adalah sekretariat negara, rumah sakit, lembaga pendidikan, balai pertemuan, bahkan tempat kesenian dan keterampilan. Ini sejarahnya jelas, dan kita harus menghidupkan kembali fungsi strategis masjid seperti itu,” pungkasnya.

Menag juga melakukan penanaman Pohon Bodhi di lingkungan Asrama Haji Jambi. Pohon Bodhi adalah salah satu simbol dalam agama Buddha. Turut hadir Gubernur Jambi Al Haris, Staf Khusus Menteri Agama Ismail Cawidu, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Muhammad Zain, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jambi, dan para pejabat di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi.
(aww)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Kemenag Siapkan Beasiswa...
Kemenag Siapkan Beasiswa Sarjana PJJ untuk Guru Ngaji
Menag Nasaruddin Umar:...
Menag Nasaruddin Umar: NU Mampu Menjembatani Peradaban Timur dan Barat
1 Ramadan 1447 Hijriah...
1 Ramadan 1447 Hijriah Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026, Begini Penjelasan Menag
BREAKING NEWS! Pemerintah...
BREAKING NEWS! Pemerintah Tetapkan Awal Ramadan 1447 H pada Kamis, 19 Februari 2026
Rekomendasi
Terdengar Suara seperti...
Terdengar Suara seperti Jeritan dari Neraka, Rusia Tutup Lubang Terdalam
4 Fenomena Gaib yang...
4 Fenomena Gaib yang Belum Bisa Dijelaskan secara Sains, Nomor Terakhir Sangat Populer
Teliti Tempat Nabi Musa...
Teliti Tempat Nabi Musa Membelah Lautan, Fakta di Luar Nalar Ini Terungkap
Artikel Terkini
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia Bangun Islamic Centre Pertama dan Terbesar di Melbourne dari Eks Kantor Polisi
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah yang dijadikan Kiblat Salat? Simak Penjelasannya di Sini!
Salat Mengarah Kiblat...
Salat Mengarah Kiblat Perintah Langsung dalam Al-Qur'an, Ini Ayat-ayatnya!
Ketika Salah Kiblat,...
Ketika Salah Kiblat, Salatnya Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Lengkap Beserta Dalilnya
Mengapa Salat Harus...
Mengapa Salat Harus Menghadap Kiblat? Ini 7 Hikmah dan Makna Mendalamnya
Infografis
7 Ilmuwan Islam Paling...
7 Ilmuwan Islam Paling Berpengaruh Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved