Menag Nasaruddin Umar: NU Mampu Menjembatani Peradaban Timur dan Barat

Senin, 20 April 2026 - 15:06 WIB
loading...
Menag Nasaruddin Umar:...
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menegaskan bahwa kekuatan utama Nahdlatul Ulama (NU) terletak pada watak moderatnya yang mampu menjembatani peradaban Timur dan Barat. Menag menyatakan hal itu usai acara halal bihalal PB IKA PMII, Ahad 19 April 2026. F
A A A
JAKARTA — Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menegaskan bahwa kekuatan utama Nahdlatul Ulama (NU) terletak pada watak moderatnya yang mampu menjembatani peradaban Timur dan Barat.

Hal tersebut disampaikan dalam momentum Halal Bihalal PB IKA PMII yang menjadi ajang konsolidasi strategis alumni dalam membaca arah kepemimpinan NU ke depan.

“Wajar jika Alumni PMII membahas dan mempersiapkan kepemimpinan NU ke depan, karena keduanya memiliki hubungan historis yang sangat dekat. NU dikenal sebagai paham yang tidak kekiri atau kekanan, tapi di tengah-tengah. Pemahaman wasathiyah inilah yang membuat NU diterima di Timur dan di Barat,” ujar Menag dalam keterangan persnya yang diterima Sindonews.

Pernyataan ini menegaskan posisi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) sebagai salah satu rahim kaderisasi strategis NU. Secara historis dan ideologis, PMII tidak hanya menjadi basis reproduksi kepemimpinan, tetapi juga ruang dialektika intelektual yang menjaga kesinambungan nilai-nilai keislaman moderat ala Ahlussunnah wal Jamaah.

Baca juga: Hukum Menganiaya Diri Sendiri Dalam Islam, Simak Jangan Sampai Keliru!



Dalam perspektif yang lebih luas, kepemimpinan Nasaruddin Umar mencerminkan model kepemimpinan intelektual yang mengakar sekaligus progresif. Kepemimpinan intelektual NU hari ini menuntut integrasi antara kapasitas keilmuan, pengalaman birokrasi, dan kedalaman spiritual. Nasaruddin Umar hadir sebagai figur yang mampu menjembatani ketiganya—berangkat dari tradisi keulamaan, menguat dalam akademik, dan matang dalam tata kelola pemerintahan.

Salah satu capaian konkret yang menegaskan orientasi global tersebut adalah pengembangan program Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI). Program ini tidak hanya mencetak ulama dengan basis keilmuan yang kokoh, tetapi juga berwawasan internasional melalui kemitraan strategis dengan institusi global seperti Universitas Al-Azhar di Mesir, University of California Riverside (UCR), dan Hartford International University (HIU) di Amerika Serikat.

Langkah ini menjadi bukti konkret bahwa narasi Islam moderat Indonesia tidak hanya relevan secara domestik, tetapi juga memiliki daya tawar global. NU, melalui kepemimpinan yang adaptif dan inklusif, mampu tampil sebagai model Islam rahmatan lil ‘alamin yang dapat diterima lintas peradaban.

Sementara itu, Halal Bihalal PB IKA PMII yang dihadiri sejumlah tokoh nasional dan menteri menjadi ruang konsolidasi penting dalam memperkuat sinergi alumni. Forum ini tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum strategis dalam membaca arah kepemimpinan NU ke depan di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Dengan fondasi wasathiyah yang kokoh, jejaring kader yang kuat, serta kepemimpinan intelektual yang progresif, NU memiliki modal sosial dan kultural yang besar untuk terus memainkan peran strategis—baik di tingkat nasional maupun global.

Baca juga: Ayat-ayat Al Quran Tentang Aniaya dan Zalim Terhadap Diri Sendiri
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Escape: Jalan Para Nabi...
Escape: Jalan Para Nabi Membangun Peradaban Utama di Tengah Dunia yang Kacau
1 Ramadan 1447 Hijriah...
1 Ramadan 1447 Hijriah Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026, Begini Penjelasan Menag
Menag Sebut Hilal Masih...
Menag Sebut Hilal Masih Minus 2 Derajat, Awal Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari?
Awal Puasa Ramadan Berpotensi...
Awal Puasa Ramadan Berpotensi Berbeda, Menag Harap Tak Ada Perdebatan di Masyarakat
Awal Puasa 1447 H Tunggu...
Awal Puasa 1447 H Tunggu Sidang Isbat, Menag: Hilal Mustahil Terlihat
Menag: Sidang Isbat...
Menag: Sidang Isbat Tetap Jadi Mekanisme Resmi Pemerintah Tetapkan Awal Ramadan
Rekomendasi
Kisah Penemuan Struktur...
Kisah Penemuan Struktur Bangunan Peninggalan Candi Kerajaan Singasari di Masjid Tertua Malang Raya
Panas Ekstrem Berpotensi...
Panas Ekstrem Berpotensi Timbulkan Kanker Kulit
Mesir Temukan Minyak...
Mesir Temukan Minyak Baru di Gurun Barat
Artikel Terkini
Syarat Istithaah Sukses...
Syarat Istithaah Sukses Tekan Angka Jemaah Haji Indonesia Sakit Pascaarmuzna
Kunjungi Misi Haji di...
Kunjungi Misi Haji di Makkah, Wamenhaj Arab Saudi Puji Perubahan Radikal Sistem Haji Indonesia
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Cemas karena Ekonomi...
Cemas karena Ekonomi Terpuruk? Baca Doa Ini Bakda Ashar Hari Jumat, InsyaAllah Mustajab!
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
15.086 Jemaah Haji Reguler...
15.086 Jemaah Haji Reguler dan 7.547 Haji Khusus Telah Tiba di Indonesia
Infografis
10 Kota Israel Dihuni...
10 Kota Israel Dihuni Banyak Umat Islam, Ada yang 99% Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved