Sahkah Wudu Jika Masih Ada Make Up yang Menempel? Muslimah Wajib Tahu!
Kamis, 03 Juli 2025 - 10:32 WIB
loading...
Make up atau kosmetika terkadang memunculkan persoalan tersendiri bagi kaun muslimah, terutama ketika wudu untuk melaksanakan salat. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Make-up atau kosmetika terkadang memunculkan persoalan tersendiri bagi kaun muslimah. Terutama ketika wudu untuk melaksanakan salat. Ada pertanyaan apakah ketika muslimah berwudu, tapi make-up tidak hilang, sah kah wudunya?
Hakikat wudu adalah air wudu mengenai anggota tubuh tanpa terhalang. Sebab, membasahi badan yang tergolong anggota wudu saat berwudu, adalah kewajiban. Bahkan Rasulullah sampai pernah mengancam :
“Celaka atau lembah wail (di neraka jahanam) bagi para pemilik tumit yang tidak terkena air wudu. Sempurnakan wudu kalian!” (HR. Muslim)
Saat Nabi melihat seorang salat dengan kondisi ada bagian anggota wudu yang tidak terbasahi air, Nabi perintahkan orang tersebut mengulang wudu dan salatnya. Khalid bin Mi’dan menceritakan kisah ini yang beliau dapat dari sebagian istri-istri Nabi :
”Rasulullah pernah melihat seorang salat sedangkan di punggung kakinya ada bagian mengkilap karena tidak terbasuh air wudu, seukuran sekeping dirham. Lalu Nabi menyuruhnya mengulang kembali wudunya.” (HR. Imam Ahmad dan Abu Dawud)
Sedikit saja bagian wuhu tidak terkena air wudu, itu dapat membatalkan seluruh basuhan wudu , sehingga harus mengulang kembali wudu secara sempurna. Ini menunjukkan pentingnya memastikan semua anggota wudu terbasahi air wudu.
Bagaimana dengan make up waterproof atau tahan air? Menurut Ustadz Ahmad Anshori, Pengasuh PP. Hamalatul Quran, DIY, secara umum makeup wanita ada dua jenis :
Pertama, memiliki ketebalan dan membentuk lapisan.
Make-up jenis ini, harus dihilangkan sebelum berwudu. Karena menghalangi sampainya air ke anggota wudu. Jika tidak dihilangkan, maka wudhu tidak sah, dan terkena ancaman hadis di atas.
Contohnya seperti lipstik, bedak wajah yang tebal dll.
Kedua, tidak memiliki ketebalan dan tidak membentuk lapisan.
Makeup jenis ini tidak harus dihilangkan. Karena tidak mengandung lapisan atau ketebalan, yang menghalangi basahan air wudu. Contohnya makeup yang hanya berupa warna, seperti celak, pewarna kuku dll.
Syekh Abdulaziz Ibnu Baz-rahimahullah– menerangkan,
Jika make-up memiliki fisik (membentuk lapisan), menghalangi sampainya air ke anggota wudu, maka harus dihilangkan. Jika tidak memiliki fisik, jadi hanya sebatas warna, tidak memiliki ketebalan, maka tidak harus dihilangkan.
Namun jika make-up memiliki fisik, sehingga dapat menghalangi basahan air wudu, maka make up seperti ini wajib dihilangkan. Seperti make-up wajah atau lengan, jika mengandung zat lilin (membentuk lapisan), maka harus dihilangkan. Adapun kalau hanya sebatas warna tidak memiliki fisik dan ketebalan, tidak harus dihilangkan…
Dari kedua jenis makeup di atas, makeup waterproof tergolong yang mana? Dari namanya, terang Ustadz Anshori, muslimah bisa menangkap bahwa salah satu jenis make-up yang sekarang banyak diminati ini, tergolong jenis pertama. Waterproof artinya anti air. Ini jelas menunjukkan memiliki ketebalan dan lapisan. Sehingga harus dihilangkan saat hendak berwudu.
Baca juga: Perhatikan, Ini 4 Hal yang Dapat Membatalkan Wudu
Wallahu A'lam
Hakikat wudu adalah air wudu mengenai anggota tubuh tanpa terhalang. Sebab, membasahi badan yang tergolong anggota wudu saat berwudu, adalah kewajiban. Bahkan Rasulullah sampai pernah mengancam :
وَيْلٌ لِلْأَعْقَابِ مِنَ النَّارِ أَسْبِغُوا الْوُضُوءَ
“Celaka atau lembah wail (di neraka jahanam) bagi para pemilik tumit yang tidak terkena air wudu. Sempurnakan wudu kalian!” (HR. Muslim)
Saat Nabi melihat seorang salat dengan kondisi ada bagian anggota wudu yang tidak terbasahi air, Nabi perintahkan orang tersebut mengulang wudu dan salatnya. Khalid bin Mi’dan menceritakan kisah ini yang beliau dapat dari sebagian istri-istri Nabi :
أن رسول الله صلى الله عليه وسلم رأى رجلا يصلي وفي ظهر قدمه لمعه قدر الدرهم لم يصبها الماء فأمره رسول الله صلى الله عليه وسلم ” أن يعيد الوضوء “
”Rasulullah pernah melihat seorang salat sedangkan di punggung kakinya ada bagian mengkilap karena tidak terbasuh air wudu, seukuran sekeping dirham. Lalu Nabi menyuruhnya mengulang kembali wudunya.” (HR. Imam Ahmad dan Abu Dawud)
Sedikit saja bagian wuhu tidak terkena air wudu, itu dapat membatalkan seluruh basuhan wudu , sehingga harus mengulang kembali wudu secara sempurna. Ini menunjukkan pentingnya memastikan semua anggota wudu terbasahi air wudu.
Bagaimana dengan make up waterproof atau tahan air? Menurut Ustadz Ahmad Anshori, Pengasuh PP. Hamalatul Quran, DIY, secara umum makeup wanita ada dua jenis :
Pertama, memiliki ketebalan dan membentuk lapisan.
Make-up jenis ini, harus dihilangkan sebelum berwudu. Karena menghalangi sampainya air ke anggota wudu. Jika tidak dihilangkan, maka wudhu tidak sah, dan terkena ancaman hadis di atas.
Contohnya seperti lipstik, bedak wajah yang tebal dll.
Kedua, tidak memiliki ketebalan dan tidak membentuk lapisan.
Makeup jenis ini tidak harus dihilangkan. Karena tidak mengandung lapisan atau ketebalan, yang menghalangi basahan air wudu. Contohnya makeup yang hanya berupa warna, seperti celak, pewarna kuku dll.
Syekh Abdulaziz Ibnu Baz-rahimahullah– menerangkan,
إذا كان المكياج له جسم، يمنع الماء، يزال، وإن كان ليس له جسم بل هو مجرد صبغ، لا يكون له جرم، فلا يلزم إزالته، أما إذا كان له جسم يحصل له منع، يعني يمنع الماء، فهذا يجب أن يزال من الوجه، وهكذا من الذراع، إذا كان فيه شيء كالعجين يزال، أما إذا كان الشيء مجرد صبغ ليس له جسم ولا جرم، هذا ما تجب إزالته
Jika make-up memiliki fisik (membentuk lapisan), menghalangi sampainya air ke anggota wudu, maka harus dihilangkan. Jika tidak memiliki fisik, jadi hanya sebatas warna, tidak memiliki ketebalan, maka tidak harus dihilangkan.
Namun jika make-up memiliki fisik, sehingga dapat menghalangi basahan air wudu, maka make up seperti ini wajib dihilangkan. Seperti make-up wajah atau lengan, jika mengandung zat lilin (membentuk lapisan), maka harus dihilangkan. Adapun kalau hanya sebatas warna tidak memiliki fisik dan ketebalan, tidak harus dihilangkan…
Dari kedua jenis makeup di atas, makeup waterproof tergolong yang mana? Dari namanya, terang Ustadz Anshori, muslimah bisa menangkap bahwa salah satu jenis make-up yang sekarang banyak diminati ini, tergolong jenis pertama. Waterproof artinya anti air. Ini jelas menunjukkan memiliki ketebalan dan lapisan. Sehingga harus dihilangkan saat hendak berwudu.
Baca juga: Perhatikan, Ini 4 Hal yang Dapat Membatalkan Wudu
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :