Ayu Aida Persembahkan Seberkah Al Aqsa Sesuci Ka'bah: Sebuah Mahakarya untuk Palestina dan Umat Muslim
Jum'at, 04 Juli 2025 - 20:55 WIB
loading...
A
A
A
Seberkah Al Aqsa Sesuci Ka’bah: Suara Hati Seorang Pejuang
Buku Seberkah Al Aqsa Sesuci Ka’bah bukan sekadar bacaan. Ini adalah _testimoni spiritual, kisah nyata dari penulis yang hidup berdampingan dengan penderitaan Palestina.
Ditulis dengan hati yang terluka, namun penuh cahaya, buku ini menembus batas negara, waktu, dan bahasa.
Dia tidak sedang menyusun teori, tetapi menuliskan apa yang ia saksikan dan perjuangkan sendiri.
“Buku ini adalah bentuk cinta saya kepada Palestina, dan bentuk syukur saya kepada Allah. Saya ingin semua orang tahu, bahwa kita bisa berdagang sekaligus berjihad, kita bisa membantu tanpa harus menunggu kaya. Karena sejatinya, keberkahan adalah tujuan sejati dari kekayaan.”* ujar Ayu Aida dalam keterangan kepada Sindo, belum lama ini.
Ayu Aida telah membuktikan bahwa kekuatan seorang perempuan bukan hanya pada ide, tetapi pada implementasi. Ia telah membangun masjid untuk orang tuanya yang telah wafat, membangunkan rumah untuk saudaranya, membiayai umrah banyak orang, dan terus membantu siapa saja yang membutuhkan. Semua ini ia lakukan dengan harta dari bisnis yang halal, penuh berkah, dan tanpa riba.
Rilisnya buku “Seberkah Al Aqsa Sesuci Ka’bah” menjadi momen penting, tidak hanya dalam perjalanan kepenulisan Ayu Aida, tetapi juga dalam pergerakan dakwah dan ekonomi umat. Buku ini kini tersedia dan siap menjadi bacaan wajib bagi siapa pun yang ingin menjalani hidup dengan prinsip, keberanian, dan cinta kepada Allah dan umat manusia.
Ayu Aida pun berpesan pada pembaca dalam buku ini untuk jangan takut untuk hidup berbeda.
“Tak apa dicaci saat membela kebenaran. Karena rezeki, keberkahan, dan pertolongan, datangnya bukan dari manusia, tetapi dari Allah,” tutupnya.
Buku Seberkah Al Aqsa Sesuci Ka’bah bukan sekadar bacaan. Ini adalah _testimoni spiritual, kisah nyata dari penulis yang hidup berdampingan dengan penderitaan Palestina.
Ditulis dengan hati yang terluka, namun penuh cahaya, buku ini menembus batas negara, waktu, dan bahasa.
Dia tidak sedang menyusun teori, tetapi menuliskan apa yang ia saksikan dan perjuangkan sendiri.
“Buku ini adalah bentuk cinta saya kepada Palestina, dan bentuk syukur saya kepada Allah. Saya ingin semua orang tahu, bahwa kita bisa berdagang sekaligus berjihad, kita bisa membantu tanpa harus menunggu kaya. Karena sejatinya, keberkahan adalah tujuan sejati dari kekayaan.”* ujar Ayu Aida dalam keterangan kepada Sindo, belum lama ini.
Ayu Aida telah membuktikan bahwa kekuatan seorang perempuan bukan hanya pada ide, tetapi pada implementasi. Ia telah membangun masjid untuk orang tuanya yang telah wafat, membangunkan rumah untuk saudaranya, membiayai umrah banyak orang, dan terus membantu siapa saja yang membutuhkan. Semua ini ia lakukan dengan harta dari bisnis yang halal, penuh berkah, dan tanpa riba.
Rilisnya buku “Seberkah Al Aqsa Sesuci Ka’bah” menjadi momen penting, tidak hanya dalam perjalanan kepenulisan Ayu Aida, tetapi juga dalam pergerakan dakwah dan ekonomi umat. Buku ini kini tersedia dan siap menjadi bacaan wajib bagi siapa pun yang ingin menjalani hidup dengan prinsip, keberanian, dan cinta kepada Allah dan umat manusia.
Ayu Aida pun berpesan pada pembaca dalam buku ini untuk jangan takut untuk hidup berbeda.
“Tak apa dicaci saat membela kebenaran. Karena rezeki, keberkahan, dan pertolongan, datangnya bukan dari manusia, tetapi dari Allah,” tutupnya.
(unt)
Lihat Juga :