4 Jenis Sujud dan Bacaan Doa Saat Mengamalkannya
Kamis, 07 Agustus 2025 - 10:40 WIB
loading...
Ketika sujud posisi seseorang benar-benar bentuk kepasrahan dan ketundukan manusia di hadapan Sang Khaliq, Allah Subhanahu wa taala, sujud sendiri ada beberapa jenis dan doa dalam mengamalkannya. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Ada beberapa jenis sujud dalam Islam, serta bacaan doa saat mengamalkannya ini penting diketahui dan dipahami umat Muslim. Sujud sendiri merupakan suatu gerakan yang memosisikan tubuh dengan menunduk begitu rendah hingga rata dengan tanah. Dimana posisi dahi, kedua lutut, kedua telapak tangan dan ujung kedua jari kaki menempel pada sajadah.
Dalam rukun salat , sujud memiliki nilai lebih dibandingkan dengan rukun yang lain. Kenapa? Karena ketika sujud posisi seseorang benar-benar bentuk kepasrahan dan ketundukan manusia di hadapan Sang Khaliq, Allah Subhanahu wa ta'ala.
Selain sebagai rukun dan gerakan salat, ternyata dalam Islam ada beberapa jenis dan bentuk sujud. Bahkan sujud ini dianjurkan diamalkan pada beberapa keadaan.
Dirangkum dari berbagai sumber, inilah jenis-jenis sujud dan bacaan doa ketika melakukannya. Di antaranya:
“Subhana robbiyal a’la wabihamdihi…”
Artinya: Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi dan segala puji bagi-Nya.
“Subhana man la yanamu wa laa yas-huw..”
Artinya: Maha Suci Allah yang tidak pernah tidur dan tidak pernah lupa.
Baca juga: Tafsir Surat Al Fath Ayat 29 : Keutamaan Orang Bersujud dan Cahaya Muka Orang Beriman
“Sajada wajhi lillazi kholaqahu wa showwarahu wa syaqqa sam’ahu wa bashorahu bi haulihi wa quwwatihi fatabarakallahu ahsanul kholiqina…”
Artinya: Aku sujudkan wajahku kepada yang menciptakannya, membentuk rupanya, dan membuka pendengaran serta penglihatan. Maha Suci Allah sebaik-baik Pencipta.
Sujud tilawah dapat dilakukan di dalam shalat atau di luar salat. Maksud dari di dalam dan di luar salat yaitu bahwa sujud tilawah dapat dilakukan ketika sedang melaksanakan salat atau ketika sedang tidak melaksanakan salat.
Doa yang dibaca saat kita melakukan sujud tilawah adalah sebagai berikut:
“Sajada wajhi lillazi kholaqahu wa showwarahu wa syaqqa sam’ahu wa bashorahu bi haulihi wa quwwatihi fatabarakallahu ahsanul kholiqina..”
Artinya: Wajahku bersujud kepada Dzat yang menciptakannya, yang membentuknya, dan yang memberi pendengaran dan penglihatan, Maha berkah Allah sebaik-baiknya pencipta." (HR. Ahmad, Abu Dawud, Hakim, Tirmidzi dan nasa’i).
Baca juga: Aurat Terlihat Ketika Sujud, Apakah Salatnya Batal?
Wallahu A'lam
Dalam rukun salat , sujud memiliki nilai lebih dibandingkan dengan rukun yang lain. Kenapa? Karena ketika sujud posisi seseorang benar-benar bentuk kepasrahan dan ketundukan manusia di hadapan Sang Khaliq, Allah Subhanahu wa ta'ala.
Selain sebagai rukun dan gerakan salat, ternyata dalam Islam ada beberapa jenis dan bentuk sujud. Bahkan sujud ini dianjurkan diamalkan pada beberapa keadaan.
Dirangkum dari berbagai sumber, inilah jenis-jenis sujud dan bacaan doa ketika melakukannya. Di antaranya:
1. Sujud rukun dalam salat
Pada setiap rakaat dalam shalat, baik salat fardhu maupun sunnah, kita wajib melakukan dua sujud. Salat dinilai tidak sah tanpa melakukan dua sujud dalam setiap rakaatnya. Hal ini karena dua sujud ini termasuk bagian dari rukun salat yang wajib dilakukan. Saat melakukan dua sujud ini, kita disunnahkan membaca doa berikut sebanyak tiga kali:سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
“Subhana robbiyal a’la wabihamdihi…”
Artinya: Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi dan segala puji bagi-Nya.
2. Sujud sahwi
Sujud ini disyariatkan saat kita lupa dan meninggalkan rukun salat atau sunnah ab’adh salat, seperti tasyahud awal dan doa qunut. Sujud sahwi ini dilakukan setelah membaca tasyahud akhir dan sebelum salam dengan dua kali sujud disertai duduk di antara dua sujud. Saat sujud sahwi dianjurkan membaca doa sujud biasa atau doa berikutLسُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُو
“Subhana man la yanamu wa laa yas-huw..”
Artinya: Maha Suci Allah yang tidak pernah tidur dan tidak pernah lupa.
Baca juga: Tafsir Surat Al Fath Ayat 29 : Keutamaan Orang Bersujud dan Cahaya Muka Orang Beriman
3. Sujud syukur
Sujud ini disyariatkan saat kita mendapat nikmat atau selamat dari bencana dan musibah. Sujud syukur dilakukan di luar salat dengan sekali sujud. Pada saat melakukan sujud syukur, kita dianjurkan membaca doa berikut:سَجَدَ وَجْهِى لِلَّذِى خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ وَشَقَ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ فَتَبَا رَكَ اللهُ اَحْسَنُ الْخَالِقِيْنَ
“Sajada wajhi lillazi kholaqahu wa showwarahu wa syaqqa sam’ahu wa bashorahu bi haulihi wa quwwatihi fatabarakallahu ahsanul kholiqina…”
Artinya: Aku sujudkan wajahku kepada yang menciptakannya, membentuk rupanya, dan membuka pendengaran serta penglihatan. Maha Suci Allah sebaik-baik Pencipta.
4. Sujud tilawah
Sujud tilawah adalah sujud yang dilakukan seseorang karena membaca atau mendengar ayat-ayat sajdah. Ayat sajdah adalah ayat yang menerangkan atau memerintahkan sujud seperti surat Al'A'raf ayat 206, surat Ar-Rad ayat 15, surat An-Nahl ayat 50 dan lain sebagainya.Sujud tilawah dapat dilakukan di dalam shalat atau di luar salat. Maksud dari di dalam dan di luar salat yaitu bahwa sujud tilawah dapat dilakukan ketika sedang melaksanakan salat atau ketika sedang tidak melaksanakan salat.
Doa yang dibaca saat kita melakukan sujud tilawah adalah sebagai berikut:
سَجَدَ وَجْهِى لِلَّذِى خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ وَشَقَ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ فَتَبَا رَكَ اللهُ اَحْسَنُ الْخَالِقِيْنَ
“Sajada wajhi lillazi kholaqahu wa showwarahu wa syaqqa sam’ahu wa bashorahu bi haulihi wa quwwatihi fatabarakallahu ahsanul kholiqina..”
Artinya: Wajahku bersujud kepada Dzat yang menciptakannya, yang membentuknya, dan yang memberi pendengaran dan penglihatan, Maha berkah Allah sebaik-baiknya pencipta." (HR. Ahmad, Abu Dawud, Hakim, Tirmidzi dan nasa’i).
Baca juga: Aurat Terlihat Ketika Sujud, Apakah Salatnya Batal?
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :