Kisah Sahabat Nabi : Antara Cinta dan Persahabatan Salman Al Farisi
Sabtu, 04 Oktober 2025 - 17:18 WIB
loading...
A
A
A
“Mohon maaf kami perlu berterus terang,” kalimat itu membuat Salman Al Farisi dan Abu Darda berdebar tak sabar. Perasaan tegang dan gelisah pun menyeruak dalam diri mereka berdua.
“Karena kalian berdua yang datang dan mengharap ridha Allah, saya ingin menyampaikan bahwa putri kami akan menjawab iya jika Abu Darda juga memiliki keinginan yang sama seperti keinginan Salman Al Farisi,” katanya.
Keterusterangan yang di luar prediksi. Mengejutkan bahwa sang puteri lebih tertarik kepada pengantar daripada pelamarnya. Hal Ironis sekaligus indah. Bayangkan sebuah perasaan campur aduk di mana cinta dan persaudaraan bergejolak berebut tempat dalam hati.
Bayangkan sebentuk malu yang membuncah lalu bertemu dengan gelombang kesadaran. Ya, bagaimana pun Salman memang belum memiliki hak apapun atas orang yang dicintainya. Tapi mari kita dengar apa yang dikatakan Salman.
“Allahu Akbar! Semua mahar yang aku persiapkan ini akan aku serahkan pada Abu Darda’ dan aku akan menjadi saksi pernikahan kalian!”
Betapa Salman Al-Farisi menunjukkan kita sebuah kebesaran hati. Ia juga sangat paham makna persahabatan sejati . Apalagi, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam membuat ikatan persaudaraan antara Salman dan Abu Darda’.
Maka benar sabda Rasulullah, “Tidaklah seseorang dari kalian sempurna imannya, sampai ia mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri. (HR. Bukhari)
Baca juga: Ayat-ayat Cinta dalam Al Quran, Nomor 6 untuk Cari Pasangan Lho!
“Karena kalian berdua yang datang dan mengharap ridha Allah, saya ingin menyampaikan bahwa putri kami akan menjawab iya jika Abu Darda juga memiliki keinginan yang sama seperti keinginan Salman Al Farisi,” katanya.
Keterusterangan yang di luar prediksi. Mengejutkan bahwa sang puteri lebih tertarik kepada pengantar daripada pelamarnya. Hal Ironis sekaligus indah. Bayangkan sebuah perasaan campur aduk di mana cinta dan persaudaraan bergejolak berebut tempat dalam hati.
Bayangkan sebentuk malu yang membuncah lalu bertemu dengan gelombang kesadaran. Ya, bagaimana pun Salman memang belum memiliki hak apapun atas orang yang dicintainya. Tapi mari kita dengar apa yang dikatakan Salman.
“Allahu Akbar! Semua mahar yang aku persiapkan ini akan aku serahkan pada Abu Darda’ dan aku akan menjadi saksi pernikahan kalian!”
Betapa Salman Al-Farisi menunjukkan kita sebuah kebesaran hati. Ia juga sangat paham makna persahabatan sejati . Apalagi, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam membuat ikatan persaudaraan antara Salman dan Abu Darda’.
Maka benar sabda Rasulullah, “Tidaklah seseorang dari kalian sempurna imannya, sampai ia mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri. (HR. Bukhari)
Baca juga: Ayat-ayat Cinta dalam Al Quran, Nomor 6 untuk Cari Pasangan Lho!
(wid)
Lihat Juga :