Menag Dorong Optimalisasi Dana Umat untuk Pemberdayaan Bangsa

Rabu, 27 Agustus 2025 - 19:40 WIB
loading...
Menag Dorong Optimalisasi...
Menag Dorong Optimalisasi Dana Umat untuk Pemberdayaan Bangsa/Kemenag
A A A
Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) 2025 menjadi momentum penting dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen strategis pemberdayaan umat dan pengentasan kemiskinan. Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan, pengelolaan dana umat memiliki potensi luar biasa jika dioptimalkan secara kolektif.

Menurutnya, apabila lembaga-lembaga keuangan umat Islam dapat bersinergi, maka akan terkumpul dana sekitar Rp500 triliun. Angka ini jika dibandingkan dengan total transaksi ekonomi digital yang mencapai Rp2.200 triliun pada 2020, dapat menjadi kekuatan besar dalam mendorong strategi pembebasan bangsa Indonesia dari jerat kemiskinan.

“Lembaga penghimpun zakat umat Islam ini kalau dikumpulkan bisa mencapai Rp500 triliun. Jika ditambahkan dengan pajak, totalnya bisa menjadi Rp2.500 triliun. Apalagi kalau bersinergi dengan kelompok agama lain, maka bantuan sosial kita akan lebih tepat sasaran tanpa tumpang tindih,” jelas Menag pada Selasa (27/08/2025).

Baca Juga: Ibadah Sunnah Bisa Jadi Dosa? Para Istri Wajib Tahu

Menag juga menyoroti pentingnya pendataan umat Islam yang memiliki tabungan di lembaga keuangan. Menurut perhitungannya, jika semua umat Islam menyalurkan zakat secara optimal melalui lembaga resmi, maka bisa terkumpul Rp230 triliun.

“Hingga 2025 kita (Baznas) baru bisa mengumpulkan sekitar Rp41 triliun dana umat. Padahal, potensinya jauh lebih besar. Oleh karena itu, kita merencanakan membentuk Lembaga Pemberdayaan Dana Umat agar dana zakat, infak, dan sedekah bisa lebih terkelola secara profesional dan berdampak luas,” tambahnya.

Menag menilai keberadaan Baznas selama ini sudah berkontribusi nyata dalam berbagai bidang, mulai dari bantuan kesehatan, pendidikan, dakwah, hingga ekonomi umat. Namun, dengan potensi dana umat yang begitu besar, menurutnya, penguatan kelembagaan dan digitalisasi harus terus dilakukan agar target pengumpulan zakat sesuai RPJMN 2025-2029 bisa tercapai.

Ketua Baznas dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa Rakornas tahun ini bertujuan memperkuat kelembagaan Baznas di seluruh Indonesia, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota. Ia menegaskan, penguatan pengumpulan dan pendistribusian zakat akan diarahkan untuk mendukung program pembangunan nasional, termasuk keberpihakan Indonesia terhadap Palestina melalui bantuan kemanusiaan.

Rakornas 2025 Baznas juga menjadi ajang peluncuran tiga program pendidikan Baznas yaitu beasiswa untuk 10 ribu santri, program 1 ribu madrasah layak belajar, serta 1.580 Beasiswa Cendekia Negeri untuk mahasiswa S1 dari 183 kampus di Indonesia.
(aww)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mana yang Lebih Baik,...
Mana yang Lebih Baik, Bayar Zakat Fitrah di Domisili atau di Luar Daerah?
Zakat Tidak Dibagikan...
Zakat Tidak Dibagikan Sembarangan, Hanya 8 Golongan yang Berhak Menerimanya
Meneladani Umar bin...
Meneladani Umar bin Abdul Aziz: Membangun Ekosistem Zakat Produktif dalam Organisme Pesantren
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Debat Sengit Khalifah Abu Bakar dan Umar bin Khattab Tentang Pembangkang Bayar Zakat
Asal Muasal dan Sejarah...
Asal Muasal dan Sejarah Perintah Zakat, Simak Biar Lebih Paham!
Ketentuan dan Besaran...
Ketentuan dan Besaran Zakat Fitrah Tahun 2026 dan Batas Akhir Pembayarannya
Rekomendasi
Lukisan Rembrandt Lebih...
Lukisan Rembrandt Lebih Mematikan dari Mona Lisa, Ini Penyebabnya
Megastruktur Berusia...
Megastruktur Berusia 11.000 Tahun Ditemukan di Bawah Laut Baltik
Mengungkap Pesona Warisan...
Mengungkap Pesona Warisan dan Sejarah Istana Bogor: Keajaiban Budaya yang Tersembunyi
Artikel Terkini
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Tasyabbuh dengan...
Jangan Tasyabbuh dengan Tahun Baru Masehi, Ini Adab Menyambut 1 Muharram Menurut Ulama
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam, Baca sebelum Maghrib Nanti!
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved