Hukum Penjarahan dalam Islam, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Senin, 01 September 2025 - 12:30 WIB
loading...
A
A
A
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ﴾ (النساء: ٢٩)
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian saling memakan harta sesama kalian dengan cara yang batil.” (QS. An-Nisa: 29).
Imam Ibnu Hajar kemudian menjelaskan:
الْكَبِيرَةُ السَّابِعَةُ وَالثَّمَانُونَ بَعْدَ الْمِائَةِ أَكْلُ الْمَالِ بِالْبُيُوعَاتِ الْفَاسِدَةِ وَسَائِرِ وُجُوهِ الْأَكْسَابِ الْمُحَرَّمَةِ … إِنَّ الْأَكْلَ بِالْبَاطِلِ يَشْمَلُ كُلَّ مَأْخُوذٍ بِغَيْرِ حَقٍّ سَوَاءٌ كَانَ عَلَى جِهَةِ الظُّلْمِ كَالْغَصْبِ وَالْخِيَانَةِ وَالسَّرِقَةِ، أَوْ عَلَى جِهَةِ الْمَكْرِ وَالْخَدِيعَةِ كَالْمَأْخُوذَةِ بِعَقْدٍ فَاسِدٍ
Artinya: “Dosa besar ke-187 adalah memakan harta melalui jual beli yang rusak dan berbagai bentuk penghasilan yang diharamkan. Sebab, larangan memakan harta dengan cara batil mencakup segala bentuk perolehan yang tidak sah, baik melalui kezaliman seperti perampasan, pengkhianatan, dan pencurian; atau melalui tipu daya dan penipuan seperti transaksi yang rusak.” (Az-Zawajir, juz I, hal. 383).
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa penjarahan dalam bentuk apa pun, terlebih dalam kondisi chaos seperti demo atau kerusuhan, adalah haram hukumnya. Ia bukan hanya melanggar hukum positif negara, tetapi juga merupakan dosa besar dalam pandangan syariat Islam. Wallahu A'lam
Baca juga: Inilah Dosa dan Azab Bagi Pemimpin Zalim
(wid)
Lihat Juga :