Amalkan 2 Ayat Ini Sebelum Tidur, Rezeki Lancar dan Dijauhkan dari Musibah

Rabu, 22 Oktober 2025 - 18:37 WIB
loading...
Amalkan 2 Ayat Ini Sebelum...
Amalkan 2 ayat terakhir surat AL Baqarah sebelum tidur, maka rezeki akan lancar dan dijauhkan dari musibah. Dua ayat terakhir Al-Baqarah ini termasuk ayat yang dibawa Malaikat Jibril dari gudang Arsy bersama tiga kumpulan ayat lainnya. Foto ilustrasi/ist
A A A
Ada amalan sebelum tidur yang bisa membuat rezeki lancar serta dijauhkan dari musibah. Amalan apa itu? Berikut ulasannya.

Ada kalanya rezeki datang dengan mudah. Namun, ada kalanya pula rezeki terasa begitu sulit didapat. Dalam kondisi sulit rezeki , seorang muslim dianjurkan untuk terus berikhtiar.

Dalam tausiyahnya, Pengasuh Yayasan Al-Mu'afah, Kiyai Rizqi Dzulqornain Al Batawi menukil salah satu hadis Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam, beliau bersabda:

مَنْ قَرَأَ بِالآيَتَيْنِ مِنْ آخِرِ سُورَةِ الْبَقَرَةِ فِى لَيْلَةٍ كَفَتَاهُ


"Siapa yang membaca dua ayat terakhir dari surat Al-Baqarah pada malam hari, maka ia akan diberi kecukupan." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)



Dua ayat terakhir Al-Baqarah ini termasuk ayat yang dibawa Malaikat Jibril dari gudang 'Arsy bersama tiga kumpulan ayat lainnya. Tiga ayat lainnya yang dibawa Jibril dari 'Arsy adalah 7 Ayat Surah Al-Fatihah; Ayat Kursi; dan Surah Al-Kautsar.

Adapun keutamaan 2 ayat terakhir Surat Al-Baqarah yaitu dapat mencukupi seseorang. Para ulama berpendapat makna mencukupi itu sebagai berikut:

1. Mencukupinya dari Qiyamul Lail.
2. Mencukupinya dari membaca Al-Qur'an.
3. Dijauhkan dari kejahatan jin.
4. Dilancarkan rezekinya setiap hari.

Baca juga: Jariyah Istigfhar Anak Saleh, Angkat Derajat Orang Tuanya di Akhirat Kelak

Berikut 2 Ayat Terakhir Surat Al-Baqarah:

آَمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ آَمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ (285) لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ (286)


"Aamanar Rasuulu bimaa unzila min Rabbihii wal mukminuun. Kullun aamana billahi wa Malaaikatihi wakutubihi, wa Rusulihi. Laa nufarriku baina ahadin min Rusulihi. Waqaaluu sami'na wa athaqna, ghufraanaka Rabbanaa wa ilaikal masiir."

"Laa yukallifullahu nafsan illa wus'ahaa. Lahaa maa kasabat wa alaihaa mak tasabat. Rabbanaa laa tuaakhizna in nasiina au akhthaqna. Rabbanaa laa tahmil alaina isran kamaa hamaltahu alal ladziina min qablina. Rabbana walaa tuhammilnaa maa laa thaaqata lanaa bihi. Wa'fu anna waghfir lana warhamnaa anta maulaana fangsurnaa alal qaumil kaafiriin."

Artinya:
Rasul telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya (Al-Qur'an) dari Rabbnya, demikian juga orang-orang yang beriman. Semua beriman pada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya serta rasul-rasul-Nya. (Mereka menyampaikan): 'Kami tak membeda-bedakan seseorang pun di antara rasul-rasul-Nya', dan mereka menyampaikan: 'Kami dengar dan kami patuh.' (Mereka berdoa): 'Ampunilah kami ya Rabb kami serta pada Engkaulah tempat kembali'.

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya serta dia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): 'Ya Rabb kami, jangan sampai Engkau hukum kami bila kami lupa atau kami salah. Ya Rabb kami, jangan sampai Engkau bebankan pada kami beban yang berat seperti Engkau bebankan pada orang-orang sebelumnya kami. Ya Rabb kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak mampu kami menanggungnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, serta rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, jadi tolonglah kami terhadap kaum yang kafir'.

Baca juga: 3 Amalan Pendulang Pahala Jariyah, Salah Satunya dari Ilmu yang Bermanfaat
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
5 Perintah Al-Quran...
5 Perintah Al-Qur'an terhadap Anak Yatim, Muslim Wajib Tahu dan Mengamalkannya
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Surat Al Hajj Ayat 37...
Surat Al Hajj Ayat 37 : Rahasia dan Makna Sejati Ibadah Kurban
Mengintip Isi Tulisan...
Mengintip Isi Tulisan Ayat-ayat Al Quran di Kiswah Kakbah
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Perintah Haji, Beserta Hukum dan Tafsirnya
Rekomendasi
Laporan Baru PBB: Dunia...
Laporan Baru PBB: Dunia Berada dalam Kondisi Kebangkrutan Air Global
Biografi Nikola Tesla,...
Biografi Nikola Tesla, Ilmuwan yang Karyanya Banyak Diklaim Orang Lain
Hampir 2 Juta Petir...
Hampir 2 Juta Petir Menyambar Australia dalam Waktu 24 Jam
Artikel Terkini
Kisah Jin Sakhr Merebut...
Kisah Jin Sakhr Merebut Takhta Nabi Sulaiman, hingga Kerajaannya Kembali pada 10 Muharram
Tradisi Lebaran Anak...
Tradisi Lebaran Anak Yatim di Hari Asyura, Dari Mana Asalnya?
10 Rahasia Puasa Asyura...
10 Rahasia Puasa Asyura yang Jarang Diketahui, Nomor 1 Sangat Istimewa
Mengapa Umat Islam Dianjurkan...
Mengapa Umat Islam Dianjurkan Berpuasa di Hari Asyura? Ini Penjelasannya
12 Amalan Populer Hari...
12 Amalan Populer Hari Asyura 10 Muharam yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Infografis
Simak! Ini 5 Penyakit...
Simak! Ini 5 Penyakit Muncul Akibat Tidur Kurang dari 7 Jam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved