Kisah Hikmah : Motivasi Rasulullah SAW untuk si Pengemis

Jum'at, 03 Oktober 2025 - 17:09 WIB
loading...
Kisah Hikmah : Motivasi...
Kisah ini tentang bagaimana akhlak Rasulullah Shallallahu Alaihi wassalam dalam memberikan motivasi sekaligus pelajara berharga tentang pentingnya bekerja. Foto ilustrasi/youtube
A A A
Kisah hikmah ini tentang bagaimana akhlak Rasulullah Shallallahu Alaihi wassalam dalam memberikan motivasi sekaligus pelajaran berharga tentang pentingnya bekerja.

Dalam banyak riwayat Hadis disebutkan bahwa bekerja dan mencari nafkah merupakan perbuatan sangat mulia.
Dari Anas bin Malik radhiyallahu'anhu menceritakan, suatu ketika ada seorang pengemis dari kalangan Anshar datang meminta-minta kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam.

Lalu Nabi bertanya kepada pengemis itu, "Apakah kamu mempunyai sesuatu di rumahmu?" Pengemis itu pun menjawab: "Tentu, aku mempunyai pakaian yang biasa dipakai sehari-hari dan sebuah cangkir".



Mendengar jawaban pengemis itu, Nabi صلى الله عليه وسلم meminta pengemis itu mengambil pakaian dan cangkirnya tersebut. Tanpa menunggu lama pengemis itu pulang kerumahnya, dan kembali ke hadapan Nabi dengan membawa barang-barangnya.

Nabi صلى الله عليه وسلم lalu menawarkannya kepada para sahabat: "Adakah di antara kalian yang ingin membeli barang ini?" tanya Nabi.

Seorang sahabat menyahut, "Aku beli dengan harga satu dirham". Nabi lalu menawarkannya kembali kepada para sahabat, lalu ada seorang sahabat yang sanggup membelinya dengan harga dua dirham. Nabi صلى الله عليه وسلم lalu memberikan kain serta cangkir itu kepada sahabat yang mengajukan penawaran tertinggi dan mengambil uang darinya.

Kemudian Nabi memberikannya kepada pengemis dan berkata: "Ini uangmu, satu dirham untuk membeli makanan untukmu dan keluargamu. Sisanya untuk membeli kapak, carilah kayu bakar kemudian juallah. Aku tidak ingin melihatmu lagi selama lima belas hari," kata Nabi.

Baca juga: 3 Golongan Manusia dalam Mencari Nafkah, Simak Ulasannya di Sini!

Lalu pengemis itu pergi dan menjalankan perintah Nabi صلى الله عليه وسلم. Lima belas hari kemudian ia datang lagi dan telah memiliki sepuluh dirham. Lima dirham dia belanjakan untuk membeli pakaian dan selebihnya untuk makanan bagi keluarganya. Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: "Hal ini lebih baik bagimu karena mengemis hanya akan menyebabkan noda di wajahmu di akhirat nanti.

Tidak layak bagi seorang mengemis kecuali dalam tiga hal: (1) Fakir miskin yang benar-benar tidak mempunyai sesuatu (2) Utang yang tidak bisa dibayar (3) dan penyakit yang membuat seseorang tidak bisa berusaha". (HR Abu Dawud)

Di hadis lain, Beliau صلى الله عليه وسلم bersabda: "Sungguh, seandainya salah seorang di antara kalian mencari kayu bakar dan memikul ikatan kayu itu, maka itu lebih baik daripada ia meminta-minta kepada seseorang, baik orang itu memberinya ataupun tidak." (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Nabi صلى الله عليه وسلم juga bersabda: "Tidaklah makan seseorang lebih baik dari hasil usahanya sendiri. Sesungguhnya Nabi Dawud 'alaihissalam makan dari hasil usahanya sendiri." (HR Al-Bukhari)

Dari Abu Abdullah Az-Zubair bin Al-'Awwam ia berkata, Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: "Sungguh seandainya salah seorang di antara kalian mengambil beberapa utas tali, kemudian pergi ke gunung dan kembali dengan memikul seikat kayu bakar dan menjualnya. Kemudian dengan hasil itu Allah mencukupkan kebutuhan hidupmu, itu lebih baik daripada meminta-minta kepada sesama manusia, baik mereka memberi ataupun tidak." (HR. Al-Bukhari)

Di riwayat lain, Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda: "Barang siapa pada malam hari merasakan kelelahan karena bekerja pada siang hari, maka pada malam itu ia diampuni Allah Ta'ala" (HR Ahmad dan Ibnu Asakir)

Rasulullah صلى الله عليه وسلم pernah ditanya, pekerjaan apakah yang paling baik? Beliau menjawab, pekerjaan terbaik adalah usaha seseorang dengan tangannya sendiri dan semua perjualbelian yang dianggap baik. (HR Ahmad dan Al-Baihaqi).

Demikian kisah Rasulullah صلى الله عليه وسلم dan seorang pengemis yang penuh hikmah. Nabi memberikan pelajaran berharga kepada pengemis itu sekaligus membebaskannya dari kefakiran. Semoga Allah memberi kita kemampuan dan meluaskan rezeki sehingga terhindar dari kefakiran dan kemiskinan. Allahumma Aamiin.

Baca juga: 3 Profesi Terbaik dalam Bekerja Menurut Rasulullah SAW
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Hikmah : Laki-laki...
Kisah Hikmah : Laki-laki yang Selamat dari Neraka karena Zikir Laa Ilaaha Illallaah
Kisah Hikmah : Diselamatkan...
Kisah Hikmah : Diselamatkan dari Siksa Kubur karena Fadilah Puasa Syawal
Kisah Hit, Seorang Waria...
Kisah Hit, Seorang Waria yang Hidup di Zaman Nabi SAW
Rekomendasi
Harta Karun Air Purba...
Harta Karun Air Purba Berusia 6 Juta Tahun Ditemukan di Bawah Pegunungan Sisilia
Jantung Mumi Berusia...
Jantung Mumi Berusia 2.500 Tahun Ini Masih Berdenyut, Ilmuwan Ungkap Keganjilan Ini
Ini Rahasia Ratu Mesir...
Ini Rahasia Ratu Mesir Kuno yang Bikin Pria Terbius Melihatnya
Artikel Terkini
Puasa Tasua 9 Muharram:...
Puasa Tasua 9 Muharram: Dalil, dan Bacaan Niat Lengkap
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Infografis
7 Ilmuwan Islam Paling...
7 Ilmuwan Islam Paling Berpengaruh Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved