Ayat-ayat Al Quran tentang Larangan Berbuat Maksiat
Rabu, 15 Oktober 2025 - 17:47 WIB
loading...
A
A
A
إِلَّا مَن تَابَ وَءَامَنَ وَعَمِلَ عَمَلًۭا صَـٰلِحًۭا فَأُو۟لَـٰٓئِكَ يُبَدِّلُ ٱللَّهُ سَيِّـَٔاتِهِمْ حَسَنَـٰتٍۢ ۗ وَكَانَ ٱللَّهُ غَفُورًۭا رَّحِيمًۭا
“Kecuali orang yang bertaubat dan beriman serta mengerjakan amal yang baik, maka orang-orang itu, Allah akan menggantikan (pada tempat) kejahatan mereka dengan kebaikan; dan adalah Allah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.”
Baca juga: 5 Perbuatan Maksiat di Akhir Zaman Ini, Ganjarannya Langsung Dibalas Allah di Dunia
Dalam ketiga ayat tersebut dijelaskan bahwa siapa yang melakukan zina serta musyrik maka mereka digandakan azab siksanya pada hari kiamat sesuai dengan besar dosanya yang mereka terima. Terkecuali bagi orang beriman dan bertaubat dimana seharusnya mereka mengerjakan amal baik dimana kejahatan mereka akan digantikan dengan kebaikan. Ayat tersebut juga menunjukan sifat Allah SWT yang Maha Pengampun lagi Maha Pengasih.
3. Surat Al-Anfal (8:37)
Surat Al Anfal adalah surah ke-8 Juz 9 dalam Al-Qur’an yang terdiri dari 75 ayat. Surat Al-Anfal termasuk sebagai surah Madaniyah. Garis besar dari surat Al-Anfal membahas tentang hukum perang, etika, dan pembagian harta perang. Selain itu, ada bagian ayat surah Al-Anfal yang menjelaskan siapa orang yang merugi.لِيَمِيزَ ٱللَّهُ ٱلْخَبِيثَ مِنَ ٱلطَّيِّبِ وَيَجْعَلَ ٱلْخَبِيثَ بَعْضَهُۥ عَلَىٰ بَعْضٍۢ فَيَرْكُمَهُۥ جَمِيعًۭا فَيَجْعَلَهُۥ فِى جَهَنَّمَ ۚ أُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلْخَـٰسِرُونَ
“Kerana Allah hendak membedakan yang jahat (golongan yang ingkar) dari yang baik (golongan yang beriman), dan menjadikan (golongan) yang jahat itu setengahnya bersatu dengan setengahnya yang lain, lalu ditimbunkannya kesemuanya, serta dimasukkannya ke dalam neraka Jahanam. Mereka itulah orang-orang yang rugi.”
Ayat tersebut menjelaskan bagaimana orang jahat dimana mereka mengingkari hindaran yang diberikan Allah SWT dan bagaimana mereka dapat masuk Neraka Jahanam yaitu neraka terdalam. Lantas orang yang melakukan zina dimana mereka termasuk golongan jahat menjadi orang-orang yang rugi.
4. Surah Al-Mu’minun (23:5-7)
Surah Al-Mu’minun adalah surah ke-23 juz 18 dalam Al-Quran. Surah tersebut termasuk dalam Surah Makkiyah. Surah Al-Mu’minun menjelaskan tentang ciri-ciri orang beriman seperti surah Al-furqan dan Al-Isra yang dijelaskan pada ayat awal-awal dari surah Al-Mu’minun.وَٱلَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَـٰفِظُونَ ٥ إِلَّا عَلَىٰٓ أَزْوَٰجِهِمْ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَـٰنُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ ٦ فَمَنِ ٱبْتَغَىٰ وَرَآءَ ذَٰلِكَ فَأُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلْعَادُونَ
“Dan mereka yang menjaga kehormatannya, kecuali kepada isterinya atau hamba sahayanya maka sesungguhnya mereka tidak tercela: Kemudian, sesiapa yang mengingini selain dari yang demikian, maka merekalah orang-orang yang melampaui batas;” Dijelaskan dari ayat-ayat tersebut, Seseorang yang menjaga kehormatan mereka dari martabat keluarga seorang umat hingga kemaluan mereka. Bagi orang yang menginginkan sebaliknya, maka mereka termasuk orang yang melewati batas (kurang ajar).
5. Surat An-Nur (24:30-31)
Surat An-Nur adalah surah ke-24 juz 18 dalam Al-Qur’an. Surat An-Nur termasuk dalam Surah Madaniyah. Surat An-Nur menjelaskan tentang etika sosial terutama bagaimana seseorang muslimin dan muslimah menjaga kesucian dan kehormatan mereka. Surat An-Nur memperdalam aspek tersebut dibandingkan dengan surah Al-Mu’minun.قُل لِّلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا۟ مِنْ أَبْصَـٰرِهِمْ وَيَحْفَظُوا۟ فُرُوجَهُمْ ۚ ذَٰلِكَ أَزْكَىٰ لَهُمْ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرٌۢ بِمَا يَصْنَعُونَ
Lihat Juga :