5 Hari yang Dilarang Melaksanakan Qadha Puasa Ramadan, Simak di Sini Saja!

Kamis, 23 Oktober 2025 - 13:57 WIB
loading...
5 Hari yang Dilarang...
Ada 5 hari yang dilarang untuk melaksanakan qadha puasa Ramadan. Terlebih bagi umat Muslim yang masih memiliki utang puasa dan berniat segera melunasinya sebelum bulan Ramadan tiba kembali. Foto ilustrasi/ist
A A A
Ada 5 hari yang dilarang untuk melaksanakan qadha puasa Ramadan . Terlebih bagi umat Muslim yang masih memiliki utang puasa dan berniat segera melunasinya sebelum bulan Ramadan tiba kembali. Hari-hari apa saja itu?

Seperti diketahui, puasa di bulan Ramadan merupakan salah satu kewajiban bagi umat Islam. Mereka yang punya utang puasa Ramadan wajib menggantinya sebelum memasuki Ramadan tahun berikutnya.

Waktu penggantinya dapat diambil sepanjang tahun sebelum bertemu Ramadan berikutnya. Namun, terdapat hari-hari tertentu yang dilarang untuk menjalankan puasa qadha .


Hari yang Dilarang Qadha Puasa Ramadan

1. Hari Raya Idulfitri

Idulfitri jatuh setiap 1 Syawal. Pada momen ini, umat Islam diharamkan berpuasa karena menjadi waktu merayakan kemenangan setelah menyelesaikan kewajiban puasa sebulan penuh di Ramadan.

Dalil ketentuan tersebut didasarkan pada sejumlah hadis. Dari Abu Said r.a., diriwayatkan bahwa ia berkata: Nabi saw melarang berpuasa di hari raya Idul Fitri dan Idul Adha. (HR al-Bukhari).

Baca juga: Mulai Ganti Puasa Ramadan Yuk, Begini Bacaan Niatnya!

Pada hadis lain disebutkan juga:

Dari Abi Ubaid r.a. ia berkata: Saya menyaksikan hari raya bersama Umar r.a. lalu dimulailah shalat Id sebelum khutbah, kemudian ia berkata: Sesungguhnya Rasulullah saw melarang berpuasa pada dua hari raya ini. Adapun di hari Idul Adha maka hendaklah kamu sekalian makan daging kurbanmu, sedang di hari Idul Fitri hendaklah kamu sekalian berbuka dari puasamu. (HR Abu Dawud).

2. Hari Raya Iduladha

Selain Idulfitri, umat Islam juga dilarang berpuasa pada momen Iduladha atau 10 Zulhijah. Idul Adha merupakan hari penyembelihan hewan kurban, sehingga umat Muslim berhak menikmatinya untuk makan-makan.

Salah satu hadis yang menerangkan larangan tersebut adalah sebagai berikut:

"Sesungguhnya Rasulullah melarang puasa pada dua hari raya ini; mengenai hari raya Idul Fitri, karena merupakan saat berbuka dari puasamu (Ramadan), sedangkan hari raya Iduladha, maka makanlah daging kurbanmu." (HR Ahmad dan imam yang empat dari Umar bin Khattab RA).

3. Hari Tasyrik

Kemudian, ada hari Tasyrik. Waktu yang termasuk dalam hari Tasyrik adalah tanggal 11, 12, 13 Dzulhijjah.

Adapun penyebutan Tasyrik merujuk pada kondisi pada hari-hari itu saat daging kurban sedang didendeng dan dimasak lezat, sehingga umat Muslim dilarang untuk berpuasa. Berikut salah satu hadisnya:

Diriwayatkan dari Aisyah dan dari Salim dari Ibn Umar, keduanya berkata, tidak diberi keringanan di hari tasyriq untuk berpuasa kecuali jika tidak didapati hewan sembelihan (hadyu). (HR. Bukhari. 1859)

4. Hari yang Dilarang Seorang Suami kepada Istri

Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam melarang seorang istri untuk berpuasa ketika suaminya berada di rumah tanpa seizinnya. Maksudnya, seorang istri harus mendapatkan izin dan persetujuan suaminya terlebih dahulu sebelum berpuasa pada hari yang dia inginkan, kecuali Ramadan.

Salah satu dalilnya pernah diriwayatkan Abu Hurairah. Rasulullah Saw bersabda:

"Hendaknya seorang istri tidak berpuasa satu hari ketika suaminya berada di rumah, kecuali dengan izinnya, selain (puasa) Ramadan." (HR Bukhari & Muslim)

5. Hari Jumat Secara Khusus

Umat muslim juga dianjurkan untuk tidak berpuasa sunnah pada hari Jumat secara khusus tanpa diiringi hari lain. Hal ini sebagaimana diterangkan dalam sebuah hadis:

لا يَصُومَنَّ أَحَدُكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ إِلا يَوْمًا قَبْلَهُ أَوْ بَعْدَهُ


Artinya: "Janganlah kalian memimpin puasa pada hari Jumat, kecuali jika berpuasa sehari sebelum atau setelahnya " (Ditakhrij oleh Muslim: Kitaush Shaum/Bab Karahiatu Shiyam Yaumul Jum'ah Munfaridan (1144))

Terkait alasannya, hari Jumat tidak dianjurkan berpuasa sunnah karena hari tersebut dianggap sebagai hari raya dalam sepekan. Namun, ada pengecualian jika bertepatan dengan rangkaian puasa seseorang.

Itulah beberapa hari yang dilarang qadha puasa Ramadan. Semoga bermanfaat. Wallahu a’lam

Baca juga: Larangan Menunda-nunda Bayar Puasa Ramadan, Begini Penjelasannya
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Puasa Syawal atau Qadha...
Puasa Syawal atau Qadha Dulu? Simak, Jangan Sampai Keliru!
Bagaimana Hukum Menggabung...
Bagaimana Hukum Menggabung Qadha Puasa Ramadan dengan Puasa Syawal?
Surat Al Baqarah Ayat...
Surat Al Baqarah Ayat 184 : Dalil Wajibnya Qadha Puasa Ramadan
Syaban, Bulan Terakhir...
Syaban, Bulan Terakhir untuk Ganti Puasa Ramadan
Hukum Tidak Mengganti...
Hukum Tidak Mengganti Utang Puasa Ramadan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Risiko Menunda Qadha...
Risiko Menunda Qadha Puasa Ramadan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Rekomendasi
Bertuliskan Allah dan...
Bertuliskan Allah dan Bintang Daud, Antropologi Temukan Petunjuk Cincin Nabi Sulaimain
Pisahkan Arab dan Afrika,...
Pisahkan Arab dan Afrika, Ini Fenomena Alam Paling Ekstrem yang Terjadi Jutaan Tahun Lalu
Lautan Besar Ditemukan...
Lautan Besar Ditemukan Tersembunyi di Bawah Kerak Bumi
Artikel Terkini
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Bulan Pertama Tahun Hijriah? Ini Sejarah dan Keistimewaannya
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Infografis
Umat Islam Perlu Mengetahui...
Umat Islam Perlu Mengetahui Enam Hikmah Puasa Ramadan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved