Ucapan Salam yang Tepat dan Ganjaran Pahalanya
Sabtu, 13 Desember 2025 - 09:18 WIB
loading...
A
A
A
Ini yang harus digaris bawahi dalam tata cara mengucapkan salam. Karena kita melihat realita dan bukan sekadar fenomena, seorang muslim mengucapkan salam berbagai macam salam. Hal ini karena di depannya ada sebagian orang lain yang bukan muslim. Ikutilah cara-cara yang diajarkan Islam. Toh semua mengerti bahwa hal ini dalam rangka menjalankan keyakinan kita yang dijamin oleh undang-undang.
Kita semua akan mati dan bertanggung jawab di hadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sementara orang-orang yang melakukannya itu karena ketidaktahuannya walaupun mungkin dia seorang yang mempunyai jabatan, tetapi bisa jadi tidak paham tentang tuntunan agama Allah dan RasulNya Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Maka marilah, kita sebagai warga masyarakat di negeri ini, masing-masing membawa identitasnya. Seorang muslim mempunyai identitas, seorang yang bukan muslim juga punya identitas, tidak usah dicampuradukkan antara hal-hal yang memang tidak diajarkan oleh agama kita.
Jadi kita mengucapkan salam sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa sallam dan dilakukan oleh kaum muslimin, kemudian juga pemimpin-pemimpin negeri ini yang sebelumnya juga menyampaikan salam sesuai dengan agama masing-masing, maka ikutilah contoh-contoh yang baik dari mereka. Jangan kita membuat hal-hal yang baru di dalam kita bermasyarakat, khususnya berkaitan dengan agama.
InsyaAllah semua bisa memahami dan mengerti. Karena Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
“Bagi kalian agama kalian, bagi aku agamaku.” (QS. Al-Kafirun: 6)
Baca juga: Jarang Diketahui, Jual Beli Setelah Salat Jumat Banyak Keutamaannya!
Wallahu A'lam
Kita semua akan mati dan bertanggung jawab di hadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sementara orang-orang yang melakukannya itu karena ketidaktahuannya walaupun mungkin dia seorang yang mempunyai jabatan, tetapi bisa jadi tidak paham tentang tuntunan agama Allah dan RasulNya Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Maka marilah, kita sebagai warga masyarakat di negeri ini, masing-masing membawa identitasnya. Seorang muslim mempunyai identitas, seorang yang bukan muslim juga punya identitas, tidak usah dicampuradukkan antara hal-hal yang memang tidak diajarkan oleh agama kita.
Jadi kita mengucapkan salam sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa sallam dan dilakukan oleh kaum muslimin, kemudian juga pemimpin-pemimpin negeri ini yang sebelumnya juga menyampaikan salam sesuai dengan agama masing-masing, maka ikutilah contoh-contoh yang baik dari mereka. Jangan kita membuat hal-hal yang baru di dalam kita bermasyarakat, khususnya berkaitan dengan agama.
InsyaAllah semua bisa memahami dan mengerti. Karena Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ
“Bagi kalian agama kalian, bagi aku agamaku.” (QS. Al-Kafirun: 6)
Baca juga: Jarang Diketahui, Jual Beli Setelah Salat Jumat Banyak Keutamaannya!
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :