Ayat-ayat Al Quran Tentang Si Pendusta alias Nabi Palsu
Sabtu, 27 Desember 2025 - 12:35 WIB
loading...
A
A
A
فَوَيْلٌ لِّلَّذِينَ يَكْتُبُونَ ٱلْكِتَٰبَ بِأَيْدِيهِمْ ثُمَّ يَقُولُونَ هَٰذَا مِنْ عِندِ ٱللَّهِ لِيَشْتَرُوا۟ بِهِۦ ثَمَنًا قَلِيلًا ۖ فَوَيْلٌ لَّهُم مِّمَّا كَتَبَتْ أَيْدِيهِمْ وَوَيْلٌ لَّهُم مِّمَّا يَكْسِبُونَ
"Maka celakalah orang-orang yang menulis kitab dengan tangan mereka sendiri, kemudian berkata, 'Ini dari Allah (dengan maksud) untuk menjualnya dengan harga murah.' Maka celakalah mereka akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka, dan celakalah mereka akibat apa yang mereka perbuat."* (QS. Al-Baqarah [2]: 79)
3. Surat Al-A'raf Ayat 37
فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ ٱفْتَرَىٰ عَلَى ٱللَّهِ كَذِبًا أَوْ كَذَّبَ بِـَٔايَٰتِهِۦٓ ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ يَنَالُهُمْ نَصِيبُهُم مِّنَ ٱلْكِتَٰبِ ۖ حَتَّىٰٓ إِذَا جَآءَتْهُمْ رُسُلُنَا يَتَوَفَّوْنَهُمْ قَالُوٓا۟ أَيْنَ مَا كُنتُمْ تَدْعُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ ۖ قَالُوا۟ ضَلُّوا۟ عَنَّا وَشَهِدُوا۟ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمْ أَنَّهُمْ كَانُوا۟ كَٰفِرِينَ
"Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah atau mendustakan ayat-ayat-Nya? Sungguh, orang-orang yang zalim itu tidak akan beruntung......" (QS. Al-A'raf [7]: 37)
Ayat ini berbicara tentang siapa yang lebih zalim daripada orang yang berdusta terhadap Allah atau mendustakan ayat-ayat-Nya
4. Surat Al-Mu’minun Ayat 44
ثُمَّ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا تَتْرَا ۖ كُلَّ مَا جَآءَ أُمَّةً رَّسُولُهَا كَذَّبُوهُ ۚ فَأَتْبَعْنَا بَعْضَهُم بَعْضًا وَجَعَلْنَٰهُمْ أَحَادِيثَ ۚ فَبُعْدًا لِّقَوْمٍ لَّا يُؤْمِنُونَ
"Kemudian Kami mengutus rasul-rasul Kami berturut-turut. Setiap kali seorang rasul datang kepada suatu umat, mereka mendustakannya; maka Kami iringkan sebagian mereka dengan sebagian yang lain (dalam kebinasaan), dan Kami jadikan mereka cerita-cerita (peringatan bagi manusia). Maka kebinasaanlah bagi kaum yang tidak beriman."* (QS. Al-Mu’minun [23]: 44)
Dalam konteks nabi palsu, ayat ini menunjukkan hukuman bagi mereka yang menolak kebenaran dan mengajarkan kebohongan.
Secara umum, Al-Qur'an mengutuk keras perbuatan berdusta, terutama yang berkaitan dengan klaim kenabian palsu, dan mengancam para pelakunya dengan azab yang pedih. Nabi Muhammad SAW sendiri telah mengingatkan bahwa akan muncul banyak pendusta yang mengaku nabi di akhir zaman.
Baca juga: Kemunculan Nabi Palsu Telah Disabdakan Nabi Muhammad SAW
(wid)
Lihat Juga :