Bacaan Selawat Umum dan Khusus yang Penting Diketahui
Jum'at, 02 Januari 2026 - 12:59 WIB
loading...
Ada beberapa macam bacaan selawat, dan ada yang membaginya dengan selawat khusus dan selawat umum. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Ada beberapa macam bacaan selawat nabi , dan ada yang membaginya dengan selawat khusus dan selawat umum. Apa dan bagaimana bacaan selawat umum dan khusus tersebut? Simak ulasannya berikut ini.
Membaca selawat nabi adalah salah satu hal penting bagi kita sebagai umat muslim. Membaca selawat menjadi wajib hukumnya ketika kita mendengar seseorang menyebut nama Rasulullah, dan ketika tasyahud akhir saat salat . Selawat adalah satu-satunya perintah yang dicontohkan oleh Allah bersama para Malaikat sebelum diwajibkan bagi hamba-hamba-Nya.
Allah Ta'ala berfirman :
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.” (QS.Al-Ahzab:56).
Lantas bagaimana bacaan selawat umum dan selawat khusus ini? Selawat umum adalah selawat pendek yang biasanya sering diucapkan dalam salat dan diamalkan tidak dalam jumlah tertentu.
Baca juga: 9 Keberkahan Membaca Selawat Nabi, Salah Satunya Membuka 70 Kunci Rahmat Allah SWT
Selawat umum itu antara lain :
“Allahumma Sholli ‘Ala Muhammad An Nabiyyil Ummiyyi.” (Ya Allah, berilah Shalawat kepada Muhammad Nabi yang Ummi)”.
“Allahumma Sholli ‘Ala Muhammad Wa’Ala Ali Muhammad Kama Shollaita ‘Ala Ali Ibrahim, Innaka Hamidun Majid.”
(Ya Allah, berilah Shalawat kepada Muhammad dan kerabatnya, karena engkau memberi shalawat kepada kerabat Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia).
Sedangkan selawat khusus yaitu bacaan selawat yang memiliki keutamaan khusus apabila diucapkan dalam jumlah tertentu. Dalam rujukan kitab selawat, ada banyak sekali bacaan selawat khusus ini dengan berbagai keutamaan yang dimilikinya. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut :
Artinya : Ya Allah Tuhan Kami limpahkanlah kesejahteraan dan keselamatan yang sempurna atas junjungan kami Nabi Muhammad. Semoga terurai dengan berkahnya segala macam buhulan dilepaskan dari segala kesusahan ditunaikan segala macam hajat tercapai segala keinginan dan khusnul khotimah dicurahkan rahmat dengan berkah pribadinya yang mulia. Kesejahteraan dan keselamatan yang sempurna itu semoga Engkau limpahkan juga kepada para keluarga dan sahabatnya setiap kedipan mata dan hembusan nafas bahkan sebanyak pengetahuan Engkau Ya Tuhan semesta alam.
Doa selawat nariyah ini merupakan doa selawat yang memiliki keutamaan sangat besar. Keutamaan shalawat nariyah antara lain: Dapat mempermudah tercapainya cita – cita yang tinggi dapat melapangkan segala kesempitan. Dapat mempercepat terkabulnya hajat yang penting.
Cara mengamalkan doa selawat nariyah dapat anda dibaca secara berkelanjutan setiap selesai shalat fardhu sebanyak 11 kali. Atau bisa juga dibaca sebanyak 40 kali atau 100 kali setiap hari baik siang maupun malam. Insya Allah dengan izin-Nya apa yang menjadi hajat Anda akan segera terkabulkan.
Artinya: “Ya Allah curahkanlah rahmat dan keselamatan serta berkah atas junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang dapat membuka sesuatu yang terkunci, penutup dari semua yang terdahulu, penolong kebenaran dengan jalan yang benar, dan petunjuk kepada jalanMu yang lurus. Semoga Allah mencurahkan rahmat kepada beliau, kepada keluarganya dan kepada semua sahabatnya dengan sebenar-benar kekuasaanNya yang Maha Agung.”
Selawat yang memiliki keutamaan besar lainnya adalah Shalawat Al Fatih atau yang sering dikenal dengan shalawat fatih. Amalan selawat fatih ini memiliki keutamaan yang sungguh luar biasa. Yaitu untuk menghilangkan segala kesempitan atau kesusahan hati. Dapat menjauhkan diri dari siksa api neraka. Dapat bertemu dengan Rasulullah dalam mimpi. Dapat melapangkan rezeki diselamatkan keluarganya dari marabahaya akan mendapatkan pahala yang besar sebagaimana membaca shalawat lain sebanyak 1000 kali atau bahkan 600.000 kali.
Cara mengamalkan selawat Al Fatih antara lain adalah dengan membaca selawat al fatih sebanyak-banyaknya kapanpun dan dimanapun, sekurang-kurangnya adalah satu kali seumur hidup.
Artinya: “Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, yang dengan shalawat itu, Engkau akan menyelamatkan kita dari semua keadaan yang menakutkan dan dari semua cobaan. Dan dengan shalawat itu, Engkau akan mengabulkan hajat kami. Dan dengan shalawat itu, Engkau akan membersihkan kita dari semua keburukan (kesalahan). Dan dengan selawat itu, Engkau akan mengangkat kami ke derajat paling tinggi.Dan dengan shalawat itu pula, Engkau akan menyampaikan kami kepada tujuan yang paling sempurna dalam semua kebaikan, ketika hidup dan setelah mati. Dengan rahmatu-Mu, wahai Sang Pemberi Rahmat.”
Selawat munjiyat ini sudah tidak asing lagi di kalangan umat muslim. Selawat munjiyat memiliki keutamaan yang sangat besar sekali. Misalnya, dapat mengabulkan segala hajat. Menghilangkan segala kesulitan. Menjadikan hati bersinar terang benderang. Memudahkan datangnya rezeki dan melapangkannya. Apabila dibaca di saat proses melahirkan, maka anak itu akan menjadi anak yang saleh dan berguna bagi agama, nusa dan bangsa, dan masih banyak lagi yang lainnya.
Adapun cara mengamalkannya selawat munjiyat ini hendaknya dibaca secara kontinu setiap selesai salat fardhu sebanyak 11 kali. Apabila dalam proses melahirkan selawat munjiyat dibaca sebanyak 41 kali. Bisa juga dibaca 1000 kali sehari semalam.
Baca juga: Dosa Besar Takhbib, si Perusak Rumah Tangga Orang
Membaca selawat nabi adalah salah satu hal penting bagi kita sebagai umat muslim. Membaca selawat menjadi wajib hukumnya ketika kita mendengar seseorang menyebut nama Rasulullah, dan ketika tasyahud akhir saat salat . Selawat adalah satu-satunya perintah yang dicontohkan oleh Allah bersama para Malaikat sebelum diwajibkan bagi hamba-hamba-Nya.
Allah Ta'ala berfirman :
إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِيِّۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ صَلُّواْ عَلَيۡهِ وَسَلِّمُواْ تَسۡلِيمًا
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.” (QS.Al-Ahzab:56).
Lantas bagaimana bacaan selawat umum dan selawat khusus ini? Selawat umum adalah selawat pendek yang biasanya sering diucapkan dalam salat dan diamalkan tidak dalam jumlah tertentu.
Baca juga: 9 Keberkahan Membaca Selawat Nabi, Salah Satunya Membuka 70 Kunci Rahmat Allah SWT
Selawat umum itu antara lain :
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الأُمِّيِّ
“Allahumma Sholli ‘Ala Muhammad An Nabiyyil Ummiyyi.” (Ya Allah, berilah Shalawat kepada Muhammad Nabi yang Ummi)”.
اللَّهُمَّ صّلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍكَمَا صَلَّيْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ اِنَّكَ حَمِيْدٌمَجِيْدٌ
“Allahumma Sholli ‘Ala Muhammad Wa’Ala Ali Muhammad Kama Shollaita ‘Ala Ali Ibrahim, Innaka Hamidun Majid.”
(Ya Allah, berilah Shalawat kepada Muhammad dan kerabatnya, karena engkau memberi shalawat kepada kerabat Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia).
Sedangkan selawat khusus yaitu bacaan selawat yang memiliki keutamaan khusus apabila diucapkan dalam jumlah tertentu. Dalam rujukan kitab selawat, ada banyak sekali bacaan selawat khusus ini dengan berbagai keutamaan yang dimilikinya. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut :
1.Selawat Nariyah
Allohumma sholli shollatan kamilah wa sallim salaman Taman ala sayyidina Muhammadiladzi tanhallu bihil uqodu wa tanfariju bihil kurobu.Wa tuqdhobihil hawa iju wa tunna lu bihiro ibu wa husnul khowatim wa yustaqol ghomawu biwaj hihil kariim wa ala aalihi washosbihi fii kulli lamhatin wa hafasim bi adadi kulli ma luu mi laka ya robbal aalamiin.Artinya : Ya Allah Tuhan Kami limpahkanlah kesejahteraan dan keselamatan yang sempurna atas junjungan kami Nabi Muhammad. Semoga terurai dengan berkahnya segala macam buhulan dilepaskan dari segala kesusahan ditunaikan segala macam hajat tercapai segala keinginan dan khusnul khotimah dicurahkan rahmat dengan berkah pribadinya yang mulia. Kesejahteraan dan keselamatan yang sempurna itu semoga Engkau limpahkan juga kepada para keluarga dan sahabatnya setiap kedipan mata dan hembusan nafas bahkan sebanyak pengetahuan Engkau Ya Tuhan semesta alam.
Doa selawat nariyah ini merupakan doa selawat yang memiliki keutamaan sangat besar. Keutamaan shalawat nariyah antara lain: Dapat mempermudah tercapainya cita – cita yang tinggi dapat melapangkan segala kesempitan. Dapat mempercepat terkabulnya hajat yang penting.
Cara mengamalkan doa selawat nariyah dapat anda dibaca secara berkelanjutan setiap selesai shalat fardhu sebanyak 11 kali. Atau bisa juga dibaca sebanyak 40 kali atau 100 kali setiap hari baik siang maupun malam. Insya Allah dengan izin-Nya apa yang menjadi hajat Anda akan segera terkabulkan.
2. Selawat Al Fatih
Allahumma shalli wasallim wabaarik ‘alaa sayyidinaa Muhammadinil faatihi limaa ughliqa, wal khaatimi limaa sabaqa wannaashiril haqqi bil haqqi walhaadii ilaa shiraathikal mustaqiimi, shallallaahu ‘alaihi wa ‘alaa aalihi wa ash haabihi haqqa qadrihii wamiqdaa rihil ‘adziim.Artinya: “Ya Allah curahkanlah rahmat dan keselamatan serta berkah atas junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang dapat membuka sesuatu yang terkunci, penutup dari semua yang terdahulu, penolong kebenaran dengan jalan yang benar, dan petunjuk kepada jalanMu yang lurus. Semoga Allah mencurahkan rahmat kepada beliau, kepada keluarganya dan kepada semua sahabatnya dengan sebenar-benar kekuasaanNya yang Maha Agung.”
Selawat yang memiliki keutamaan besar lainnya adalah Shalawat Al Fatih atau yang sering dikenal dengan shalawat fatih. Amalan selawat fatih ini memiliki keutamaan yang sungguh luar biasa. Yaitu untuk menghilangkan segala kesempitan atau kesusahan hati. Dapat menjauhkan diri dari siksa api neraka. Dapat bertemu dengan Rasulullah dalam mimpi. Dapat melapangkan rezeki diselamatkan keluarganya dari marabahaya akan mendapatkan pahala yang besar sebagaimana membaca shalawat lain sebanyak 1000 kali atau bahkan 600.000 kali.
Cara mengamalkan selawat Al Fatih antara lain adalah dengan membaca selawat al fatih sebanyak-banyaknya kapanpun dan dimanapun, sekurang-kurangnya adalah satu kali seumur hidup.
3. Selawat Munjiyat
Allahumma shalli ‘alaa Sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa âli Sayyidinaa Muhammadin shalaatan tunjiinaa bihaa min jamii’il ahwaali wal aafaat wa taqdhii lanaa bihaa jamii’al hajat wa tuthahhirunaa biha min jamii’is sayyiaat wa tarfa’unaa bihaa ‘indaka a’lad darajaat wa tuballighunaaa bihaa aqshal ghaayat min jamii’il khairaati fil hayaati wa ba’dal mamaat.Artinya: “Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, yang dengan shalawat itu, Engkau akan menyelamatkan kita dari semua keadaan yang menakutkan dan dari semua cobaan. Dan dengan shalawat itu, Engkau akan mengabulkan hajat kami. Dan dengan shalawat itu, Engkau akan membersihkan kita dari semua keburukan (kesalahan). Dan dengan selawat itu, Engkau akan mengangkat kami ke derajat paling tinggi.Dan dengan shalawat itu pula, Engkau akan menyampaikan kami kepada tujuan yang paling sempurna dalam semua kebaikan, ketika hidup dan setelah mati. Dengan rahmatu-Mu, wahai Sang Pemberi Rahmat.”
Selawat munjiyat ini sudah tidak asing lagi di kalangan umat muslim. Selawat munjiyat memiliki keutamaan yang sangat besar sekali. Misalnya, dapat mengabulkan segala hajat. Menghilangkan segala kesulitan. Menjadikan hati bersinar terang benderang. Memudahkan datangnya rezeki dan melapangkannya. Apabila dibaca di saat proses melahirkan, maka anak itu akan menjadi anak yang saleh dan berguna bagi agama, nusa dan bangsa, dan masih banyak lagi yang lainnya.
Adapun cara mengamalkannya selawat munjiyat ini hendaknya dibaca secara kontinu setiap selesai salat fardhu sebanyak 11 kali. Apabila dalam proses melahirkan selawat munjiyat dibaca sebanyak 41 kali. Bisa juga dibaca 1000 kali sehari semalam.
Baca juga: Dosa Besar Takhbib, si Perusak Rumah Tangga Orang
(wid)
Lihat Juga :