Selamat Datang Syaban 1447 Hijriah, Momentum Berbenah Menuju Bulan Ramadan
Selasa, 20 Januari 2026 - 05:15 WIB
loading...
A
A
A
"Ini adalah bulan yang sering dilalaikan banyak orang, bulan antara Rajab dan Ramadan. Ini adalah bulan dimana amal-amal diangkat menuju Rab semesta alam. Dan saya ingin ketika amal saya diangkat, saya dalam keadaan berpuasa." (HR An-Nasa'i, Ahmad)
Perumpamaan bulan Rajab adalah seperti angin, bulan Syaban seperti awan yang membawa hujan. Dan bulan Ramadan seperti hujan. Barang siapa yang tidak menanam di bulan Rajab dan tidak menyiraminya di bulan Sya'ban bagaimana mungkin dia memanen hasilnya di bulan Ramadhan. (Lathaiful-Ma'arif Ibnu Rajab Al Hanbali)
Sayyid Muhammad bin Alwi Al-Maliki Al-Hasani mengatakan dalam risalahnya: "Barangsiapa membiasakan diri beribadah di bulan Syaban dengan bersungguh-sungguh, maka ia akan memperoleh kemenangan dalam bulan Ramadan dengan melakukan kebiasaan-kebiasaan baik". (Risalah Fi Syahr Sya'ban Madza Fih)
Artinya: "Belum pernah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berpuasa satu bulan yang lebih banyak dari pada puasa bulan Sya'ban. Terkadang hampir beliau berpuasa Sya'ban sebulan penuh." (HR Al-Bukhari dan Muslim)
Selain berpuasa, umat muslim juga dapat mengisi bulan Syaban dengan memperbanyak selawat. Salah satu yang membuat Syaban menjadi istimewa adalah turunnya ayat perintah berselawat pada bulan Syaban.
"Sesungguhnya Allah dan Para Malaikat-Nya berselawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, berselawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya." (Surat Al-Ahzab Ayat 56)
Syaban juga punya keistimewaan sendiri karena di bulan ini terdapat satu malam yang dimuliakan Allah yaitu malam Nisfu Syaban (pertengahan bulan Syaban). Malam Nisfu Syaban disebut dengan Lailatul Baro'ah yang artinya malam pengampunan dosa, malam berdoa dan malam pembebasan.
Baca juga: Hadis Shahih Tentang Keutamaan Bulan Syaban, Simak Penjelasannya di Sini!
Perumpamaan bulan Rajab adalah seperti angin, bulan Syaban seperti awan yang membawa hujan. Dan bulan Ramadan seperti hujan. Barang siapa yang tidak menanam di bulan Rajab dan tidak menyiraminya di bulan Sya'ban bagaimana mungkin dia memanen hasilnya di bulan Ramadhan. (Lathaiful-Ma'arif Ibnu Rajab Al Hanbali)
Sayyid Muhammad bin Alwi Al-Maliki Al-Hasani mengatakan dalam risalahnya: "Barangsiapa membiasakan diri beribadah di bulan Syaban dengan bersungguh-sungguh, maka ia akan memperoleh kemenangan dalam bulan Ramadan dengan melakukan kebiasaan-kebiasaan baik". (Risalah Fi Syahr Sya'ban Madza Fih)
Amalan yang Dianjurkan
Terdapat satu amalan yang dapat dihidupkan umat muslim di bulan Syaban yaitu berpuasa. Sayyidah 'Aisyah radhiyallahu 'anha berkata tentang kebiasaan Rasulullah صلى الله عليه وسلم di bulan Syaban.لَمْ يَكُنِ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ شَهْرًا أَكْثَرَ مِنْ شَعْبَانَ، فَإِنَّهُ كَانَ يَصُومُ شَعْبَانَ كُلَّهُ
Artinya: "Belum pernah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berpuasa satu bulan yang lebih banyak dari pada puasa bulan Sya'ban. Terkadang hampir beliau berpuasa Sya'ban sebulan penuh." (HR Al-Bukhari dan Muslim)
Selain berpuasa, umat muslim juga dapat mengisi bulan Syaban dengan memperbanyak selawat. Salah satu yang membuat Syaban menjadi istimewa adalah turunnya ayat perintah berselawat pada bulan Syaban.
إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا
"Sesungguhnya Allah dan Para Malaikat-Nya berselawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, berselawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya." (Surat Al-Ahzab Ayat 56)
Syaban juga punya keistimewaan sendiri karena di bulan ini terdapat satu malam yang dimuliakan Allah yaitu malam Nisfu Syaban (pertengahan bulan Syaban). Malam Nisfu Syaban disebut dengan Lailatul Baro'ah yang artinya malam pengampunan dosa, malam berdoa dan malam pembebasan.
Baca juga: Hadis Shahih Tentang Keutamaan Bulan Syaban, Simak Penjelasannya di Sini!
(wid)
Lihat Juga :