Berapa Hari Puasa Nisfu Syaban? Apa Hukumnya?

Senin, 26 Januari 2026 - 16:38 WIB
loading...
Berapa Hari Puasa Nisfu...
Untuk puasa Nisfu Syaban sendiri diketahui hanya dapat dilakukan hanya pada satu hari, yaitu pada tanggal 15 Syaban. Meski begitu, riwayat tentang puasa sunnah ini tergolong lemah. Foto ilustrasi/ist
A A A
Berapa hari puasa Nisfu Syaban ? Dan bagaimana pula hukum puasa tersebut? Pertanyaan ini kerap ditanyakan menjelang datangnya malam Nisfu Syaban pada pertengahan bulan Syaban ini.

Bulan Syaban sendiri merupakan bulan yang istimewa dalam kalender Hijriyah , karena pada bulan ini Rasulullah SAW sering berpuasa dan meningkatkan ibadah.

Salah satu ibadah puasa sunnah yang dapat dijalankan adalah puasa Nisfu Syaban pada tanggal 15 Syaban dalam kalender Hijriyah, atau yang jatuh pada 3 Februari 2026. Namun apakah puasa sunnah tersebut memang sesuai dengan riwayat Rasulullah SAW di hadis?


Puasa Nisfu Syaban

Untuk puasa Nisfu Syaban sendiri diketahui hanya dapat dilakukan hanya pada satu hari, yaitu pada tanggal 15 Sya'ban. Meski begitu, riwayat tentang puasa sunnah ini tergolong lemah.

Baca juga: Benarkah Puasa Setelah Nisfu Syaban Haram? Begini Penjelasannya

Dirujuk dari skripsi bertajuk Studi Kritik Kualitas Hadis Keutamaan Malam Nisfu Sya'ban dalam Kitab Fadhail al-Awqaat karya Imam Baihaqi oleh Dwi Aprinita Lestari, berikut ini redaksi hadisnya:

عَنْ عَلِيِّ بن أبي طالب رضي الله عنه قالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَانَ لَيْلَة النَّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَقُومُوا ليلتهَا وَصُومُوا يومها فإنَّ الله تبارك و تعالى يَقُولُ : ألا مُسْتَغْفِر فَاغْفِرَ لَهُ أَلا مُسْتَرْزِقٌ فَارْزُقَهُ. ألا سائل فأعطيه, ألا كَذَا, حَتَّى يَطْلُعَ الْفَجْرُ


Artinya: "Dari Ali bin Abu Thalib berkata: Rasulullah SAW bersabda, 'Apabila malam Nisfu Syaban tiba, dirikanlah shalat pada malamnya dan berpuasalah pada siangnya. Karena, sesungguhnya Allah SWT berseru, 'Siapa yang meminta ampun pada malam ini, niscaya Aku akan mengampuninya; siapa yang meminta rezeki (pada malam ini), niscaya Aku akan memberinya rezeki; siapa yang meminta sesuatu kepada-Ku (pada malam ini), niscaya Aku akan mengabulkan permintaannya; siapa yang meminta ini dan itu, niscaya Aku akan memberinya apa yang ia minta, hingga terbit fajar."

Hadis di atas dianggap lemah (dhaif) oleh para ulama. Alasannya, hadis tersebut datang di antaranya melalui seorang perawi bernama Ibnu Abi Sabrah. Ia disebut sebagai seorang pendusta dan pemalsu hadis. Alhasil, hadis di atas tidak bisa dijadikan sandaran.

Namun ada pendapat yang menyebutkan jika Puasa Nisfu Syaban boleh saja dilakukan dengan berlandaskan hadis dari Aisyah berikut:

مَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلَّا رَمَضَانَ, وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِي شَعْبَانَ


Artinya: "Saya tidak pernah mengetahui Rasulullah berpuasa sebulan penuh kecuali pada bulan Ramadan, dan saya tidak pernah mengetahui beliau lebih banyak berpuasa daripada di bulan Syaban." (HR Bukhari no 1969 dan Muslim no 1156)

Namun bila puasa ini jatuh pada hari Jumat, banyak kalangan yang menganggap jika puasa Nisfu Syaban yang tidak memiliki anjran dari Rasulullah sebaiknya jangan dilakukan berdasarkan pada riwayat Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda :

لَا يَصُومَنَّ أَحَدُكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ، إِلَّا يَوْمًا قَبْلَهُ أَوْ بَعْدَهُ


"Jangan sekali-kali salah seorang kalian berpuasa pada hari Jumat, kecuali jika berpuasa juga sehari sebelum atau setelahnya." (HR Bukhari no 1985 dan Muslim no 1144)

Sehingga pada malam Nisfu Sya'ban, umat Islam lebih dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, seperti salat malam dan doa, karena malam tersebut memiliki keutamaan tersendiri.

Rasulullah SAW bersabda, "Allah SWT melihat kepada hamba-hamba-Nya pada malam Nisfu Syaban, lalu mengampuni semua makhluk-Nya kecuali orang yang musyrik dan orang yang bermusuhan" (HR. Ibnu Majah, hadits no. 1390).

Itulah sekilas informasi untuk menjawab pertanyaan berapa hari puasa Nisfu Syaban. Semoga informasi ini dapat membuat setiap Muslim mendapat pemahaman terkait apa saja hal yang sunnah dan yang bid'ah. Wallahu A'lam

Baca juga: Inilah Bacaan Selawat yang Dibaca di Malam Nisfu Syaban
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Benarkah Puasa Setelah...
Benarkah Puasa Setelah Nisfu Syaban Haram?
5 Amalan di Malam Nisfu...
5 Amalan di Malam Nisfu Syaban dan Dalilnya, Sayang untuk Dilewatkan
Panduan Ibadah di Malam...
Panduan Ibadah di Malam Nisfu Syaban, Jangan Sampai Dilewatkan!
Inilah Bacaan Selawat...
Inilah Bacaan Selawat yang Dibaca di Malam Nisfu Syaban
Amalan Malam Nisfu Syaban...
Amalan Malam Nisfu Syaban dalam Pandangan 4 Mazhab
Doa Malam Nisfu Syaban,...
Doa Malam Nisfu Syaban, Bisa Diamalkan Sendiri atau Berjamaah
Rekomendasi
Genom Hiu Greenland...
Genom Hiu Greenland Jadi Petunjuk Memperpanjang Umur Manusia
Terletak di Indonesia,...
Terletak di Indonesia, Patahan Banda Bisa Picu Bencana Melebihi Gempa Turki
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Artikel Terkini
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Infografis
Umat Terdahulu Sudah...
Umat Terdahulu Sudah Menjalankan Puasa Sebelum Islam Datang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved