Bagaimana Sejarah dan Asal-usul Penamaan Bulan Ramadan?
Rabu, 11 Februari 2026 - 08:50 WIB
loading...
A
A
A
Bulan Ramadan tak lagi selalu bertepatan dengan musim panas. Orang lebih memahami panasnya Ramadan secara metaforik (kiasan). Karena pada hari-hari Ramadan orang berpuasa, tenggorokan terasa panas karena kehausan. Atau diharapkan dengan ibadah-ibadah di bulan Ramadan maka dosa-dosa terdahulu hangus terbakar dan setelah Ramadhan mendapat ampunan. Dari akar kata "Romadh", Ramadan digunakan untuk mengindikasikan adanya sensasi panas saat seseorang kehausan.
Pendapat lain mengatakan bahwa kata Ramadan digunakan karena pada bulan itu dosa-dosa dihapus oleh perbuatan baik sebagaimana matahari membakar tanah. Pada bulan Ramadan, umat Islam akan menata ulang dan memperbaharui kekuatan fisik, spiritual dan tingkah lakunya, sebagaimana panas merepresentasikan sesuatu yang dapat mencairkan materi.
Kabar gembira tentang keutamaan Ramadan disampaikan Rasulullah SAW dalam sabda beliau:
Artinya: "Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu pasti diampuni." (HR Al-Bukhari dan Muslim)
Baca juga: 6 Surat Al Quran yang Utama Dibaca saat Awal Ramadan, Apa Saja?
Pendapat lain mengatakan bahwa kata Ramadan digunakan karena pada bulan itu dosa-dosa dihapus oleh perbuatan baik sebagaimana matahari membakar tanah. Pada bulan Ramadan, umat Islam akan menata ulang dan memperbaharui kekuatan fisik, spiritual dan tingkah lakunya, sebagaimana panas merepresentasikan sesuatu yang dapat mencairkan materi.
Kabar gembira tentang keutamaan Ramadan disampaikan Rasulullah SAW dalam sabda beliau:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya: "Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu pasti diampuni." (HR Al-Bukhari dan Muslim)
Baca juga: 6 Surat Al Quran yang Utama Dibaca saat Awal Ramadan, Apa Saja?
(wid)
Lihat Juga :