Memasuki 10 Hari Kedua Ramadan : Fase Ampunan dan Perbanyak Amalan Terbaik

Jum'at, 27 Februari 2026 - 05:15 WIB
loading...
Memasuki 10 Hari Kedua...
10 Hari kedua atau hari-hari pertengahan di bulan Ramadan merupakan fase ampunan, karena itu, kaum Muslim harus meningkatkan amalan-amalan terbaiknya di bulan suci ini. Foto ilustrasi/Sindonews
A A A
Tak terasa umat Islam sudah akan memasuki 10 hari kedua bulan suci Ramadan , atau hari-hari pertengahan yang merupakan fase ampunan. Karena itu, kaum Muslim harus meningkatkan amalan-amalan terbaiknya di bulan suci ini.

Imam Al-Baihaqi dalam Syu'abul Iman dan Ibnu Khuzaimah menerangkan: "Awal bulan Ramadan adalah rahmat, pertengahannya adalah ampunan (maghfirah) , sedangkan akhirnya adalah terbebas dari neraka."

Sebagian ulama mengatakan hadis dhaif (statusnya lemah), tetapi jika dimaksudkan untuk fadhoil 'amal (keutamaan beramal) tidak apa-apa. Yang pasti, semua hari-hari Ramadan adalah ampunan dan keberkahan.

Apa yang kita lakukan pada fase 10 hari pertama Ramadan sebaiknya jadi bahan evaluasi dan muhasabah agar ibadah di hari-hari berikutnya bernilai di sisi Allah.



Dalam Kitab Ihya' Ulumuddin Juz I Hal 235, Imam Al-Ghazali menerangkan orang yang merugi di bulan Ramadan: "Banyak orang yang berpuasa tapi tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya kecuali lapar dan haus. Ada yang mengatakan ia adalah orang yang berbuka dengan sesuatu yang haram. Ada yang mengatakan, ia adalah orang yang menahan diri dari makanan yang halal dan berbuka dengan (memakan) daging orang lain sebab gibah (menggunjing) dan gibah itu adalah haram. Dan ada yang mengatakan, ia adalah orang yang tidak menjaga anggota badannya dari macam-macam dosa".

Baca juga: Siapakah Mumayyiz? Sah Atau Tidak Puasa Mereka? Simak Penjelasannya di Sini!

Fase 10 Hari Pertengahan Ramadan

Pada 10 Hari kedua Ramadan nanti, umat muslim hendaknya menjauhi perkara-perkara yang merusak ibadah puasa. Kelima perkara ini jangan dianggap remeh karena dapat merontokkan pahala puasa.

Rasulullah SAW mengingatkan kita dalam satu sabda beliau:

رُبَّ صَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ صِيَامِهِ الجُوْعُ وَالعَطَشُ


Artinya: "Betapa banyak orang yang berpuasa tetapi dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga saja." (HR Ath-Thabrani)

Diriwayatkan dari Anas radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Ada lima perbuatan yang menghapus pahala puasa, yaitu: berbohong (dusta), menggunjing (ghibah), mengadu orang (namimah), bersumpah palsu dan memandang lawan jenis dengan syahwat".

5 Perkara yang Harus Dijauhi

1. Berbohong
2. Ghibah (menggunjing)
3. Namimah (mengadu domba)
4. Bersumpah palsu
5. Melihat lawan jenis dengan syahwat.

Amalan 10 Hari Kedua Ramadan:

1. Memperbanyak Sedekah

Dalam Hadis disebutkan, siapa memberi makan untuk berbuka puasa maka dia memperoleh ganjaran yang sama sebagaimana ganjaran yang diberikan atas orang yang berpuasa tersebut tanpa sedikitpun mengurangi pahala orang yang berpuasa itu.
Ada seorang sahabat mengeluh dan bertanya kepada Baginda Nabi. "Wahai Rasulullah! Tidak semua di antara kami memiliki sesuatu yang bisa diberikan kepada orang yang sedang berpuasa untuk berbuka." Maka Nabi menguatkan hati sahabatnya itu: "Allah akan mengaruniakan pahala dan ganjaran ini kepada seseorang yang memberi buka puasa walau hanya dengan sebiji kurma atau seteguk air atau seisap susu." Rasulullah SAW bersabda: "Sedekah yang paling utama adalah sedekah pada bulan Ramadan." (HR. at-Tirmidzi).

Rasulullah adalah orang yang paling dermawan dalam kebaikan dan sifat dermawannya semakin bertambah pada bulan Ramadan.

Pada fase kedua ini hendaknya umat Islam memperbanyak sedekah, menyantuni fakir miskin dan anak yatim. Keutamaan bersedekah disampaikan oleh Baginda Nabi, beliau bersabda: "Sedekah menghapuskan kesalahan sebagaimana air memadamkan api, dan shalat seseorang di tengah malam." (HR At-Tirmidzi)

2. Menghidupkan Salat Sunnah dan Qiyam Ramadan

Pada 10 hari kedua bulan Ramadan ini umat muslim harus lebih bersemangat mengerjakan salat-salat sunnah termasuk Qiyam Ramadan.

Diriwayatkan bahwa siapa yang mengerjakan amalan sunnah di bulan Ramadan maka pahalanya diganjar pahala amalan fardhu (wajib). Sedangkan amalan fardhu di bulan Ramadan sama dengan pahala 70 amalan fardhu di bulan lainnya.Selain menghidupkan salat Tarawih berjamaah, kita harus lebih bersemangat lagi mengerjakan ibadah sunnah. Rasulullah SAW bersabda: "Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang paling kontinyu dikerjakan, meskipun sedikit." (HR Muslim)

3. Memperbanyak Tilawah Qur'an

Dari Ibnu 'Abbas radhiyallahu 'anhu, Rasulullah SAW adalah orang yang paling pemurah. Sedangkan saat yang paling pemurah bagi Beliau pada bulan Ramadhan adalah pada saat Malaikat Jibril mengunjungi beliau setiap malam bulan Ramadhan, lalu melakukan mudarasah Al-Qur'an bersama Nabi. Rasulullah ketika dikunjungi Malaikat Jibril lebih dermawan dari angin yang berhembus.

Termasuk Tadarus Al-Qur'an (pada bulan Ramadan) adalah mudarasah yang sering disebut pula dengan idarah yaitu seseorang membaca pada orang lain. Kemudian orang lain itu membaca pada dirinya (yang seperti ini tetap sunnah) sekalipun apa yang dibaca (orang tersebut) tidak seperti yang dibaca orang pertama. (Kitab Nihayah Al Zain Hal 194)

Baca juga: Mempersiapkan Puasa Ramadan untuk Anak yang Belum Akil Baligh Cara Rasulullah SAW
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Khotbah Jumat: Amalan-amalan...
Khotbah Jumat: Amalan-amalan yang Pahalanya Setara Ibadah Haji
Doa dan Amalan agar...
Doa dan Amalan agar Disegerakan Ibadah Umrah dan Haji
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Mentadaburi Al Quran...
Mentadaburi Al Quran Lebih Utama dari Berdoa, Begini Penjelasannya
4 Amalan yang Besar...
4 Amalan yang Besar Pahalanya di Hari Raya Idulfitri, Cek Penjelasannya di Sini!
Khotbah Jumat : Ciri-ciri...
Khotbah Jumat : Ciri-ciri Orang Sukses pada Bulan Ramadan
Rekomendasi
Lapisan Bumi Berusia...
Lapisan Bumi Berusia 4 Miliar Tahun Ditemukan di Australia
Gurun Tandus Aljazair...
Gurun Tandus Aljazair Tiba-tiba Berubah Menjadi Salju
Ilmuwan Ungkap Musuh...
Ilmuwan Ungkap Musuh Terkuat Raja Firaun Selain Nabi Musa
Artikel Terkini
Sejarah Perang Al-Abwa:...
Sejarah Perang Al-Abwa: Perang Pertama dalam Islam yang Terjadi pada Bulan Safar
Mengapa Safar Dijuluki...
Mengapa Safar Dijuluki Bulan Perang? Simak 9 Peristiwa Bersejarah Islam Ini
Doa Memasuki Awal Bulan...
Doa Memasuki Awal Bulan Safar, Yuk Amalkan!
3 Amalan Bulan Safar...
3 Amalan Bulan Safar 1448 Hijriyah yang Jangan Dilewatkan, Pahalanya Berlipat-lipat
Keutamaan Bulan Safar:...
Keutamaan Bulan Safar: Meski Tak Seagung Muharram, Tetap Penuh Hikmah
Mengapa Bulan Safar...
Mengapa Bulan Safar Dianggap Membawa Kesialan? Ini Penjelasan Islam dan Asal Usul Mitosnya
Infografis
10 Kota Israel Dihuni...
10 Kota Israel Dihuni Banyak Umat Islam, Ada yang 99% Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved