Kisah Nabi Muhammad SAW Saat Menerima Wahyu Pertama, Surat Al-Alaq Ayat 1-5

Rabu, 04 Maret 2026 - 17:05 WIB
loading...
Kisah Nabi Muhammad...
Inilah Gua Hira yang berada di puncak Jabal Nur, Makkah, menjadi tempat bersejarah bagi umat Islam karena di tempat inilah Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama kali dari Allah SWT melalui Malaikat Jibril alaihisslam (AS). Foto wikipedia
A A A
Kisah Nabi Muhammad SAW saat menerima wahyu pertama ini, penting diketahui umat Muslim. Peristiwa agung turunnya ayat Al Quran pertama kali yakni Surat Al-Alaq ayat 1-5. Berikut ulasannya:

Gua Hira di puncak Jabal Nur, Makkah, menjadi tempat bersejarah bagi umat Islam. Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam (SAW) menerima wahyu pertama kali dari Allah SWT di gua tersebut melalui Malaikat Jibril alaihisslam (AS).

Turunnya wahyu pertama Al Quran menandai dimulainya periode kenabian (Nubuwwah). Saat wahyu pertama ini diturunkan, Nabi Muhammad SAW sedang berada di Gua Hira, tiba-tiba Malaikat Jibril datang menyampaikan wahyu tersebut. Adapun mengenai waktu atau tanggal tepatnya kejadian tersebut, terdapat perbedaan pendapat di antara ulama.

Sebagian menyakini peristiwa itu terjadi pada bulan Rabiul Awal pada tanggal 8 atau 18 (tanggal 18 berdasarkan riwayat Ibnu Umar). Sebagian lainnya pada bulan Rajab pada tanggal 17 atau 27 menurut riwayat Abu Hurairah. Dan lainnya adalah pada bulan Ramadan pada tanggal 17 (Al-Bara' bin Azib), tanggal 21 (Syekh Al-Mubarakfuriy) dan tanggal 24 (Aisyah, Jabir dan Watsilah bin Asqo').



Dalam shahih Al-Bukhari diceritakan, dari Aisyah (ummul mukminin), bahwa beliau berkata: “Permulaaan wahyu yang datang kepada Rasulullah SAW adalah dengan mimpi yang benar dalam tidur. Dan tidaklah Beliau bermimpi kecuali datang seperti cahaya subuh.

Kemudian Beliau dianugerahi kecintaan untuk menyendiri, lalu Beliau memilih Gua Hira dan bertahannuts yaitu ibadah di malam hari dalam beberapa waktu lamanya sebelum kemudian kembali kepada keluarganya guna mempersiapkan bekal untuk bertahannuts kembali.

Baca juga: Pendapat Ulama Tentang Perbedaan Waktu Terjadinya Nuzulul Quran, Simak Jangan Sampai Keliru!

Kemudian Beliau menemui Khadijah RA mempersiapkan bekal. Sampai akhirnya datanglah Al-Haq saat Beliau di Gua Hira, Malaikat Jibril datang seraya berkata: “Iqra' (Bacalah)?” Beliau menjawab: “Aku tidak bisa baca”.

Dalam hadis itu, Nabi SAW menjelaskan: “Malaikat itu memegangku dan memelukku sangat kuat kemudian melepaskanku dan berkata lagi: “Bacalah!”

Beliau menjawab: “Aku tidak bisa baca”.

Maka Malaikat itu memegangku dan memelukku sangat kuat kemudian melepaskanku dan berkata lagi: “Bacalah!”.
Beliau menjawab: “Aku tidak bisa baca”.

Malaikat itu memegangku kembali dan memelukku untuk ketiga kalinya dengan sangat kuat lalu melepaskanku, dan berkata lagi: (Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang Menciptakan, Dia Telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha Pemurah).”

Nabi SAW kembali kepada keluarganya dengan membawa kalimat wahyu tadi dalam keadaan gelisah dan ketakutan. Beliau menemui istri tercintanya Khadijah binti Khawailidh seraya berkata: “Selimuti aku, selimuti aku!”.

Tanpa bertanya, Khadijah pun menyelimuti Rasulullah hingga hilang ketakutannya. Lalu Beliau menceritakan peristiwa yang terjadi kepada Khadijah: “Aku mengkhawatirkan diriku”.

Maka Khadijah berkata: “Demi Allah, Allah tidak akan mencelakakanmu selamanya, karena engkau adalah orang yang menyambung silaturrahim.”

Khadijah kemudian mengajak Nabi Muhammad untuk bertemu dengan Waroqoh bin Naufal bin Asad bin Abdul ‘Uzza, putera paman Khadijah, yang beragama Nasrani di masa Jahiliyyah. Dia juga menulis kitab dalam bahasa Ibrani, juga menulis Kitab Injil dalam Bahasa Ibrani dengan izin Allah.

Saat itu Waroqoh sudah tua dan matanya buta. Khadijah berkata: “Wahai putra pamanku, dengarkanlah apa yang akan disampaikan oleh putera saudaramu ini”. Waroqoh berkata: “Wahai putra saudaraku, apa yang sudah kamu alami”.

Maka Nabi Muhammad SAW menuturkan peristiwa yang dialaminya.

Waroqoh berkata: “Ini adalah Namus, seperti yang pernah Allah turunkan kepada Musa. Duhai seandainya aku masih muda dan aku masih hidup saat kamu nanti diusir oleh kaummu”.

Nabi Muhammad SAW bertanya: “Apakah aku akan diusir mereka?”

Waroqoh menjawab: “Iya. Karena tidak ada satu orang pun yang datang dengan membawa seperti apa yang kamu bawa ini kecuali akan disakiti (dimusuhi). Seandainya aku ada saat kejadian itu, pasti aku akan menolongmu dengan sekemampuanku”.

Waroqoh tidak mengalami peristiwa yang diyakininya tersebut karena lebih dahulu meninggal dunia pada masa fatroh (kekosongan) wahyu.

Ibnu Syihab berkata, telah mengabarkan kepadaku Abu Salamah bin Abdurrahman bahwa Jabir bin Abdullah Al Anshari bertutur tentang kekosongan wahyu, sebagaimana yang Rasulullah SAW ceritakan: “Ketika sedang berjalan aku mendengar suara dari langit, aku memandang ke arahnya dan ternyata Malaikat yang pernah datang kepadaku di Gua Hiro, duduk di atas kursi antara langit dan bumi. Aku pun ketakutan dan pulang, dan berkata: “Selimuti aku. Selimuti aku”.

Maka Allah Ta’ala menurunkan wahyu: (Wahai orang yang berselimut) sampai firman Allah (dan berhala-berhala tinggalkanlah). Sejak saat itulah wahyu terus turun berkesinambungan dan menandai dimulainya peradaban Islam.

Baca juga: Apakah Peristiwa Nuzulul Quran Terjadi pada 17 Ramadan?
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mentadaburi Al Quran...
Mentadaburi Al Quran Lebih Utama dari Berdoa, Begini Penjelasannya
Nuzulul Quran di Istiqlal...
Nuzulul Quran di Istiqlal : Jembatan Harmoni Peradaban
Kisah Baginda Nabi Muhammad...
Kisah Baginda Nabi Muhammad SAW Ketika Bertemu Lailatul Qadar
Inilah Hikmah Nuzulul...
Inilah Hikmah Nuzulul Quran, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Khotbah Jumat: Nuzulul...
Khotbah Jumat: Nuzulul Qur’an, Momen Mengenal Keagungan Al Quran
5 Keutamaan Nuzulul...
5 Keutamaan Nuzulul Quran, Malam Penuh Berkah hingga Para Malaikat Ikut Turun ke Bumi
Rekomendasi
Ini Prakiraan Cuaca...
Ini Prakiraan Cuaca 31 Provinsi di Indonesia yang Dilintasi Gerhana Matahari
Profil Suku Indian Cherokee,...
Profil Suku Indian Cherokee, Suku Muslim Penghuni Asli Benua Amerika
Pluvial Carnian Fenomena...
Pluvial Carnian Fenomena Hujan 2 Juta Tahun Lalu di Bumi Terungkap
Artikel Terkini
Mengapa Umat Islam Dianjurkan...
Mengapa Umat Islam Dianjurkan Berpuasa di Hari Asyura? Ini Penjelasannya
12 Amalan Populer Hari...
12 Amalan Populer Hari Asyura 10 Muharam yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Besok Hari Asyura, Ini...
Besok Hari Asyura, Ini Doa yang Dianjurkan dan Mulai Diamalkan Malam Ini!
Inilah Doa dan Cara...
Inilah Doa dan Cara Mengusap Anak Yatim di Hari Asyura
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved