Ummu Al-Hasan : Potret Pentingnya Perempuan Mencari Ilmu
Sabtu, 19 September 2020 - 18:02 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga : Pecahkan Rekor, Sehari Sebanyak 44.543 Spesimen Diperiksa Temukan Kasus COVID-19 )
Status sebagai murid kesayangan membuat Baqi’ terkenal di kampung halamannya. Ia menjadi salah satu ulama terkenal di Andalusia. Ummu Al Hasan pun tak mau ketinggalan menyerap ilmu langsung dari murid Imam Ahmad. Kepada Baqi’, ia pun belajar kitab-kitab agama.
Di hadapan Baqi’, Ummu Al Hasan menyetor hafalannya dari kitab Ad Duhur. Putra Imam Baqi’, Ahmad bin Baqi’, turut hadir untuk menyimak bacaan Ummu Al Hasan. Bersama sang ayah, Ahmad turut serta menjadi guru bagi Ummu Al Hasan.
Ummu Al Hasan terus berguru kepada Baqi’ hingga menguasai fiqih dan meriwayatkan hadis. Namanya menjadi tenar di kalangan para ulama karena kecerdasannya. Ia pun dikenal sebagi murid utama imam Baqi’. Bahkan hampir di setiap kitab yang mengulas gurunya, nama Ummu Al Hasan turut serta.
(Baca juga : Dua Tahun Lagi, Pertamina Diramal Bakal Mengalami Krisis Keuangan )
Menuntut Ilmu dan Ibadah Haji
Dalam kitab 'Al Muskitah', Amir Abdullah bin Abdurrahman III bin Muhammad menuturkan tentang Ummu Al Hasan, “Seorang wanita berilmu dan saleha, putri dari Abu Liwa datang setiap Jumat ke majelis Jumatnya Baqi’ bin Makhlad di rumah Abu Abdurrahman. Wanita itu merupakan seorang berilmu yang istimewa. Ia juga telah berhaji.”
Menunaikan ibadah haji menjadi momen peningkatan keilmuan Ummu Al Hasan. Di negeri kelahiran Islam, ia tak hanya menunaikan ibadah, namun juga menuntut ilmu. Ia memanfaatkan dengan baik perjalanan jauhnya ke dua kota suci demi mengumpulkan ilmu sebanyak-banyaknya.
Sepulang dari haji, ia pun menambah banyak sekali ilmu tentang fiqh dan meriwayatkan banyak hadits. Bahkan saat kembali ke Andalusia dan belajar kembali pada gurunya, Baqi’, Ummu Al Hasan meriwayatkan hadits baru dari kota suci yang tak pernah diriwayatkan Baqi’. Sang guru pun kemudian meriwayatkan hadis dari muridnya, yakni Ummu Al Hasan.
(Baca juga : Industri Mamin Sudah Melewati Periode 'Puasa' di Mei Lalu )
Status sebagai murid kesayangan membuat Baqi’ terkenal di kampung halamannya. Ia menjadi salah satu ulama terkenal di Andalusia. Ummu Al Hasan pun tak mau ketinggalan menyerap ilmu langsung dari murid Imam Ahmad. Kepada Baqi’, ia pun belajar kitab-kitab agama.
Di hadapan Baqi’, Ummu Al Hasan menyetor hafalannya dari kitab Ad Duhur. Putra Imam Baqi’, Ahmad bin Baqi’, turut hadir untuk menyimak bacaan Ummu Al Hasan. Bersama sang ayah, Ahmad turut serta menjadi guru bagi Ummu Al Hasan.
Ummu Al Hasan terus berguru kepada Baqi’ hingga menguasai fiqih dan meriwayatkan hadis. Namanya menjadi tenar di kalangan para ulama karena kecerdasannya. Ia pun dikenal sebagi murid utama imam Baqi’. Bahkan hampir di setiap kitab yang mengulas gurunya, nama Ummu Al Hasan turut serta.
(Baca juga : Dua Tahun Lagi, Pertamina Diramal Bakal Mengalami Krisis Keuangan )
Menuntut Ilmu dan Ibadah Haji
Dalam kitab 'Al Muskitah', Amir Abdullah bin Abdurrahman III bin Muhammad menuturkan tentang Ummu Al Hasan, “Seorang wanita berilmu dan saleha, putri dari Abu Liwa datang setiap Jumat ke majelis Jumatnya Baqi’ bin Makhlad di rumah Abu Abdurrahman. Wanita itu merupakan seorang berilmu yang istimewa. Ia juga telah berhaji.”
Menunaikan ibadah haji menjadi momen peningkatan keilmuan Ummu Al Hasan. Di negeri kelahiran Islam, ia tak hanya menunaikan ibadah, namun juga menuntut ilmu. Ia memanfaatkan dengan baik perjalanan jauhnya ke dua kota suci demi mengumpulkan ilmu sebanyak-banyaknya.
Sepulang dari haji, ia pun menambah banyak sekali ilmu tentang fiqh dan meriwayatkan banyak hadits. Bahkan saat kembali ke Andalusia dan belajar kembali pada gurunya, Baqi’, Ummu Al Hasan meriwayatkan hadits baru dari kota suci yang tak pernah diriwayatkan Baqi’. Sang guru pun kemudian meriwayatkan hadis dari muridnya, yakni Ummu Al Hasan.
(Baca juga : Industri Mamin Sudah Melewati Periode 'Puasa' di Mei Lalu )
Lihat Juga :