Jelang Puncak Haji, Kemenhaj Bentuk Satgas Operasi Armuzna untuk Atur Layanan Jemaah

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:53 WIB
loading...
Jelang Puncak Haji,...
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Maria Assegaff. Foto/Tangkapan layar YouTube Kemenhaj
A A A
JAKARTA - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi membentuk Satuan Tugas Operasi Armuzna untuk memastikan kesiapan layanan menjelang fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Sementara itu, kesiapan tenda di Arafah telah mencapai 90 persen.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah ( Kemenhaj ) Maria Assegaff mengatakan, Satgas Armuzna dibentuk guna mengawal kesiapan layanan mulai dari akomodasi, konsumsi, hingga transportasi jemaah selama fase puncak haji.

"Menjelang fase puncak haji di Armuzna, PPIH Arab Saudi telah membentuk Satuan Operasi Armuzna guna memastikan kesiapan layanan puncak haji, dari mulai fasilitas layanan puncak haji berupa akomodasi, konsumsi, bahkan hingga transportasi," kata Maria, Kamis (14/5/2026).

Baca Juga: Beda Pandangan soal Dam Haji, DPR Sarankan Kemenhaj dan MUI Cari Titik Temu

Maria menyebut, saat ini kesiapan tenda di Arafah telah mencapai 90 persen. Selain itu, layanan transportasi Bus Masyair juga telah ditinjau untuk mengatur mobilitas jemaah selama puncak ibadah haji.

"Saat ini, kesiapan tenda di Arafah sudah mencapai 90 persen, termasuk layanan transportasi puncak haji, yaitu Bus Masyair yang juga sudah dilakukan peninjauan guna mengatur pergerakan transportasi," ujarnya.

Menurut Maria, Satgas Armuzna juga telah menyiapkan berbagai skenario mitigasi guna mengantisipasi potensi hambatan transportasi akibat kepadatan jemaah, terutama pada rute Arafah-Muzdalifah dan Muzdalifah-Mina.



Kemenhaj juga mengimbau jemaah mulai membiasakan diri berjalan kaki secara bertahap sesuai kemampuan sebagai antisipasi kondisi kepadatan saat puncak haji. "Jadi, mari kita sama-sama para jemaah membiasakan diri untuk berjalan kaki secara bertahap sesuai dengan kemampuan."

Secara umum, Maria mengatakan layanan haji Indonesia berjalan lancar. Hingga hari ke-24 operasional haji, sebanyak 395 kloter dengan 152.724 jemaah dan 1.577 petugas telah diberangkatkan ke Arab Saudi. Sementara itu, sebanyak 353 kloter dengan 136.422 jemaah dan 1.412 petugas telah tiba di Makkah.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Wamenhaj Ungkap Dugaan...
Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 M Modus Dam dan Badal Haji
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
Rekomendasi
Mereka yang Menolak...
Mereka yang Menolak Hadiah Nobel, Ada Terpaksa maupun Sukarela
Ilmuwan Ini Ramal Penyebab...
Ilmuwan Ini Ramal Penyebab Kiamat, Salah Satunya karena AI
Suhu Global Naik Satu...
Suhu Global Naik Satu Derajat, 50% Penduduk Bumi Terancam Mengungsi
Artikel Terkini
Rahasia Keharmonisan...
Rahasia Keharmonisan Rumah Tangga Menurut Kisah Umar bin Khattab
Hak Asuh Anak setelah...
Hak Asuh Anak setelah Perceraian : Siapa yang Paling Berhak Menurut Syariat?
Apakah Islam Mengenal...
Apakah Islam Mengenal Harta Gono-gini? Begini Penjelasan Hukum Kepemilikan Suami dan Istri
Nafkah Setelah Cerai...
Nafkah Setelah Cerai dalam Islam: Hak Mantan Istri dan Anak yang Wajib Dipenuhi
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia Bangun Islamic Centre Pertama dan Terbesar di Melbourne dari Eks Kantor Polisi
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Infografis
55.321 Jemaah Haji Dapat...
55.321 Jemaah Haji Dapat Fasilitas Layanan Fast Track di Bandara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved