Iduladha: Napak Tilas Cinta dan Ketaatan Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail As

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:35 WIB
loading...
Iduladha: Napak Tilas...
Iduladha disebut juga Idul Kurban yang memiliki kisah pengorbanan Nabi Ibrahim yang rela menyerahkan anaknya sebagai bentuk ketakwaan kepada Allah Taala. Foto ilustrasi/ist
A A A
Perayaan Iduladha merupakan perayaan untuk napak tilas dari momentum bersejarah Nabi Ibrahim 'alaihissalam dan putranya Nabi Ismail 'alaihissalam. Iduladha disebut juga Idul Kurban yang memiliki kisah pengorbanan Nabi Ibrahim yang rela menyerahkan anaknya sebagai bentuk ketakwaan kepada Allah Ta'ala.

Ketika Nabi Ismail akan disembelih, Allah menggantikan beliau dengan seekor kambing sejenis kibas yang sangat istimewa. Peristiwa ini mengisyaratkan kita tentang ujian kesetiaan, ketundukan dan kerelaan diri manusia untuk menyembelih kepentingan diri, ego dan sifat kebinatangan manusia yang cenderung berbuat brutal dan ekstrem.

"Kerelaan dan keikhlasan Nabi Ibrahim melakukan pengorbanan, meskipun pada akhirnya perintah itu hanya sebatas ujian untuk menguji beliau sampai di mana ketaatannya terhadap perintah Allah. Mereka yang taat kepada Allah tidak akan mempedulikan kepentingannya apalagi kepentingan materi dan kemewahan," ungkao KH DR Suaib Tahir, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Darud Da'wah Wal Irsyad (PB DDI).



Kiyai Suaib mengatakan, kisah Nabi Ibrahim ini merupakan salah satu contoh nyata tingkat keimanan yang sangat tinggi. Apapun yang diperintahkan Allah, beliau siap melaksanakannya termasuk menyembelih anak kesayangannya sendiri.

Baca juga: Mengapa Ibadah Kurban Sangat Istimewa di Sisi Allah? Ini 3 Alasan Utamanya!

Iduladha menjadi momentum bagi kita untuk belajar mentadaburi bahwa sesungguhnya Allah mengajarkan kepada kita bagaimana mengikis rasa ego. Dari ibadah kurban ini kita diajarkan untuk mengedepankan persaudaraan dan solidaritas antara sesama manusia.

"Iduladha tidak bisa dipahami hanya ritual tahunan semata. Tetapi lebih dari itu harus kita tadabburi agar menjadi umat yang bermanfaat bagi orang lain," ujarnya.

Menurut Dosen Pascasarjana di Perguruan Tinggi Ilmu Al-Quran (PTIQ) Jakarta ini, berkurban dalam arti sesungguhnya adalah bagaimana mengikis rasa egois, rakus, tamak dan memberi yang terbaik untuk orang lain. Berkurban juga salah satu indikator tingkat solidaritas dan keimanan yang tinggi terhadap Allah.

"Betapa banyak orang yang memiliki uang yang cukup untuk membeli kurban, tetapi belum tentu siap dan bersedia untuk berkurban," ujar Kiyai Suaib.

Figur Teladan

Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail merupakan dua figur teladan yang sangat mengagumkan. Keduanya dengan totalitas tunduk dan mencintai Allah. Nabi Ibrahim lahir di tengah-tengah situasi kekuasaan yang sangat bengis yaitu Raja Namrud. Namrud dikenal sebagai raja yang mudah membunuh siapa saja yang membantah dan tidak mengakuinya sebagai Tuhan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Di Balik Perintah dan...
Di Balik Perintah dan Makna Ibadah Haji : Pelajaran dari Perjalanan Nabi Ibrahim dan Keluarganya
Siapakah yang Berhak...
Siapakah yang Berhak Mendapat Gelar Haji Mabrur?
Mengenal Tanda Haji...
Mengenal Tanda Haji Mabrur Beserta Dalil Lengkapnya
Hari Tasyrik, Hari untuk...
Hari Tasyrik, Hari untuk Menikmati Makanan dan dan Minuman
Amalan-amalan di Hari...
Amalan-amalan di Hari Tasyrik, Simak Penjelasannya di Sini!
Hari Tasyrik dan Larangan...
Hari Tasyrik dan Larangan Berpuasa, Ini Hikmah yang Jarang Diketahui
Rekomendasi
Jika Sumur Neraka Berpenghuni,...
Jika Sumur Neraka Berpenghuni, Sains Pastikan Bukan Makhluk Sembarangan
Ilmuwan Temukan Patrick...
Ilmuwan Temukan Patrick Bintang Laut Pantat Besar di Argentina
Keretakan Lempeng Bumi...
Keretakan Lempeng Bumi Semakin Parah, Benua Afrika Akan Terbelah Dua
Artikel Terkini
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Kumpulan Doa Menghadapi...
Kumpulan Doa Menghadapi Fitnah Akhir Zaman, Kaum Muslim Wajib Tahu
Pesugihan untuk Cepat...
Pesugihan untuk Cepat Kaya, Benarkah Bisa Mendatangkan Rezeki? Ini Penjelasan Islam
Pejabat yang Menyesal...
Pejabat yang Menyesal di Hari Kiamat, Siapa Saja Mereka?
Bolehkah Mengejar Jabatan...
Bolehkah Mengejar Jabatan dalam Islam? Ini Penjelasan Hadis dan Kisah Nabi Yusuf AS
Fitnah Kekuasaan: Bahaya...
Fitnah Kekuasaan: Bahaya Jabatan, Mengejar Dunia yang Tiada Akhir
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved