Kisah Pakar Tafsir Ulama Al-Azhar Membersihkan Toilet

Minggu, 27 September 2020 - 09:06 WIB
loading...
Kisah Pakar Tafsir Ulama...
Ustaz Miftah el-Banjary, Dai yang juga pakar ilmu linguistik Arab dan Tafsir Al-Quran asal Banjar Kalimantan Selatan. Foto/Ist
A A A
Ustaz Miftah el-Banjary
Pakar Ilmu Linguistik Arab dan Tafsir Al-Qur'an

Kisah ini saya dapatkan saat pertama kali datang di Mesir tahun 2006 lalu. Maulana Syeikh Muhammad Mutawalli as-Sya'rawi rahimahullah (1911-1998), seorang pakar tafsir Al-Qur'an abad 21 sekaligus ulama besar Al-Azhar yang sangat terkenal bukan saja di Mesir, namun juga di dunia Islam.

Setiap kali majlis beliau selalu ditayangkan di televisi Mesir hingga dihadiri ribuan orang jamaah yang datang dan tercengang mendengarkan penjelasan beliau tentang tafsiran Al-Qur'an yang unik dan mengesankan. (Baca Juga: Para Ulama Apabila Hendak Tidur Badan Mereka Gemetar, Apa Sebab? )

Pernah suatu ketika, setelah usai pengajian, seorang marbot masjid mendapati Syeikh Sya'rawi sedang membersihkan toilet masjid yang kotor. Hal itu beliau lakukan saat semua jamaah sudah pulang dan masjid sudah sepi.

Konon malam itu, si marbot masjid itu bukan main terkejutnya ketika mendapati ada seseorang yang membersihkan toilet di tengah malam. Ia pun mencoba mencari tahu siapa yang melakukan hal itu di tengah malam.

Manakala ia dapati Maulana Syeikh Mutawalli Sya'rawi , si marbot semakin kaget sekaligus penasaran. Bagaimana mungkin seorang yang sangat alim dan mulia mau melakukan hal yang bagi sebagian besar orang dipandang kotor dan hina? pikirnya.

Marbot itu dengan setengah berteriak dengan gaya khas orang Mesir bertanya, "Ihda ya ammu syaikh! Fi eh? Bi ti'miel ih hadratak? Ada apa ini wahai paman Syekh. Ada apa? Mengapa Anda melakukan hal ini?"

Si marbot itu merasa malu, bahkan merasa sangat bersalah, sebab pekerjaannya yang kotor itu sampai diambil alih oleh seorang yang paling alim di Mesir saat itu. (Baca Juga: Kisah Imam Abu Dawud 'Membeli' Surga dengan 1 Dirham )
Kisah Pakar Tafsir Ulama Al-Azhar Membersihkan Toilet

Syeikh Sya'rawi hanya tersenyum. Agar si marbot tak merasa bersalah dengan tindakan yang beliau lakukan Syeikh Sya'rawi mengatakan: "Bukan salah Anda. Anda tidak usah merasa sungkan. Saya melakukan ini untuk menebus kesalahan saya."

Tadi, ketika saya sedang mengajar jamaah yang sedemikian banyaknya, saya terbesit bahwa saya ini tampil sebagai seorang guru bagi mereka, saya merasa lebih berilmu, meski itu hanya sebatas lintasan persekian detik saja, saya langsung beristighfar.

Saya tidak akan membiarkan ada sedikit pun rasa kesombongan boleh terlintas dalam hati saya. Agar menyadarkan nafsu saya bahwa saya ini sesungguhnya bukan siapa-siapa, saya tidak memiliki kemuliaan, maka saya didik nafsu saya agar dia mau melakukan hal yang dianggapnya rendahan dan hina ini. Inilah cara saya mendidik hati saya." Demikian kurang lebih jawaban menggetarkan dari seorang ulama sufi terkemuka abad ini.

Begitulah para ulama menjaga dan mendidik hati mereka. Pantas saja, Allah 'Azza wa Jalla memuliakan kedudukan mereka, Allah harumkan nama mereka, Allah berkahi ilmu mereka dan orang yang mempelajari kitab mereka sesudah mereka wafat. Meski ratusan tahun lamanya, tetapi tetap melimpah keberkahannya.

Di hati dan jiwa mereka terjaga dari sifat kesombongan dan merasa diri berilmu, meski itu hanya sekadar lintasan rasa. Allahu Akbar! Semoga kisah ini menjadi hikmah dan iktibar bagi kita. (Baca Juga: Kisah Karomah Syeikh Sya'rawy dan Peristiwa Unik Jelang Wafatnya )
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ulama dan Cendikiawan...
Ulama dan Cendikiawan Iran yang Berjasa untuk Islam dan Dunia
Ketika Imam Syafii Berdebat...
Ketika Imam Syafi'i Berdebat dengan Orang Bodoh : Diamku dari Orang Hina adalah Jawaban
KH Cholil Nafis Resmi...
KH Cholil Nafis Resmi Menjadi Ketua Badan Pengurus DSN-MUI
Kisah Imam Abu Hanifah...
Kisah Imam Abu Hanifah dan Khalifah Al-Mansur Menafsirkan Soal Poligami
Kisah Tabiin : Sikap...
Kisah Tabiin : Sikap Rendah Hati Abdullah bin Mubarak, Ulama Teladan dan Ditakuti di Medan Perang
8 Keutamaan Sikap Rendah...
8 Keutamaan Sikap Rendah Hati, Simak di Sini Saja!
Rekomendasi
Ironi Para Ilmuwan Hebat...
Ironi Para Ilmuwan Hebat yang Tak Pernah Memenangkan Nobel
Mengenal Selat Gibraltar,...
Mengenal Selat Gibraltar, Laut Dua Warna yang Disebutkan dalam Al Quran
Rutin Diguncang Gempa...
Rutin Diguncang Gempa Bumi, Jepang Evakuasi Warga Kepulauan Akuseki dan Kodakara
Artikel Terkini
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Wamenhaj Ungkap Dugaan...
Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 M Modus Dam dan Badal Haji
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Infografis
10 Kota Israel Dihuni...
10 Kota Israel Dihuni Banyak Umat Islam, Ada yang 99% Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved